Bikers Subuhan Kuala Tungkal Nyatakan Dukungan Penuh pada Polres Tanjab Barat Berantas Geng Motor
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap fenomena geng motor, Komunitas Bikers Subuhan Kuala Tungkal mengambil langkah tegas. Dalam kegiatan rutin mingguan edisi ke-384 yang digelar di Masjid Mufakat, Jl. Prof. Sri Soedewi, Kuala Tungkal, komunitas ini secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Polres Tanjab Barat dalam upaya menanggulangi aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (20/7/2026) subuh ini dihadiri oleh jajaran pengurus Bikers Subuhan, tokoh agama, perwakilan pemuda, serta AIPTU Haris Fadhillah, S.H., personel Polres Tanjab Barat yang juga merupakan penggiat aktif komunitas tersebut.
AIPTU Haris Fadhillah, S.H., menegaskan bahwa penanggulangan geng motor merupakan atensi serius dari Kapolres Tanjab Barat, AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H. Menurutnya, geng motor bukan sekadar permasalahan pelanggaran hukum, melainkan fenomena sosial kompleks yang menuntut peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Penanggulangan aksi geng motor tidak bisa hanya dibebankan kepada Polri. Diperlukan kolaborasi menyeluruh antara pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga peran krusial orang tua,” ujar AIPTU Haris Fadhillah.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi terhadap gebrakan yang diinisiasi oleh Bikers Subuhan. Menurutnya, komunitas ini telah membuktikan bahwa citra bikers tidak selalu identik dengan stigma negatif seperti ugal-ugalan atau tindak kriminal. Sebaliknya, mereka justru menjadi garda terdepan dalam kegiatan positif.
Ketua Bikers Subuhan Kuala Tungkal, Agung Wahyudi, menjelaskan bahwa komunitas yang berdiri sejak 2018 ini kini telah memiliki sekitar 100 anggota dari berbagai latar belakang profesi. Uniknya, tiga personel Polres Tanjab Barat, AIPTU Haris Fadhillah, BRIGPOL Aulia, dan BRIPDA Sufriadi menjadi anggota aktif yang selalu hadir dalam setiap kegiatan.
“Motto kami adalah ‘Dari Masjid Kami Menjaga NKRI’. Kami secara tegas menolak segala bentuk kegiatan geng motor yang meresahkan masyarakat. Kami berkomitmen penuh mendukung Polres Tanjab Barat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah kita,” tegas Agung.
Selain rutin melaksanakan salat subuh berjamaah dan mendengarkan tausiyah di berbagai masjid, komunitas ini juga kerap melakukan perjalanan religi ke luar kota dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai sarana syiar agama dan mempererat persaudaraan.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua Pemuda Masjid Mufakat, Zulfahmi. Ia menegaskan bahwa pihaknya berdiri bersama aparat kepolisian dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari aksi anarkisme geng motor.
Dengan sinergi antara komunitas motor dan aparat penegak hukum ini, diharapkan Kuala Tungkal tetap menjadi wilayah yang aman bagi seluruh warganya. (SJ)
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar