Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPP LDII Ingatkan Hari Lahir Pancasila, Momentum Membangun Peradaban di Bidang Moral

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPP LDII Ingatkan Hari Lahir Pancasila, Momentum Membangun Peradaban di Bidang Moral

SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Setiap 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Sesuai Surat edaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) No. 4/ 2022 Tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2022, tema yang diangkat “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”.

“Tema Pancasila kali ini membawa kita merenungi ke arah mana peradaban dunia yang akan diwarnai bangsa Indonesia. Apakah peradaban itu hanya diukur berlandaskan kecanggihan teknologi atau akhlak bangsa,” ujar Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso.

Ia memaparkan, bangsa Indonesia untuk membangun peradaban dunia bukan hanya mengejar ketertinggalan teknologi, namun juga menjaga agar identitas bangsa yang berjiwa gotong-royong tidak pudar, “Inti dari Pancasila adalah gotong-royong, dan ini jadi karakter suku-suku bangsa di nusantara jauh sebelum Indonesia lahir,” paparnya.

Menurutnya, sejak era kolonialisme hingga saat ini, anak-anak bangsa seperti bimbang di simpang jalan, antara modernisasi dan westernisasi, “Peralatan modern diciptakan bahkan diimpor, sementara gaya hidup Barat atau westernisasi hadir menghegemoni pola pikir masyarakat, tanpa disadari hal itu menggerus nilai-nilai gotong-royong dan sifat sosial,” ujar KH Chriswanto Santoso.

Walhasil gaya hidup liberal yang mementingkan diri sendiri, membuat sebagian masyarakat tak peka lagi pada kondisi bangsa, “Contoh kasat mata, adalah adanya pejabat yang korupsi dana bantuan sosial bagi wabah atau bencana, ini membuat kita berduka bercampur geram,” imbuhnya.

Untuk itu, peringatan Hari Lahir Pancasila dengan tema “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”, juga harus dimaknasi membangun akhlak bangsa, “Dahulu kala ada penataran Pedoman Penghayatan Pengamalan Pancasila atau P4, meskipun bagi anak-anak muda saat itu membuat jenuh, tapi mereka mengetahui nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Nilai-nilai itu, harus kembali digalakkan di sekolah-sekolah bahkan untuk penerimaan mahasiswa baru, “Namun yang paling efektif harus disertai prilaku Pancasilais dari para penyelenggara pendidikan, dari bahkan sampai Satpam penjaga gerbang sekolah sekalipun,” harap KH Chriswanto.

Sementara itu, Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono, menjelaskan memahami dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila menjauhkan bangsa ini dari radikalisme agama hingga nasionalisme yang sempit.

Menurut Singgih yang juga Ketua DPP LDII, sila pertama dari Pancasila yang berbunyi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ merupakan pondasi dalam konstruksi keindonesiaan. Sehingga, meskipun Islam sebagai agama mayoritas, namun agama-agama lain dapat dijalankan dengan bebas.

Singgih menyitir Bung Karno, dengan mengungkapkan sila pertama Pancasila merupakan wujud memeluk agama yang dilandasi gotong-royong, “Di dalam gotong-royong terdapat sikap saling menghormati, menghargai, toleransi, semangat membantu, tanpa meninggalkan jati diri sebagai umat Islam atau pemeluk agama tertentu,” imbuhnya.

Jika sila Ketuhanan Yang Maha Esa dijadikan bingkai, atau wadah yang akan melahirkan agama tertentu sebagai pedoman hidup bangsa, akan menjadi bibit konflik yang berkepanjangan. Maka, menurutnya, yang patut menjadi bingkai konstruksi keindonesiaan dalam Pancasila adalah sila Persatuan Indonesia.

Ia menegaskan bahwa, bangsa Indonesia tanpa Pancasila akan rapuh. Pertama, Indonesia akan rapuh jika tidak punya pondasi religiusitas yang kuat, sebagaimana yang termaktub dalam sila pertama Pancasila. Kedua, bangsa Indonesia akan tercerai berai jika tidak ada bingkai yang jelas, seperti yang dirumuskan dalam sila ketiga, yang berbunyi ‘Persatuan Indonesia’.

