Breaking News
light_mode
Trending Tags

Rawan Kecelakaan, Jalinsum Sarolangun Minim PJU dan Rambu, Warga : Pemda Jangan Tutup Mata

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Minggu, 20 Jan 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERAMBIJAMBI.ID, SAROLANGUN – Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah hal yang sangat penting dan wajib disediakan oleh setiap pemerintah daerah sebagai bentuk pelayanan atas pajak penerangan jalan yang dibayarkan oleh masyarakat. Sistem Penerangan Jalan Umum ini tidak hanya mempunyai fungsi sebagai penerangan semata saja. Namun PJU juga untuk menentukan lebih lanjut bagaimana suatu sistem Penerangan Jalan Umum di desain serta direncanakan.

Beberapa fungsi dari PJU diantaranya yakni sebagai navigasi pengguna jalan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, keindahan lingkungan dan dapat memberikan keuntungan komersial misalnya sebagai media untuk penempatan iklan.

Jika PJU difungsikan sebagai navigasi pengguna jalan maka PJU tersebut harus mempunyai pencahayaan yang kuat, cahayanya rata, tidak silau, warna cahaya tidak mengganggu dan tidak mempengaruhi warna objek benda yang ada di sekitarnya.

Selanutnya, rambu lalu lintas yaitu suatu bagian dari fasilitas jalan umum yang berupa lambang, huruf, angka, dan kalimat yang di dibuat menggunakan memakai papan dan sejenisnya yang ada di pinggir jalan.

Supaya bermanfaat setiap waktu, material untuk tiang dan papan rambu lalu lintas yaitu yang dapat memantulkan sinar atau cahaya ketika saat keadaan gelap. Dengan maksud tujuan yaitu agar pengendara yang melalui jalan bisa tetap melihat simbol rambu lalu lintas yang sudah terpasang walaupun kondisi gelap.

Lain halnya di ujung jalur 2 di Jalan Lintas Sumatera KM 02 Aur Gading Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun. Pantauan serambijambi.id dilapangan, tak ada penerangan jalan umum (PJU) dan juga rambu lalu lintas disana. Tampak pembatas jalan yang telah hancur setelah berulang kali ditabrak kendaraan roda empat.

“Pembatas jalan yang telah hancur, setelah berulang kali ditabrak kendaraan roda empat”

Hal inipun menjadi perhatian warga setempat dan juga pengguna jalan yang melintasi jalan ini. Pasalnya, disana sering terjadi kecelakaan lalu lintas. “Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dalam satu minggu bisa terjadi 2 sampai 3 kali kecelakan yang disebabkan karena tidak adanya penerangan jalan dan juga rambu lalu lintas.

“Daerah ini rawan bang, agak gelap soalnyo. Dalam minggu ini bae 2 kali kejadian kecelakaan. Yang pertamo grand livina, sudah itu bus ALS bang,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Ia juga berharap kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait agar segera memasang lampu penerangan jalan dan juga memasang rambu lalu lintas. “Pemerintah Daerah jangan tutup mata melihat hal ini. Kasihani lah kami sebagai warga yang melintas, jangan menunggu korban semakin banyak baru bergerak. Lebih baik mencegahlah. Ini kan juga demi kebaikan bersama dan semua warga yang melintas.

“Semoga be lampu penerangan jalan dan rambu segera dipasang bang, kasian yang lewat sini. Apolagi ini jalan lintas sumatera bang. Jangan sampai ado korban lagi lah pokoknyo,” tandasnya

Ditempat berbeda, serambijambi.id berkesempatan mewawancarai salah seorang sopir pengguna jalan yang mengendarai mobil jenis avanza pada Sabtu (20/01/19) yang tak ingin disebutkan namanya. Pengguna jalan tersebut berasal dari Padang dan hendak menuju Jakarta.

Sopir tersebut mengatakan bahwa jalan tersebut sangat membahayakan sang sopir, bukan dirinya saja. Apalagi sudah memasuki malam hari. Ia juga berharap agar lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas segera dipasang. Ini bertujuan agar tidak terjadi lagi kecelakan lokasi tersebut.

