Dorong Wartawan Kompeten dan Adaptif, PWI Kota Jambi dan Polda Jambi Perkuat Sinergi Hadapi Era Digitalisasi

0

Dorong Wartawan Kompeten dan Adaptif, PWI Kota Jambi dan Polda Jambi Perkuat Sinergi Hadapi Era Digitalisasi

SERAMBIJAMBI.ID, KOTAJAMBI – Transformasi digital yang melaju cepat tidak hanya mengubah cara masyarakat mengakses informasi, tetapi juga mendisrupsi praktik jurnalistik secara menyeluruh.

Dalam konteks ini, sinergi antara PWI Kota Jambi dan Polda Jambi menjadi semakin strategis, terutama dalam memastikan ekosistem informasi tetap sehat, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah bersama wakil ketua bidang organisasi, ketua siwo, wakil ketua bidang Ukw saat berkunjung ke ruangan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar perubahan medium, melainkan perubahan paradigma dalam kerja jurnalistik.

Kecepatan, algoritma, dan arus informasi tanpa batas menuntut wartawan untuk tidak hanya responsif, tetapi juga memiliki kapasitas analitis, literasi digital, serta integritas yang kuat.

BACA JUGA :

“Di era digital, tantangan utama bukan lagi sekadar mendapatkan informasi, melainkan menyaring, memverifikasi, dan menyajikannya secara bertanggung jawab. Wartawan harus mampu menjadi kurator informasi di tengah banjir data,” ujarnya.

Menurutnya, profesionalisme wartawan kini harus ditopang oleh kompetensi multidimensi mulai dari kemampuan investigatif, pemahaman etika jurnalistik, hingga penguasaan teknologi digital.

Lanjut Irwansyah Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi instrumen penting dalam memastikan standar kualitas tetap terjaga di tengah demokratisasi informasi.

Sementara itu, Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar didampingi Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa dirinya melihat digitalisasi sebagai pedang bermata dua.

Di satu sisi membuka ruang transparansi dan percepatan informasi, namun di sisi lain juga berpotensi menjadi disinformasi, polarisasi, hingga gangguan keamanan berbasis digital.

“Ruang digital hari ini sangat dinamis. Informasi yang tidak terverifikasi dapat dengan cepat memicu persepsi publik yang keliru. Di sinilah pentingnya peran pers yang profesional sebagai penyeimbang dan penjernih informasi,” tegasnya.

Irjen Pol Krisno H Siregar juga menekankan bahwa kemitraan antara kepolisian dan media tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diarahkan pada kolaborasi substantif, seperti edukasi publik, kontra – narasi terhadap hoaks, serta penguatan literasi digital masyarakat.

Pertemuan tersebut turut menyoroti perlunya pembangunan ekosistem pers yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan platform digital secara bijak, penguatan regulasi internal media, serta peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan berkelanjutan.

Lebih jauh, sinergi ini diharapkan mampu melahirkan model komunikasi publik yang lebih modern di mana pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen edukasi, kontrol sosial, dan penjaga kualitas demokrasi di era digital.

Dengan komitmen bersama antara PWI Kota Jambi dan Polda Jambi, digitalisasi tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang untuk menghadirkan jurnalisme yang lebih cerdas, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tengah lanskap informasi global yang terus berkembang. (Viryzha)

Comments
Loading...