Ketiga, bangsa Indonesia akan kehilangan arah, jika tidak mempunyai tujuan yang jelas, seperti yang dirumuskan di sila kelima, yang bunyinya ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

Selanjutnya, Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang beradab, jika tidak memiliki nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan tidak memiliki kesadaran untuk menerapkan gotong-royong, jika tidak ada sila kedua yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’, dan sila keempat yang berbunyi ‘Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan’. “Masing-masing sila dapat dibedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan, dan saling melengkapi,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM

    Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas Polda kembali mengirimkan surat perpanjangan penghentian sementara angkutan batubara di Provinsi Jambi selama 3 hati kedepan hingga tanggal 15 Oktober 2022. Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi menyebutkan bahwa […]

  • Pjs. Gubernur Sudirman Pantau Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Muaro Jambi

    Pjs. Gubernur Sudirman Pantau Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Muaro Jambi

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pjs. Gubernur Sudirman Pantau Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Muaro Jambi SERAMBIJAMBI.ID, MUAROJAMBI – Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH menghadiri Rapat Koordinasi Pemantauan Persiapan Pilkada Serentak tahun 2024 di Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (13/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Gubernur Sudirman juga meninjau logistik di KPU Kabupaten Muaro Jambi untuk […]

  • Berjudul “LESUNG LUCI” Teater Tonggak Akan Digelar di Jambi dan Palembang 

    Berjudul “LESUNG LUCI” Teater Tonggak Akan Digelar di Jambi dan Palembang 

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Berjudul “LESUNG LUCI” Teater Tonggak Akan Digelar di Jambi dan Palembang SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Teater Tonggak akan menghadirkan pergelaran karya pengolahan berjudul Lesung Luci di dua kota, pada Agustus 2022. Lesung Luci karya/sutradara Didin Siroz, menceritakan tentang kakitau (Orang-orangan sawah) yang digunakan untuk mengusir burung pemakan padi. ini merupakan kebiasaan masyarakat Bungo, dalam memanfaatkan Kakitau […]

  • Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke 77 Dipimpin Kapolresta Jambi 

    Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke 77 Dipimpin Kapolresta Jambi 

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Bhayangkara ke 77 Dipimpin Kapolresta Jambi  SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Jambi pimpin langsung pelaksanaan upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 77, bertempat di Aula Loka Manginti Mapolresta Jambi, Sabtu (01/7/23). Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 77 turut diikuti Dandim 0415 Jambi Letkol Arm Eko Pristiono, Danyonif Raider 142 […]

  • Pj Wali Kota Jambi Hadiri Urban Farming Kodim 0415/Jambi, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pj Wali Kota Jambi Hadiri Urban Farming Kodim 0415/Jambi, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Pj Wali Kota Jambi Hadiri Urban Farming Kodim 0415/Jambi, Dukung Program Makan Bergizi Gratis SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih menghadiri kegiatan Urban Farming yang diselenggarakan Kodim 0415/Jambi dalam mendukung program Dapur Bergizi, Senin (20/01/2025). Kegiatan yang berlangsung di lahan depan Makodim 0415.Jambi, Jl. Untung Suropati, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung Kota […]

  • Menunggu Kiprah Millenial di Pilkada 2020

    Menunggu Kiprah Millenial di Pilkada 2020

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Menunggu Kiprah Millenial di Pilkada 2020 OPINI – Tahun depan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak gelombang keempat akan dilaksanakan. KPU dan DPR telah sepakat Pilkada serentak dilaksanakan tanggal 23 September 2020 di 270 daerah, 9 pemilihan Gubernur, 224 pemilihan Bupati dan 37 pemilihan Walikota. Termasuk Provinsi Jambi untuk Pemilihan Gubernur serta Bupati di 5 daerah. […]

expand_less