Polisi Ringkus Pria yang Ancam Anggota Polri Pakai Badik di Tanjab Barat

0

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi mengambil tindakan tegas dengan mengamankan seorang pria berinisial HO, pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap anggota Polri. Insiden tersebut terjadi di Jalan Lintas WKS KM 01, Kecamatan Tebing Tinggi, Jambi, pada Kamis (22/1/2026).

Kapolsek Tebing Tinggi, IPDA Andi Ilham J, S.H., M.H., mewakili Kapolres Tanjab Barat, menyatakan bahwa pelaku diduga melakukan intimidasi dan ancaman pembunuhan terhadap Aiptu Nicolast Tampubolon yang saat itu sedang melintas di lokasi.

Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku mencegat korban dan meneriakkan kata-kata kasar. Saat dikonfrontasi secara baik-baik, HO justru memegang gagang badik di pinggangnya dan melontarkan ancaman pembunuhan.

“Pelaku menuduh korban memiliki urusan dengan istrinya. Namun, hal tersebut dibantah oleh korban karena merasa tidak mengenal pelaku maupun pihak keluarga pelaku,” ujar IPDA Andi Ilham.

Situasi sempat memanas ketika pelaku mencoba mencabut senjatanya. Beruntung, kehadiran warga di lokasi kejadian berhasil meredam aksi pelaku sebelum terjadi kontak fisik lebih lanjut.

BACA JUGA :

Merespons laporan tersebut, tim yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Arief Septiawan, S.H. bergerak cepat ke lokasi. Pelaku berhasil diringkus pada pukul 17.45 WIB beserta barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis badik.

Dalam perkara ini, penyidik menerapkan pasal berlapis berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (KUHP Nasional) yakni Pasal 307 ayat (1) mengenai penguasaan senjata tajam tanpa hak dan Pasal 448 ayat (1) huruf a mengenai pemaksaan dengan ancaman kekerasan.

“Kami tidak mentoleransi segala bentuk tindakan premanisme maupun ancaman terhadap petugas maupun masyarakat. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tebing Tinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas IPDA Andi Ilham. (SJ)

Comments
Loading...