Istri Prajurit di Jambi Sulap Eceng Gondok Jadi Keranjang Buah Estetik Bernilai Jual Tinggi
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month 55 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Siapa sangka, tanaman eceng gondok yang kerap dianggap sebagai gulma pengganggu di perairan kini disulap menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Adalah Ny. Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung, yang berhasil mengubah tanaman liar tersebut menjadi keranjang buah estetik dengan daya jual kompetitif.
Inovasi ini tidak hanya menjadi bukti kreativitas anggota Persit, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah Tanjung Jabung. Berkat ketekunannya, produk ini kini resmi terpilih sebagai produk unggulan yang mewakili Kodim 0419/Tanjung Jabung dalam ajang bergengsi “Persit Bisa 2” di bawah naungan Koorcab Rem 042 PD XX/Tuanku Imam Bonjol.
Perjalanan Ny. Riko dimulai dari keresahannya melihat populasi eceng gondok yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan sentuhan tangan dinginnya, serat eceng gondok yang kuat dan fleksibel diproses melalui tahap pengeringan yang teliti sebelum dianyam secara manual.
“Setiap produk memiliki karakter unik karena dikerjakan sepenuhnya dengan tangan (handmade). Prosesnya membutuhkan kesabaran, mulai dari pemilahan bahan baku hingga teknik penganyaman agar menghasilkan keranjang yang kokoh dan rapi,” ujar Ny. Riko
Sebagaimana pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lainnya, Ny. Riko juga menghadapi tantangan klasik seperti akses pemasaran dan waktu produksi yang lama. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya.
Untuk memperluas jangkauan pasar, ia kini mulai merambah strategi pemasaran digital. Dengan memanfaatkan media sosial, kerajinan eceng gondok ini diharapkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Ketua Persit Kartika Chandra Kirana dan para pembina di lingkungan Kodim 0419/Tanjung Jabung. Anggota Persit terus didorong untuk mandiri secara ekonomi melalui berbagai kegiatan produktif.
Kehadiran produk ini di ajang “Persit Bisa 2” menjadi representasi dari nilai ketekunan dan semangat kemandirian istri prajurit. Lebih dari sekadar kerajinan tangan, usaha ini adalah bentuk nyata pemberdayaan diri dalam mendukung ekonomi keluarga serta pemanfaatan potensi sumber daya alam lingkungan sekitar.
Melalui kisah Ny. Riko, terbukti bahwa kreativitas yang dibarengi dengan kesungguhan mampu mengubah sesuatu yang sederhana menjadi karya yang luar biasa dan bermanfaat bagi khalayak luas.
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar