Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisah Cinta Segitiga yang Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Balik Motif “Gadai Istri Rp 250 Juta”

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kisah Cinta Segitiga yang Berujung Pembunuhan Salah Sasaran di Balik Motif “Gadai Istri Rp 250 Juta”

SERAMBIJAMBI.ID, LUMAJANG – Kisah cinta segitiga ternyata ternyata tidak berlaku hanya untuk anak muda saja. Mereka yang sudah dewasa pun juga bisa terjerembab dalam kisah tak berujung ini.

Hori, sang pemeran utama berasal dari Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang ini merajut kasih dengan Lasmi. Yang merupakan perempuan berparas ayu dari Medan. Pertemuan mereka sendiri terjadi saat Hori merantau ke Medan, tepatnya saat berada di kebun sawit. Pandangan pertama keduanya menumbuhkan benih-benih cinta.

Layaknya kisah cinta pada umumnya, keduanya pun melangsungkan pernikahan di Medan serta selanjutnya memutuskan pulang kampung ke Lumajang, rumah Hori. Namun ada yang janggal dalam pernikahan ini, sebab kedua pihak berpendapat berbeda saat ditanyai petugas apakah menikah secara hukum atau sebatas nikah agama. Lasmi mengaku menikah di mata agama, sementara Hori mengaku punya surat-surat pernikahan dari KUA.

Selang berapa lama, akhirnya Lasmi mengandung buah cintanya dengan Hori, sang suami. 3 kali melahirkan tapi 2 anaknya meninggal dunia saat masih usia belia.

Permasalahan dimulai saat kelahiran putranya yang ketiga. Si Hori yang doyan judi ini tidak pernah sekalipun memberi nafkah ekonomi kepada Lasmi. “Saya kerja, cari uang sendiri,” kata Lasmi, Jumat (14/6/2019).

BACA JUGA : Gadai Istri Rp 250 Juta, Ternyata Uangnya Dipakai untuk Judi

Tepat ketika anaknya berumur 10 bulan, Lasmi kehilangan buah hati karena “dijual” ke seseorang dengan inisal K oleh Hori seharga 500 ribu Rupiah. Tak sampai disitu, uang hasil “penjualan” anak kandung tersebut malah dibelikan ayam untuk berjudi. Saat ini, anak tersebut telah berusia 7 tahun. “Anak saya bilang, kalau saya bukan mamanya. Gak mau sama saya,” ujar Lasmi.

Singkat cerita datanglah seseorang bernama Hartono, Pria dari Gucialit yang selama 12 tahun mencari nafkah di negeri Jiran, Malaysia. Penghasilan Hartono cukup besar sebagai pekerja bangunan, sekitar Rp 9 juta.

Kemudian, Hori memanfaatkan peluang ini dengan mengajak Hartono untuk berbisnis. Mulanya bisnis kayu yang ternyata gagal. Lalu yang kedua, bisnis tambak udang. Bisnis kedua ini yang akhirnya mempertemukan keduanya. Bisnis bernilai sekira Rp250 juta.

Hori “mengumpankan” sang istri untuk memeras Hartono. Bukan dengan Lasmi, tapi Kholifah. Lasmi diminta mengaku sebagai Kholifah, sebagai adik ipar Hori. Kholifah alias Lasmi ini yang selama 2 tahun menghasilkan investasi bodong tambak udang. Karena nyatanya hasil dari investasi ini adalah 0 Rupiah. Padahal perjanjiannya tiap bulan, Hartono harusnya menerima uang bagi hasil sebesar Rp 5 juta.

“Dikirimi fotonya Kholifah, katanya adik ipar Hori. Dia yang punya tambak udang, telpon-telponan,” ucap Hartono.

BACA JUGA : Hartono Dikenalkan dan Dikirimi Foto Perempuan Cantik Bernama Holifah, Ternyata Perempuan Itu adalah Lasmi

Berawal dari kasus pemerasan yang “mengharuskan” ada komunikasi antar keduanya via telpon, bukan benih udang yang tumbuh malahan benih-benih cinta yang tumbuh. Kasus penipuan bisnis ini terungkap saat Lasmi mengakuinya.

“Sebenarnya itu Lasmi (Istri Hori) yang disuruh jadi Kholifah,” lanjut Hartono.

Setelah pulang dari Malaysia kira-kira setahun lalu, komunikasi keduanya akhirnya intens. Hori yang kebetulan ada di Kalimantan mengaku tidak tahu masalah ini. Dari sini Lasmi yang mengaku sering dipukul Hori pun pindah ke lain hati. Hati Hartono, pria yang Ia tipu selama ini.

“Saya sendiri yang datang ke dia (Hartono),” kata Lasmi.

Hartono pun luluh melihat Lasmi alias Kholifah, perempuan pujaan hatinya dimanfaatkan Hori, lalu ditelantarkan. Diajaklah si Lasmi tinggal bersamanya dan ibundanya. Hingga 7 bulan lamanya sampai saat ini. “Kami sudah menikah, 2 bulan lalu, bulan April,” katanya lagi.

