Polres Tanjab Barat Tutup Tahun 2025 dengan Prestasi: Angka Kriminalitas Turun, Penyelesaian Kasus Naik 30 Persen

0

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Di bawah kepemimpinan AKBP Agung Basuki, S.IK, MM, Polres Tanjab menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang impresif. Bukan sekadar angka di atas kertas, namun tentang rasa aman yang kembali dirasakan masyarakat di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.

Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Mapolres Tanjab Barat, suasana tampak berbeda. Di hadapan awak media, Kapolres tidak hanya memaparkan statistik, tetapi juga filosofi di balik setiap tindakan kepolisian sepanjang tahun ini.

Dalam paparan resminya, AKBP Agung Basuki mengungkapkan bahwa Polres Tanjab Barat berhasil menekan angka kriminalitas secara keseluruhan. Tercatat, trend kejahatan di tahun 2025 mengalami penurunan sebanyak 8 kasus atau sebesar 3,84% dibandingkan periode sebelumnya.

Satu pencapaian yang paling menonjol adalah efektivitas penyelesaian perkara. Meskipun angka kejadian menurun, kemampuan personel dalam menuntaskan kasus justru melonjak drastis.

“Kami tidak hanya fokus pada pencegahan, tetapi juga pada kepastian hukum bagi masyarakat. Tahun ini, penyelesaian kasus mengalami kenaikan signifikan sebanyak 45 kasus atau naik 30,20%,” tegas AKBP Agung Basuki

BACA JUGA :

Berdasarkan data “Jenis Kejahatan Tertinggi di Tahun 2025”, sektor narkotika masih menjadi tantangan terbesar dengan jumlah laporan mencapai 68 kasus.

Selain itu, lima kejahatan konvensional lainnya yang mendominasi adalah Curanmor 26 Kasus, Pencurian 25 Kasus, Penggelapan 15 Kasus, Persetubuhan Anak di Bawah Umur 12 Kasus dan Curat 8 Kasus.

Sementara itu, untuk jumlah korban Lakalantas tahun ini sebanyak 135 kasus. Korban meninggal dunia sebanyak 31 orang. Luka berat 8 orang dan luka ringan sebanyak 179 orang. Dan untuk pelanggar lalulintas sebanyak 1.463.

Kapolres Tanjab Barat juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah menjadi mata dan telinga bagi kepolisian.

Penurunan angka kriminalitas ini diakui sebagai hasil kolaborasi antara langkah preventif kepolisian dan kesadaran hukum warga yang semakin membaik.

“Data ini menjadi kompas bagi kami untuk menentukan strategi di tahun 2026. Fokus kami tetap sama yakni sikat habis peredaran narkoba dan persempit ruang gerak pelaku kejahatan agar masyarakat Tanjab Barat bisa tidur dengan tenang,” ujar perwira menengah lulusan Akpol 2004 tersebut.

Di bawah komando AKBP Agung Basuki, Polres Tanjab Barat tahun ini juga dikenal dengan program-program sosialnya. Mulai dari program Jumat berkah, bedah rumah, pembangunan jembatan, gerakan pangan murah, dan program ketahanan pangan.

Menutup rilisnya, AKBP Agung Basuki menyampaikan permohonan maaf jika masih ada kekurangan dalam pelayanan, sembari berjanji akan melakukan evaluasi demi peningkatan kinerja di tahun mendatang. (SJ)

Comments
Loading...