Identitas Mayat Mengapung di Dekat Wisata Mangrove Kuala Tungkal Akhirnya Terungkap
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Teka-teki identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di area kolam rawa, dekat objek wisata Mangrove Pantai Kelapa, Desa Tungkal I, akhirnya menemui titik terang. Korban dipastikan adalah Jailani (77), seorang warga Lorong Masjid, Kelurahan Kampung Nelayan.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Frans Septiawan Sipayung, dikonfirmasi serambijambi.id, menyampaikan bahwa identitas korban berhasil diketahui setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan mendalam.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari dan kecocokan ciri fisik, korban teridentifikasi atas nama Jailani, usia 77 tahun,” ujar AKP Frans, Kamis (26/2/26) malam.
Pihak keluarga yang mendatangi RSUD KH Daud Arif juga telah mengonfirmasi identitas tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, Jailani diketahui sudah tidak pulang ke rumah selama 5 hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Terkait penyebab kematian, tim medis telah melakukan visum luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, penyebab pasti kematian Jailani belum bisa dipastikan secara medis. Hal ini dikarenakan pihak keluarga memilih untuk langsung membawa jenazah pulang.
“Penyebab pasti kematian belum diketahui karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” tambah Kasat Reskrim.
Sebelumnya, warga Kuala Tungkal mendadak gempar pada Kamis (26/2) petang sekira pukul 17.00 WIB. Sesosok mayat ditemukan mengapung di area kolam rawa, tepatnya sekitar 500 meter dari objek wisata Mangrove, yang mengarah ke Parit 11, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir,
Personel kepolisian yang mendapat laporan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (SJ)