BACA JUGA : Setelah 5 Bulan Hidup Bersama, Hartono dan Lasmi ‘Istri yang Digadai Rp 250 Juta’ Ternyata Telah Menikah

Bersungutlah si Hori. Permasalahan hutang belum selesai, malah datang permasalahan baru yakni si istri yang Ia “umpankan” akhirnya kepincut ke sang korban.

“Dari pada ngambil istri saya, mending kebun saya,” kata Hori.

“Mana? saya nunggu sama pak Inggih tapi gak kunjung datang. Cuma ngomong saja mau nyerahin kebonnya,” balas Hartono.

Begitulah kisah asmara cinta segitiga mereka yang diungkap oleh Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH yang menyampaikan detail percakapan masing-masing pihak setelah dilakukan konfrontasi antara Hori, Hartono dan Lasmi.

BACA JUGA : 10 Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Salah Sasaran oleh Tersangka Hori “Kasus Gadai Istri 250 Juta”

Kisah inipun sebenarnya masih belum usai karena penyelidikan Tim Cobra Polres Lumajang masih belum selesai. Semula yang berusaha berbisnis bersama, akhirnya terbelit hutang piutang, ditambah cinta terlarang sang istri, akhirnya menimbulkan pembunuhan yang ternyata salah sasaran.

Sumber : Klik Disini

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Asah Kemampuan Personil, Brimob Polda Jambi Gelar Latihan TPTKP dan TKP

    Asah Kemampuan Personil, Brimob Polda Jambi Gelar Latihan TPTKP dan TKP

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Asah Kemampuan Personil, Brimob Polda Jambi Gelar Latihan TPTKP dan TKP   SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Dalam rangka mengasah kemampuan personil, Satuan Brimob Polda Jambi menggelar latihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (06/9/21) yang bertempat di Aula pesat Gatra Satbrimob Polda Jambi. Pelaksanaan kegiatan ini di bekerjasama dengan […]

  • Jenderal TNI Dudung Abdurachman Pimpin Apel Gelar Pasukan Cek Kesiapan Personil dan Peralatan Penanganan Karhutla

    Jenderal TNI Dudung Abdurachman Pimpin Apel Gelar Pasukan Cek Kesiapan Personil dan Peralatan Penanganan Karhutla

    • calendar_month Kamis, 7 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jenderal TNI Dudung Abdurachman Pimpin Apel Gelar Pasukan Cek Kesiapan Personil dan Peralatan Penanganan Karhutla SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka mengecek kesiapan personel dan peralatan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bertempat di Lapangan Makorem 042 Gapu, Kamis (07/9/23). Tampak hadir anggota […]

  • Bupati Tanjab Barat Hadiri Perayaan Kelulusan Siswa XII SMAN 1

    Bupati Tanjab Barat Hadiri Perayaan Kelulusan Siswa XII SMAN 1

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Bupati Tanjab Barat Hadiri Perayaan Kelulusan Siswa XII SMAN 1 SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, menghadiri undangan perayaan kelulusan bagi siswa-siswi kelas XII SMAN 1 Tanjung Jabung Barat Tahun Pelajaran 2023/2024. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Balai Adat Kota Kuala Tungkal, Jalan Sri Soedewi Jalur II, […]

  • BNN Sita Aset Rp. 3,2 Milyar Milik “Emon” Napi yang Terlibat Kejahatan Narkoba dari Balik Tembok Penjara

    BNN Sita Aset Rp. 3,2 Milyar Milik “Emon” Napi yang Terlibat Kejahatan Narkoba dari Balik Tembok Penjara

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan tersangka Muhammad Amin Nurrohman alias Emon, seorang napi yang terlibat dalam peredaran dan transaksi kejahatan narkoba dari balik tembok penjara. Dari hasil bisnisnya tersebut, Emon membeli aset berupa rumah, kendaraan, tanah hingga emas senilai Rp 3,2 Miliar. Kini aset yang ia miliki tersebut sudah disita petugas BNN. […]

  • DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Internal, Pengumuman Perubahan Alat Kelengkapan DPRD

    DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Internal, Pengumuman Perubahan Alat Kelengkapan DPRD

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Ketua DPRD Tanjab Barat Faizal Riza, ST, MM pimpin Rapat Paripurna Internal dengan agenda Pengumuman Perubahan Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Tanjab Barat. Acara internal tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar, SH beserta Anggotanya dan Sekretaris DPRD Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi, M.Si beserta jajarannya, Senin 28 Januari 2019. Faizal […]

  • Hari Bhayangkara Ke-74, Kapolda Jambi Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti

    Hari Bhayangkara Ke-74, Kapolda Jambi Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Hari Bhayangkara Ke-74, Kapolda Jambi Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-74, Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santaybudi memimpin ziarah kubur di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti, Thehok, Jambi, Senin (29/6/2020). Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santyabudi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol […]

expand_less