SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sinergi dengan sektor pendidikan tinggi. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat menerima audiensi jajaran Dekanat Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi di Ruang Rapat Bupati, Kamis (05/02).
Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan bagi masyarakat luas dan aparatur pemerintah daerah.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Anwar Sadat menyoroti inovasi pendidikan yang ditawarkan oleh UIN STS Jambi, khususnya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memungkinkan masyarakat menempuh pendidikan tinggi dengan lebih fleksibel melalui sistem daring (online).
“Program-program yang ditawarkan UIN STS Jambi sangat menarik dan relevan. Terutama Program RPL daring yang menjadi peluang besar bagi masyarakat kami, baik lulusan SMA maupun santri pondok pesantren, untuk meraih gelar sarjana tanpa terkendala jarak,” ujar Bupati.
Tak hanya bagi pelajar, Bupati juga berencana mengarahkan para aparatur di lingkungan Pemkab Tanjab Barat untuk memanfaatkan peluang ini. Fokus utamanya adalah para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang saat ini masih berpendidikan setingkat SMA.
“Kami akan menyosialisasikan program ini kepada PPPK Paruh Waktu. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi SDM di lingkungan pemerintahan kita,” tambah Anwar Sadat.
Sementara itu, delegasi Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi yang dipimpin oleh Wakil Dekan III beserta para Ketua Program Studi (Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Akidah dan Filsafat Islam, serta Studi Agama), mengapresiasi sambutan hangat dari pihak kabupaten.
Pihak universitas berharap Pemkab Tanjab Barat dapat menjadi jembatan informasi agar masyarakat lebih mengenal keunggulan prodi-prodi di Fakultas Ushuluddin yang fokus pada penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (*)