Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pasca Insiden SMB, Tumenggung SAD : Kami Tidak Punya Makanan untuk Dimakan

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasca Insiden SMB, Tumenggung SAD : Kami Tidak Punya Makanan untuk Dimakan

SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Tangis pilu dari sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) menyambut kedatangan Tumenggung SAD di Mako Polda Jambi, Senin (05/08).

Para Tumenggung yang terdiri dari Apung, Tupang Besak, Bujang Itam dan Jilitai ini langsung dipeluk oleh warga SAD yang sudah beberapa pekan ini ditahan di Mako Polda tersebut.

Selain untuk menjenguk keluarga mereka yang diduga korban dari kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB), kedatangan Tumenggung ini bertujuan untuk beraudiensi dengan Kapolda Jambi.

Tidak itu saja, kedatangan Tumenggung ini untuk mengklarifikasi terkait dugaan keterlibatan keluarga mereka dengan kelompok SMB.

“Kedatangan kami ke sini untuk memastikan jika keluarga kami ditahan dan diperlakukan dengan baik. Alhamdulillah, mereka semua sehat dan baik, “kata Tumenggung Apung di ruang penyidik Direskrimum di lantai tiga Polda Jambi.

Pada kesempatan itu, para Tumenggung ini menyampaikan kepada pihak kepolisian jika mereka sangat mendukung penuh kinerja pihak kepolisian dalam menangani kasus SMB tersebut. “Kami sangat berterimakasih kasih kepada bapak polisi yang telah menangkap ketua maupun anggota SMB. Walaupun ada keluarga kami yang ditahan di sini, kami tetap percayakan jika bapak memperlakukan keluarga kami dengan baik, dan itu telah kami lihat langsung,”kata Temenggung Tupang Besak

Tumenggung Tupang juga mengatakan jika mereka tidak terlibat maupun tergabung dalam kelompok SMB. “Kami diancam akan dibunuh oleh anggota SMB jika ke luar dari lokasi SMB. Jadi kami ketakutan sekali. Kami ada di sana bukan berarti kami bergabung dengan mereka, “ujar Tupang menjelaskan.

Pasca insiden SMB, Tumenggung Tupang berkata ada sekitar 40 orang warga dia atau sekitar 14 KK yang mengalami trauma dan lari ke dalam hutan. Kondisi keluarganya tersebut saat ini mulai sakit-sakitan. “Kami juga tidak punya makanan untuk dimakan. Kami tidak punya rumah, tidak punya pakaian dan peralatan masak. Sekarang anak-anak kami tinggal di bawah pohon sawit,” katanya.

Untuk itu, Tupang berharap agar pihak kepolisian maupun pihak terkait untuk membantu keluarganya. “Kami butuh makanan untuk dimakan. Kami juga butuh pakaian dan tempat berteduh, “katanya.

Sementara, pendamping Tumenggung dari Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) mengatakan, kedatangan mereka ke Polda Jambi untuk memastikan jika warga SAD dampingan mereka benar-benar di tahan di Mako Polda Jambi. “Sekarang Tumenggung sudah puas. Mereka sudah melihat langsung keluarga mereka. Dan ini akan mereka sampaikan ke keluarga mereka di dalam (hutan) jika keluarga yang ditahan kondisinya sehat dan baik-baik,” kata Ketua Yayasan ORIK, Ahmad Firdaus.

Sementara, Kapolda Jambi melalui Direktur Reskrimum, Kombes Pol Edi Faryadi mengatakan jika warga SAD yang di tahan diperlakukan dengan khusus. “Tumenggung sudah melihat langsung dan mengobrol langsung dengan keluarga Tumenggung di sini. Mereka kita perlakukan khusus, mulai dari makan, mandi sampai ke pendampingan psikologi, “kata Direskrimum.

