Kebakaran Hebat Melanda Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat, Dua Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

0

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Musibah kebakaran melanda kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baqiyatush Shalihat, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Senin (9/2/2026) pagi. Insiden yang terjadi sesaat sebelum waktu subuh tersebut menghanguskan unit bangunan asrama dan rumah pengajar.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Ucen S. Kasih, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan api melahap sedikitnya dua pintu rumah guru dan empat pintu asrama putra di Blok D9 hingga D12.

Peristiwa dilaporkan terjadi sekira pukul 04.50 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, api diduga kuat berasal dari ledakan kompor gas di kediaman salah satu pengajar, Ustadz Damiat.

“Berdasarkan keterangan saksi, saat itu istri Ustadz Damiat sedang memasak. Terdengar suara ledakan yang diduga dari kompor gas, kemudian api dengan cepat membesar dan merambat ke arah asrama putra,” ujar IPDA Ucen S. Kasih

Saksi mata, Tajudin, yang merupakan guru di ponpes tersebut, melihat kobaran api saat hendak membangunkan para santri untuk salat subuh. Ia segera berteriak meminta tolong dan mengajak para santri melakukan pemadaman mandiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

BACA JUGA :

Peristiwa ini memakan dua korban luka yang kini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal diantara yakni Ustaz Damiat mengalami luka bakar pada bagian wajah, badan, dan tangan serta Alfan Husaini (Santri) mengalami luka akibat sengatan listrik hingga tak sadarkan diri saat mencoba menyelamatkan diri.

Sebanyak tiga unit armada Damkar Kuala Tungkal dikerahkan ke lokasi. Petugas PLN juga diterjunkan untuk memutus aliran listrik guna mencegah bahaya lebih lanjut. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.40 WIB.

Lokasi kejadian segera mendapat perhatian dari pejabat setempat. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, hadir langsung meninjau kondisi para santri didampingi Asisten III Ir. H. Agus Sanusi.

Dari pihak kepolisian, Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Kompol Andi Munsahar dan jajaran PJU Polres Tanjab Barat, turun ke lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Langkah kepolisian saat ini adalah mengamankan TKP dengan memasang police line, mendata identitas saksi dan korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” tambah IPDA Ucen.

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiel akibat rusaknya bangunan dengan status rusak berat tersebut belum dapat ditafsirkan. Situasi di lokasi saat ini dilaporkan sudah aman dan terkendali. (SJ)

Comments
Loading...