HUT ke-81 TNI, Dandim 0419/Tanjab Ajak Prajurit Jadikan ‘TNI PRIMA’ Landasan Pengabdian
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kodim 0419/Tanjab menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan khidmat dan meriah. Upacara ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah penugasan Kodim 0419/Tanjab.
Kegiatan sakral ini dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, para purnawirawan TNI yang pernah bertugas membela tanah air, serta seluruh prajurit TNI di bawah jajaran Kodim 0419/Tanjab.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0419/Tanjab, Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han, membacakan amanat resmi dari Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si.
Dalam amanat tersebut, Panglima TNI dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh prajurit agar menjadikan TNI Prima sebagai budaya pengabdian dalam menjalankan tugas kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI menekankan lima pedoman utama yang harus diterapkan setiap prajurit, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.
Aspek profesional diwujudkan dengan menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Selanjutnya, prajurit dituntut responsif terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Pada aspek integratif, TNI diminta terus membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.
Sementara itu, aspek modern menekankan pentingnya penguasaan alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawab prajurit. Kemampuan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan terintegrasi untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Sedangkan sikap adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, sekaligus terus mengembangkan inovasi dan menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan serta kemampuan dengan perkembangan ancaman.
Panglima TNI meminta kelima penekanan tersebut dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang. (SJ)
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar