Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dilema Ekonomi: Pendapatan dari Cukai Rokok VS Pengeluaran untuk Pengobatan Penyakit Terkait Rokok

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dilema Ekonomi: Pendapatan dari Cukai Rokok VS Pengeluaran untuk Pengobatan Penyakit Terkait Rokok

SERAMBIJAMBI.ID – Industri tembakau merupakan salah satu penyumbang utama pendapatan negara melalui cukai. Pada tahun 2023, penerimaan negara dari cukai hasil tembakau mencapai sekitar Rp 218 triliun, atau sekitar 10% dari total penerimaan negara.

Pendapatan ini sering dianggap penting untuk mendukung anggaran negara, terutama dalam membiayai program pembangunan dan kesejahteraan sosial. Namun, dibalik angka tersebut, terdapat persoalan besar yang tidak bisa diabaikan yakni beban ekonomi yang ditimbulkan oleh penyakit akibat rokok.

Beban Kesehatan Akibat Rokok

Konsumsi rokok adalah salah satu penyebab utama penyakit tidak menular (PTM), seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan penyakit pernapasan kronis. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 60% kasus penyakit jantung di Indonesia dikaitkan dengan kebiasaan merokok.

Menurut Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (2022), biaya langsung pengobatan penyakit terkait rokok di Indonesia mencapai Rp17,9 triliun per tahun. Selain itu, ada juga biaya tidak langsung berupa hilangnya produktivitas akibat kematian dini dan kecacatan, yang diperkirakan mencapai Rp374 triliun per tahun.

Jika dibandingkan, total beban ekonomi akibat rokok jauh melampaui pendapatan negara dari cukai. Hal ini menciptakan dilema: meskipun rokok memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara, dampak buruknya terhadap kesehatan masyarakat dan ekonomi jangka panjang sangat signifikan.

Kebijakan Cukai untuk Menekan Konsumsi

Pemerintah telah menaikkan cukai rokok secara bertahap sebagai salah satu strategi pengendalian tembakau. Pada 2024, tarif cukai rokok rata-rata naik sebesar 10%. Kebijakan ini bertujuan untuk :

  1. Mengurangi prevalensi perokok, terutama di kalangan anak muda. Data Riskesdas 2023 menunjukkan prevalensi perokok pada usia 10-18 tahun masih tinggi, yaitu 9,1%.
  2. Mengurangi dampak kesehatan jangka panjang, dengan memaksa perokok untuk berpikir ulang sebelum membeli rokok yang semakin mahal.

Namun, efektivitas kebijakan ini sering diperdebatkan. Meski ada penurunan konsumsi rokok di beberapa kelompok, industri rokok kretek tetap menunjukkan resistensi, terutama karena adanya rokok ilegal yang lebih murah dan mudah diakses.

Mengimbangi Pendapatan dengan Peningkatan Anggaran Kesehatan

Untuk mengatasi dilema ini, penting bagi pemerintah untuk menggunakan pendapatan dari cukai rokok untuk memperkuat sector kesehatan. Misalnya:

  1. Peningkatan anggaran untuk program pencegahan penyakit terkait rokok, seperti kampanye berhenti merokok dan layanan konseling.
  2. Subsidisasi pengobatan bagi penderita penyakit akibat rokok, terutama untuk kelompok masyarakat miskin yang rentan.
  3. Pengembangan alternative mata pencaharian bagi petani tembakau, agar ketergantungan terhadap industri rokok dapat berkurang secara bertahap.

Kesimpulan

Dilema antara pendapatan cukai rokok dan pengeluaran untuk pengobatan penyakit akibat rokok menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih terintegrasi. Pendapatan dari cukai memang penting, tetapi harus diimbangi dengan langkah-langkah preventif dan kuratif untuk mengurangi beban ekonomi dan social akibat konsumsi rokok. Hanya dengan cara ini, keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kesehatan masyarakat dapat tercapai.

Referensi data dapat diperoleh dari laporan Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, dan penelitian lembaga akademik terkait seperti Universitas Indonesia. Anda juga dapat menyertakan infografis untuk mendukung visualisasi data.

Ditulis oleh Rafika Artisyah, mahasiswi Pasca Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia Maju 2023

Daftar Pustaka

  • Kementerian Keuangan RI. (2023). Laporan Realisasi Penerimaan Negara 2023.
  • Kementerian Kesehatan RI. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023.
  • Lembaga Demografi FEB UI. (2022). Kajian Ekonomi Dampak Rokok di Indonesia.
  • WHO Indonesia. (2021). The Economic and Health Costs of Smoking in Indonesia.
  • Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Konsumsi Rokok di Indonesia.
  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • 1 Rumah di Parit Dua Kuala Tungkal Ludes Terbakar, 3 Janda Kehilangan Tempat Tinggal

    1 Rumah di Parit Dua Kuala Tungkal Ludes Terbakar, 3 Janda Kehilangan Tempat Tinggal

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Satu unit rumah warga di Parit 2 Kuala Tungkal (Jalan Siswa Ujung), RT. 02 Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, ludes terbakar, jum’at (12/4/19) sekitar pukul 03.30 WIB. Akibatnya, selain menderita kerugian yang ditaksir hingga puluhan juta rupiah, tiga orang janda dan lima orang anak-anak juga kehilangan tempat tinggal. […]

  • Lulus Sarjana Kedokteran Tak Halangi Safira Berkarya di Musik Hingga Keluarkan Single Lagu I Wanna Be Loved

    Lulus Sarjana Kedokteran Tak Halangi Safira Berkarya di Musik Hingga Keluarkan Single Lagu I Wanna Be Loved

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lulus Sarjana Kedokteran Tak Halangi Safira Berkarya di Musik Hingga Keluarkan Single Lagu I Wanna Be Loved   SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Siapa yang sudah menunggu single pertama Safira yang berjudul “I Wanna Be Loved” ini? Cita-citanya yang ingin menjadi dokter, tidak menghalangi Safira untuk terus berkarya di dunia musik. Inspirasi dan curahan hati orang sekitarnya […]

  • Realisasi PAD Kabupaten Muaro Jambi Bergerak Dinamis dan Over Target

    Realisasi PAD Kabupaten Muaro Jambi Bergerak Dinamis dan Over Target

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Muaro Jambi bergerak dinamis. Informasi yang diperoleh, selama tahun anggaran 2018 lalu, PAD Muaro Jambi dipastikan tidak hanya memenuhi target, akan tetapi melebihi target (over target). Data yang terhimpun dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muaro Jambi, perolehan PAD pada tahun 2018 […]

  • Pimpin Rapat Perdana, Pjs. Gubernur Sudirman Pastikan Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan

    Pimpin Rapat Perdana, Pjs. Gubernur Sudirman Pastikan Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pimpin Rapat Perdana, Pjs. Gubernur Sudirman Pastikan Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Pjs. Gubernur Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH memimpin rapat perdana dengan para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Rabu (25/09/2024) pagi. Dalam kesempatan tersebut Pjs. Gubernur Sudirman menjelaskan bahwa pertama kali […]

  • Wabup Tanjab Barat Lepas 672 Atlet Yang Mengikuti Porprov Jambi 2018

    Wabup Tanjab Barat Lepas 672 Atlet Yang Mengikuti Porprov Jambi 2018

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Sebanyak 672 Atlet yang mengikuti 28 cabang olahraga (cabor) yang akan membela Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Pekan Olahraga Provinsi (poprov) ke 22 di Provinsi Jambi. 672 atlet tersebut secara resmi dilepas Wakil Bupati Tanjab Barat Drs. H. Amir sakib bertempat di halaman Rumah Dinas Bupati, Sabtu (17/11/18).

  • Gedung SD Negeri 153 di Sarolangun Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

    Gedung SD Negeri 153 di Sarolangun Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Gedung SD Negeri 153 di Sarolangun Terbakar, Kerugian Ratusan Juta SERAMBIJAMBI.ID, SAROLANGUN – Amukan si jago merah tak terhentikan, 1 ruang kantor dan 3 ruang belajar siswa SD Negeri 153 yang terletak di Desa Raden Anom Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, habis terbakar pada Rabu (24/07/19). Camat Batang Asai melalui Sekcam Batang Asai Sulaiman, SE, […]

expand_less