“Wah, bahaya ini bang. Kami sangat berharap lampu dan juga rambu segera dipasang. Kasihan sama pengguna jalan. Apalagi bagi yang baru pertama kali lewat jalan ini.” tandasnya. (Ridho)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Kota Jambi Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung Gunakan Mesin Pompa Air

    Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Kota Jambi Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung Gunakan Mesin Pompa Air

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Kota Jambi Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung Gunakan Mesin Pompa Air   SERAMBIJAMBI.ID, KOTAJAMBI – Kepolisian Sektor (Polsek) Jambi Timur, Polresta Jambi mengamankan seorang pelaku yang melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada Kamis, (28/5/2026). Kejadian tersebut terjadi di rumah korban yang berada di Jalan […]

  • Anniversary ke-20, ZAzg Polres Tanjab Barat Gelar Acara Syukuran dan Berbagi dengan Anak Yatim

    Anniversary ke-20, ZAzg Polres Tanjab Barat Gelar Acara Syukuran dan Berbagi dengan Anak Yatim

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Anniversary ke-20, ZAzg Polres Tanjab Barat Gelar Acara Syukuran dan Berbagi dengan Anak Yatim SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Komunitas Anggota Polri Angkatan 2429 atau biasa disebut Zetta Alpha Zetta Gamma (ZAzg) Polres Tanjab Barat, Polda Jambi melaksanakan syukuran dan berbagi dengan Anak Yatim Piatu, Kamis (25/7/24). Acara ini diselenggarakan dalam rangka Syukuran Anniversary 20 Tahun […]

  • Pemuda 19 Tahun yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Tewas Tenggelam

    Pemuda 19 Tahun yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Tewas Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Pemuda 19 Tahun yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Tewas Tenggelam SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Seorang pemuda 19 tahun, Rafly, warga jalan Balai Marga Kuala Tungkal, yang hilang terseret arus di Daerah Parit 9 Sungai Pengabuan, telah berhasil ditemukan. Korban tersebut ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia di aliran Sungai Pengabuan, pada Selasa (13/8/24) malam. […]

  • Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Pelaku Perampokan Toko Emas di Mayang

    Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Pelaku Perampokan Toko Emas di Mayang

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Pelaku Perampokan Toko Emas di Mayang SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Satreskrim Polresta Jambi berhasil membekuk empat pelaku pelaku perampokan emas toko Sinar Gemilang di pasar Villa Kenali Mayang yang terjadi pada 06 Juli 2020. Keempat pelaku tersebut yaitu HS (37), NR (45), IW (33) dan RS (38), sedangkan satu pelaku inisial P […]

  • Berawal Nongkrong Sambil Minum Tuak, Begini Kronologis Perkelahian di Simpang Aneka Kuala Tungkal

    Berawal Nongkrong Sambil Minum Tuak, Begini Kronologis Perkelahian di Simpang Aneka Kuala Tungkal

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Berawal Nongkrong Sambil Minum Tuak, Begini Kronologis Perkelahian di Simpang Aneka Kuala Tungkal SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Perkelahian antar dua kelompok pemuda terjadi di Simpang Aneka Kuala Tungkal pada Senin (5/10/20) malam. Perkelahian itu mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka. Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH menjelaskan, perkelahian tersebut terjadi di Simpang Aneka Kuala […]

  • Pekerja Rig yang Mengalami Kecelakaan di Sumur WB-D7 Dalam Perawatan Medis

    Pekerja Rig yang Mengalami Kecelakaan di Sumur WB-D7 Dalam Perawatan Medis

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pekerja Rig yang Mengalami Kecelakaan di Sumur WB-D7 Dalam Perawatan Medis SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd. menginformasikan telah terjadi kecelakaan di area sumur WB-D7 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, yang dioperasikan oleh Perusahaan Jasa Pengeboran (Drilling Service Companies) pada Senin (9/1/23). Kecelakaan tersebut melibatkan tiga pekerja, dua […]

expand_less