Festival Arakan Sahur Ternodai, 6 Pemuda di Kuala Tungkal Terciduk Pesta Miras dan Mabuk Lem
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kemeriahan Festival Arakan Sahur di Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, ternodai oleh ulah sekelompok pemuda. Bukannya bersiap melaksanakan ibadah puasa, enam orang pemuda justru diamankan polisi lantaran kedapatan pesta minuman keras (miras) dan mabuk lem di tengah semaraknya acara.
Peristiwa ini diungkap oleh Tim Opsnal Tipidum Satreskrim Polres Tanjab Barat pada rangkaian patroli pengamanan malam, Sabtu (28/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026) dini hari.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Frans Septiawan Sipayung, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan kesucian bulan Ramadan.
Menurut AKP Frans, petugas awalnya menemukan dua pemuda yang melaju kencang menggunakan sepeda motor Honda Beat oranye di Jalan Panglima Cama, Kecamatan Tungkal II, Sabtu malam pukul 23.30 WIB.
“Saat dihentikan dan diperiksa, petugas menemukan satu kaleng lem yang baru saja mereka gunakan untuk mabuk,” ujar AKP Frans.
Dua pemuda yang diamankan terkait kasus mabuk lem tersebut adalah HA dan MR.
Tak berhenti di situ, pada Minggu (1/3/2026) sekira pukul 01.00 WIB, tim kembali menerima laporan dari masyarakat terkait adanya sekumpulan pemuda yang mengonsumsi minuman beralkohol dan bertindak anarkis dengan melempar botol kaca ke jalan.
Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi di Jalan Panglima Cama dan mengamankan empat pemuda lainnya, yaitu HA, MU, RA dan RU.
Dalam operasi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu kaleng lem dan satu botol minuman beralkohol.
Seluruh pelaku beserta barang bukti saat ini telah dibawa ke Mapolres Tanjab Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pembinaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat tindakan negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, terutama pada malam hari,”tutup AKP Frans. (SJ)