Untuk kondisi dan kebutuhan kelompok yang keluarga yang saat ini ditahan, Direskrimum akan segera berkoordinasi dengan Tim Terpadu (Timdu) untuk mencari solusinya, “Dalam waktu dekat ini kita akan turun langsung ke tempat Tumenggung. Kita akan jelaskan kepada keluarga di sana kalau keluarga yang ditahan di sini kita perlakukan dengan baik,” katanya (Syah)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM

    Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penghentian Sementara Angkutan Batubara Diperpanjang Hingga 15 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi Kembali Surati Kementerian ESDM SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kepolisian Daerah Jambi melalui Direktorat Lalu Lintas Polda kembali mengirimkan surat perpanjangan penghentian sementara angkutan batubara di Provinsi Jambi selama 3 hati kedepan hingga tanggal 15 Oktober 2022. Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi menyebutkan bahwa […]

  • Teriakan ‘Menyala Abang Ku’ dari Kay Slice Hebohkan Gedung Arena TBJ

    Teriakan ‘Menyala Abang Ku’ dari Kay Slice Hebohkan Gedung Arena TBJ

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Teriakan ‘Menyala Abang Ku’ dari Kay Slice Hebohkan Gedung Arena TBJ SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kay Slice tampil apic dan memukau penonton yang hadir menyaksikannya di gedung Teater Arena, Taman Budaya Jambi di Jalan Arbai I, Sungaikambang, Kecamatan Telanaipura, kota Jambi (Rabu, 27/02/2024). Kehebohan lebih kurang 100 penonton terjadi ketika Kay Slice berkali-kali mengucapkan kata Jambi […]

  • DPRD Tanjab Timur Gelar Rapat Paripurna, Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Rancangan KUA dan PPAS T.A 2020

    DPRD Tanjab Timur Gelar Rapat Paripurna, Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Rancangan KUA dan PPAS T.A 2020

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    DPRD Tanjab Timur Gelar Rapat Paripurna, Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Rancangan KUA dan PPAS T.A 2020 SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – DPRD Kabupaten Tanjab Timur menggelar sidang rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020, Selasa (9/7/19). […]

  • Kisah Cinta Segitiga yang Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Balik Motif “Gadai Istri Rp 250 Juta”

    Kisah Cinta Segitiga yang Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Balik Motif “Gadai Istri Rp 250 Juta”

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Kisah Cinta Segitiga yang Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Balik Motif “Gadai Istri Rp 250 Juta” SERAMBIJAMBI.ID, LUMAJANG – Kisah cinta segitiga ternyata ternyata tidak berlaku hanya untuk anak muda saja. Mereka yang sudah dewasa pun juga bisa terjerembab dalam kisah tak berujung ini. Hori, sang pemeran utama berasal dari Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang […]

  • Bahan Tekstil dan Elektronik Impor Senilai 20 M Digagalkan TNI AL

    Bahan Tekstil dan Elektronik Impor Senilai 20 M Digagalkan TNI AL

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bahan Tekstil Dan Elektronik Impor Senilai 20 M Digagalkan TNI AL SERAMBIJAMBI.ID, – TANJABTIM Anggota satuan Posmat TNI Angkatan Laut (AL) di Muara Sabak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur berhasil mengamankan sebuah kapal yang mengangkut barang-barang elektronik dan bahan tekstil impor yang diestimasikan senilai Rp20 miliar yang hendak diselundupkan dari Jambi menuju Jakarta. Kapal Motor (KM) KIA ditangkap […]

  • Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1443 H Dan Penyembelihan Hewan Kurban

    Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1443 H Dan Penyembelihan Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1443 H Dan Penyembelihan Hewan Kurban SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI ­ – Keluarga Besar Korem 042/Gapu bersama masyarakat melaksanakan shalat Idul Adha di lapangan Makorem 042/Gapu jalan Jend Urip Sumoharjo Kel. Sungai Putri Kec. Danau Sipin Kota Jambi, Minggu pagi, (10/7/2022). Tema dalam pelaksanaan shalat Idul Adha 1443 Hijriyah 2022 Masehi, […]

expand_less