Sempit dan Rawan Kecelakaan, Edi Purwanto Targetkan Jalan Lintas Tungkal-Jambi Mulus di 2028

0

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kondisi ruas jalan lintas Tungkal-Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini tengah menjadi sorotan. Jalur vital yang berstatus jalan nasional sekaligus provinsi tersebut dinilai terlalu sempit, sehingga kerap memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lebar jalan saat ini tidak ideal bagi kendaraan besar yang melintas. Risiko bersenggolan antar-kendaraan sangat tinggi, terutama saat melintasi wilayah Muntialo.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PDI-P Dapil Jambi, Edi Purwanto menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur di Tanjung Jabung Barat tengah menjadi prioritas pusat melalui proyek multiyears

Edi menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua ruas jalan nasional di wilayah tersebut yang sedang dalam tahap pengerjaan intensif, pertama di Ruas Lubuk Kambing – Simpang Niam dan Ruas Lintas Jambi – Kuala Tungkal.

“Sekarang masih kita kerjakan secara multiyears. Insya Allah pada 2028 mendatang, jalan akan mulus sampai ke ujung sana,” ujar Edi Purwanto saat diwawancarai serambijambi.id, Minggu (26/4/26) di Kuala Tungkal.

BACA JUGA :

Terkait desakan masyarakat mengenai pelebaran jalan di titik-titik sempit, Edi menyatakan akan segera melakukan survei teknis untuk melihat referensi lapangan. Meski fokus utama saat ini adalah memastikan kualitas jalan yang mulus, ia tidak menutup kemungkinan adanya pelebaran di area penyempitan.

“Secara teknis, menurut saya yang penting jalan bagus dan mulus dulu. Namun, masukan mengenai pelebaran akan kita tinjau kembali melalui survei. Saya berharap seluruh kondisi jalan nasional di Jambi dalam kondisi mantap,” tuturnya.

Edi juga menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Kami terus berkoordinasi intens dengan Pak Bupati dan rekan-rekan di DPR. Tujuannya agar infrastruktur di Provinsi Jambi, baik jalan kabupaten maupun provinsi, tetap bisa dibangun dengan maksimal meskipun di tengah segala keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (SJ)

Comments
Loading...