Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mempertegas Komitmen dan Optimisme Kemaritiman Pantai Timur Sumatera

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Jumat, 6 Apr 2018
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasil Seminar Kemaritiman
Oleh : Agus Sumantri SHI, MH
Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilyah perairan laut hampir 70%. Panjang garis pantai indonesia mencapai 81.000 km dengan luasan laut 3,1 juta km2(1) kekayaan tersebut memberikan peluang dalam pengembangan sektor kemaritman dan kelautan tetapi tidak sedikit menyisakan permasalahan klasik diantaranya ilegal fishing, penambangan lepas pantai, belum optimalnya pengelolaan senumberdaya hayati laut, maupun tata kelola pariwisata yang belum berbasis ekologi.
Mengutip teori alfred Thayer Mahan, seorang perwira tinggi angkatan laut amerika serikat, dalam bukunya “the influence of sea power upon history” Mengemukakan teori bahwa sea power merupakan unsur terpenting bagi kemajuan dan kekayaan dan kejayaan suatu negara, yang mana jika kekuatan- kekuatan laut tersebut diberdayakan, maka akan meningalkan kesejahteraan dan keamanan suatu negara. Sebaliknya, jika kekuatan-kekuatan laut tersebut diabaikan akan berakibat kerugian bagi suatu negara atau bahkan meruntuhkan negara tersebut.
Seminar kemaritiman yang digagas oleh Komunitas Sosial Alumni Menwa, TNI AL dan Pemerintah kabupaten tanjung jabung barat dengan tema” potensi patai timur sumatera menjadi poros martim dunia”.
Dengan menghadirkan pembicara salah satunya Agung pamujo dari perum perindo sebagai wakil BUMN Perikanan Mengungkapakan peluang ekspor komoditas perikanan dari kawasan timur sumatera, perindo memiliki kontrak ekspor bernilai ratusan miliar rupiah dengan jenis ikan yang ada disini. , karena itu , perum perindo siap ambil peran sebagai offtaker ikan- ikan nelayan pantai timur sumatera”.
Sementara Salman Dianda Anwar dari bossowa “ kami dari dunia usaha menyambut baik langkah pemkab tanjung jabung barat yang visioner dan perlu didukung penuh”.
Dr sapta dari KKP menambahkan pembahasan penegembangan pantai timur sumatera sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu, apalagi akan dikordinir langsung oelh kemenko maritim”.
Paparan pemateri Ini sedikit memberikan titik terang dalam strarting pengelolaan kemaritiman di wilayah pantai timur sumatra khususnya tanjung jabung barat.
Tanjung jabung barat termasuk dalam wilayah pengelolaan perikanan (WPP) 711, yaitu laut natuna, selat karimata, dan laut china selatan. Yang mana wilyah ini, tergolong dalam perairan yang memiliki potensi ikan sangat besar, maka daerah ini perlu di optimalkan pengelolaan kemaritimannya, mengingat sektor tersebut pun dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyrakat.
Bupati Tanjung Jabung barat safrial menegaskan bahwa perlu adanya connectivity dengan mengintegrasikan wilayah terdekat serta memperkuat visi, ide dan strategi yang matang untuk memajukan pembangunan sektor kemaritiman.
Pentingnya Laut dalam Perspektif Pembangunan Nasional
Dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rio+20 di Brasil yang membahas pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan keseimbangan antara upaya meningkatkan pertumbuhan global dan pembangunan berwawasan lingkungan atau dikenal dengan pendekatan ekonomi hijau (Green Economy) di mana laut menjadi bagian integral untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan tersebut (Sustainable Development Goals). Dengan demikian, secara eksplisit telah mengarahkan konsep ekonomi biru sebagai grand design pembangunan kelautan nasional di masa depan (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2012).
Laut sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa harusnya dapat dijadikan sebagai salah satu pilar utama untuk membantu mengakselerasi terwujudnya kemakmuran dan kejayaan bangsa Indonesia. Laut bagi NKRI juga memiliki makna dan fungsi yang sangat strategis, yaitu laut sebagai: (1) wilayah kedaulatan bangsa, (2) lingkungan dan sumberdaya, (3) media kontak sosial, ekonomi, dan budaya, (4) geostrategi, geopolitik, geokultural, dan geoekonomi negara, dan (5) sumber dan media penyebar bencana alam.
Kelautan Indonesia kedepan diharapkan dapat menjadi arus utama mainstream (arus utama) pembangunan nasional dengan memanfaatkan ekosistem perairan laut beserta segenap sumberdaya yang terkandung di dalamnya secara berkelanjutan (on a sustainable basis) untuk kesatuan, kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Keinginan tersebut dijabarkan dalam lima tujuan yang harus dicapai, yaitu: (1) Membangun jaringan sarana dan prasarana sebagai perekat semua pulau dan kepulauan Indonesia, (2) Meningkatkan dan menguatkan sumber daya manusia di bidang kelautan yang didukung oleh pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (3) Menetapkan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, aset-aset, dan hal-hal yang terkait dalam kerangka pertahanan negara, (4) Membangun ekonomi kelautan secara terpadu dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber kekayaan laut secara berkelanjutan, dan (5) Mengurangi dampak bencana pesisir dan pencemaran laut (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2012).
Jika seminar yang dilakukan merupakan satu itikad baik untuk mengembalikan harkat dan martabat sebagai daerah pesisir dengan basis kelautannya maka hanya satu hal yang bisa disarankan yaitu bahwa tata kemaritiman harus berujung pada positif impact for society dalam artian bahwa penataan harus memberikan dampak positif pada masyrakat khususnya masyrakat yang berada di sekitar wilayah yang akan dikembangkan.
Tanjung Jabung Barat sebagai wilayah memiliki potensi laut perlu memperkuat komitmen dalam pengembangan kelautan itu sendiri, demi mewujudkan visi indonesia sebagai poros maritim dunia.
Meskipun didalam nawacita sudah terlihat semangat dalam pembangunan sektor kemaritiman hal tersebut pun harus didukung penuh oleh semua steakholder khususnya pemerintah daerah yang menjadi sentra pengembangan. Hal ini merupakan kebijakan strategis, mengingat memang indonesia merupakan negara bahari yang dikelilingi oleh lautan. Seluruh alur pelayaran dunia akan melalui lautan indonesia sebagai jalur strategis sehigga harusnya dapat dimanfaatkan oleh indonesia sebagai pendekatan diplomasi dalam menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia.
Penegasan safrial mengarah pada optimisme, bahwasanya jika tata kemaritiman dioptimalkan secara baik maka masyrakat akan mendapatkan manfaat, Tanjung Jabun Barat akan maju dan berkembang. Sebagaimana halnya teori lain yang dikemukakan oleh alferd thayer mahan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi untuk membangun kekuatan maritim, yaitu posisi dan kondisi geografis, luas wilyah, jumlah dan karakter penduduk, serta yang paling penting adalah karakter pemerintahnya.
Kini saatnya kita memulai aksi nyata untuk indonesia, membagikan kebahagiaan nyata, mengembalikan kejayaan nusantara dimasa lalu dengan mewujudkan indonesia poros maritim dunia yang menjanjikan kesejahteraan rakyat. Mari kita dukung program Bupati Safrial dan Presiden Joko Widodo dapat terwujud untuk mengembalikan kejayaan lewat poros maritim dunia.
BangsaIndonesia adalah bangsa yang besar, sejak dahulu sudah ditadirkan untuk menjadi negeri dengan kekayaan dilaut dan di darat. Mari wujudkan indonesia sebagai macan asia, menjadi poros maritim dunia “jalesveva jayamahe”.
“Penulis adalah Kasubag Humas Tanjab Barat”
  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Berikut Nama-Nama 49 Korban Diduga Keracunan Makanan di Teluk Nilau

    Berikut Nama-Nama 49 Korban Diduga Keracunan Makanan di Teluk Nilau

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Sebanyak 49 warga yang berdomisil di Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap makanan soto lontong pada acara yasinan mingguan ibu – ibu yang digelar pada hari Senin, 17 Desember 2018. Dari 49 warga ini terdiri dari 34 orang dewasa dan 15 anak-anak […]

  • Tumpukan Sampah di Jalan Baru Disapu Bersih Sat Brimob Polda Jambi Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Lingkungan

    Tumpukan Sampah di Jalan Baru Disapu Bersih Sat Brimob Polda Jambi Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tumpukan Sampah di Jalan Baru Disapu Bersih Sat Brimob Polda Jambi Bentuk Kepedulian Polri Terhadap Lingkungan SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan guna menciptakan hudup bersih, Kepolisian Daerah Jambi melalui Satuan Brimob Polda Jambi membersihkan tumpukan sampah yang bukan menjadi tempat pembuangan akhir di Jalan Baru Kecamatan Jambi Timur, Kamis (13/7/23). Puluhan personel […]

  • Dor!, Melawan Saat Ditangkap, Dua Pelaku Curanmor Ditembak Polisi

    Dor!, Melawan Saat Ditangkap, Dua Pelaku Curanmor Ditembak Polisi

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Jajaran unit opsnal Reskrim Polres Tanjab Barat kembali berhasil menangkap dua orang pelaku tindak pidana curanmor yang beraksi di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. BACA JUGA : Wow!, Pelaku Curanmor Ini Hanya Butuh 5 Detik Untuk Membawa Kabur Motor Curiannya Kapolres Tanjab Barat, AKBP A.D.G, Sinaga, S.IK dalam keterangan persnya mengatakan, kedua […]

  • Korem 042/Gapu Terima Penyuluhan Hukum, Danrem : Hindari Pelanggaran dan Taati Hukum

    Korem 042/Gapu Terima Penyuluhan Hukum, Danrem : Hindari Pelanggaran dan Taati Hukum

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Korem 042/Gapu Terima Penyuluhan Hukum, Danrem : Hindari Pelanggaran dan Taati Hukum   SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Untuk meningkatkan disiplin dan menambah wawasan tentang Hukum, seluruh Prajurit dan PNS Makorem 042/Gapu serta jajaran Balak Korem 042/Gapu menerima Penyuluhan Hukum dari Kumdam II/Sriwijaya. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna Kiban Yonif R 142/KJ jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Kel. […]

  • Sejumlah Ruas Jalan Rusak, Bupati Romi Kumpulkan Supir dan Toke Sawit

    Sejumlah Ruas Jalan Rusak, Bupati Romi Kumpulkan Supir dan Toke Sawit

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Sekitar 50 sopir dan toke sawit dikumpulkan di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur di Muarasabak, Selasa (19/3/19).  Mereka bertemu dengan para pejabat daerah setempat, Kasat Lantas Polres Tanjab Timur dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi dan jajarannya. Pertemuan langsung dipimpin oleh Bupati Romi Hariyanto. Ternyata pertemuan itu terkait kerusakan di […]

  • Kapolda Jambi Mengaku Prihatin Terkait Insiden di Karang Mendapo

    Kapolda Jambi Mengaku Prihatin Terkait Insiden di Karang Mendapo

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Kapolda Jambi Mengaku Prihatin Terkait Insiden di Karang Mendapo SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi meminta agar warga Karang Mendapo (Karmen), Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarangun untuk menghentikan aksi pemblokiran jalan lintas Jambi-Sarolangun. “Warga Karmen tidak perlu melakukan tindakan-tindakan lain, blokir jalan dan sebagainya, yang justru akan menimbulkan atau menamah merugian banyak orang. […]

expand_less