Akui Khilaf Distribusikan Roti Near-Expired, Kepala SPPG Kuala Tungkal Minta Maaf
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Prabu Center 08 wilayah Tungkal Empat 1, Ahmad Sukri, secara resmi menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat terkait karut marut distribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kuala Tungkal.
Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dari para wali murid mengenai temuan roti hampir kedaluwarsa (near-expired) hingga produk tanpa label produksi serta telur busuk dalam paket Program Makan Bergizi Gratis yang sempat diterima kepada siswa pada periode 23-25 Februari 2026.
Sebagai penanggung jawab di tingkat satuan pelayanan, Ahmad Sukri menyatakan bahwa insiden ini merupakan murni kelalaian dan kekhilafan operasional dari pihaknya. Beliau menegaskan bahwa aspirasi dan protes dari orang tua murid diterima sebagai bahan masukan dan evaluasi keras bagi SPPG kami.
“Kami mengakui adanya kekhilafan dari SPPG kami. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, para orang tua siswa, dan seluruh masyarakat Kuala Tungkal,” ujar Ahmad Sukri, Rabu (25/2/26).
Bagi para wali murid, permintaan maaf merupakan langkah awal tanggung jawab. Namun, tuntutan utama tetap tertuju pada perbaikan sistem distribusi demi menjamin keselamatan dan kesehatan ribuan siswa yang menjadi penerima manfaat program ini.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Sukri berkomitmen untuk melakukan pengetatan pengawasan pada dua titik krusial, memastikan seluruh produk makanan memiliki label yang jelas dan masa kedaluwarsa yang aman serta memperketat alur pengiriman agar makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi prima.
“Kedepannya, baik dari pemilihan bahan baku maupun proses pendistribusian akan menjadi perhatian utama dan prioritas SPPG kami agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutupnya (SJ)