Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wabah PMK Merebak, DPP LDII Dorong Umat Islam Tetap Berkurban dengan Prinsip Kehati-hatian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wabah PMK Merebak, DPP LDII Dorong Umat Islam Tetap Berkurban dengan Prinsip Kehati-hatian

SERAMBIJAMBI.ID, SURABAYA – Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) yang melanda di Jawa, jangan sampai mengendurkan minat umat Islam untuk berkurban pada Idul Adha nanti. Pasalnya, dengan berkurban memiliki nilai ibadah yang tinggi, baik bagi individu maupun kemasyarakatan. Kurban memiliki multiplayer effect yang signifikan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat ditemui di kantornya, Surabaya, pada Kamis (16/6), “Secara pribadi, kurban merupakan wujud ketakwaan hamba kepada Allah. Tak ada amalan yang paling disukai Allah pada Idul Adha, selain menyembelih daging kurban,” ujar KH Chriswanto.

Secara sosial, kurban mampu meringankan beban masyarakat sampai sepekan setelah hari penyembelihan, “Pengeluaran untuk pangan bisa dikurangi karena pembagian daging kurban, ini sangat membantu. Selain itu, para peternak juga mendapat keuntungan yang berlipat untuk mengembangkan modal usahanya,” katanya.

Meskipun saat ini sedang terdapat pandemi wabah PMK, masyarakat tak perlu khawatir karena penyakit itu tak berbahaya bagi manusia. Namun, ia menyarankan tetap berhati-hati, karena manusia bisa menjadi pembawa virus PMK ke hewan lain, “Untuk itu perlu kehati-hatian, baik peternak maupun jamaah yang sedang mensurvei hewan kurban,” pungkasnya.

Senada dengan KH Chriswanto, Medik Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah drh. Slamet Kasiran mengatakan, PMK tidak berbahaya bagi manusia. Menurutnya, PMK atau yang dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) disebabkan oleh virus Aphtaee Epizootecae. Masa inklubasi virus tersebut dan sangat menular 1-14 hari sejak tertular penyakit tersebut hingga timbul gejala.

Menurutnya, penyakit yang menyerang semua hewan berkuku belah atau genap itu telah menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 1887, Indonesia pernah mengalami wabah PMK pertama kali, munculnya penyakit itu berawal di Malang kemudian menyebar ke berbagai daerah, “Per 13 Juni 2022, penyakit PMK sudah menyebar di 18 provinsi dan 180 kabupaten/kota di Indonesia. Dan ada sekitar 150 ribu ekor ternak yang sudah terjangkit PMK,” ujarnya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No.403/KPTS/PK.300/M/05/2022 dan Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 404/KPTS/PK.300/M/05/2022, Kementerian Pertanian menetapkan PMK sebagai wabah di Indonesia berawal dari Provinsi Jawa Timur dan Aceh.

“PMK menjadi wabah di Indonesia atas usulan Gubernur Jatim dan Gubernur Aceh kepada Menteri Pertanian sehingga Kementan membuat surat keputusan tentang Penetapan Daerah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (Foot and Mouth Disesase) pada beberapa Kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan Aceh,” tambahnya.

Slamet, yang juga sebagai tutor paramedik kesehatan hewan di Provinsi Jawa Tengah itu menambahkan, penyebaran penyakit ini sangat cepat dengan menyerang pada ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, unta, gajah, “Namun lebih banyak menyerang sapi, ditandai mulut berlepuh yang bersuhu tinggi antara 39-41 ⁰C. Agar tidak cepat menyebar perlu pembatasan lalu lintas ternak antar kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.

“Masyarakat bisa mendeteksi gejala PMK melalui gejala klinis, di antaranya, suhu panas dengan ditandai koncong hidung mengering, mulut mengeluarkan leletan air liur, berkurangnya nafsu makan dan produksi susu untuk sapi perah mengalami penurunan drastis sampai dengan tidak ada susunya,” jelasnya.

Menurutnya, hewan yang terpapar PMK bukan karena faktor keturunan, tetapi lebih disebabkan karena terinfeksi atau tertular ternak yang terpapar PMK melalui penularan udara. Dan rata-rata hewan yang terpapar PMK membaik dalam 14 hari setelah diobati, “Maka pencegahannya, ternak yang terpapar PMK agar dipisahkan dari ternak yang sehat dan melakukan desinfeksi kandang dan lingkungannya. Ini sifatnya adalah sementara atau temporer, sebab pengobatan bersifat mencegah infeksi sekunder,” urainya.

Untuk pencegahan, lanjutnya, ternak-ternak berkuku belah dari penyakit PMK secara permanen diperlukan vaksinasi PMK. Untuk tahap awal, pada 13 Juni 2022 telah dilakukan import vaksin PMK sebanyak 800.000 dosis. Diperuntukkan pada pusat pembibitan dan peternakan sapi perah, “Selanjutnya vaksinasi PMK secara masal akan dilaksanakan Bulan Agustus 2022 dengan vaksin produksi dalam negeri yaitu vaksin Pusvetma Surabaya,” ungkapnya.

Slamet menyebut, ternak yang terpapar PMK, daging dan susunya tidak bahaya untuk dikonsumsi manusia karena penyakit PMK tidak bersifat zoonosis (hewan yang bisa menularkan kepada manusia). PMK bisa disembuhkan dengan memberikan pengobatan antibiotik, multivitamin, antihistamin dan penurun panas. “Selain itu, obat herbal juga dapat digunakan untuk menekan penularan PMK seperti temulawak, jahe, kunir yang dicampur dengan gula merah,” ujarnya.

Menjelang Hari Raya Idul Adha, ia menghimbau masyarakat bisa memilih hewan kurban secara syar’i, memenuhi syarat dan secara klinis, ternak yang dipersiapkan untuk kurban tidak menunjukkan gejala penyakit PMK dengan dipastikan telah diperiksa dokter hewan dan mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

“Adanya penyakit PMK masyarakat jangan panik, karena bisa disembuhkan, penyakit PMK tidak menular pada manusia dan daging serta susunya tetap aman dikonsumsi jika dimasak dengan benar,” tutupnya. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Bupati Tanjab Barat Hadiri Puncak Peringatan Harganas ke-31 Tahun 2024 di Semarang

    Bupati Tanjab Barat Hadiri Puncak Peringatan Harganas ke-31 Tahun 2024 di Semarang

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Bupati Tanjab Barat Hadiri Puncak Peringatan Harganas ke-31 Tahun 2024 di Semarang SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat M.Ag, menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31 tahun 2024, yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa tengah, Sabtu (28/6). Turut hadir mendampingi Bupati Tanjab Barat, […]

  • Sambut HUT Lantas ke 67, Ditlantas Polda Jambi Gelar Pelayanan Saat Care Free Day  

    Sambut HUT Lantas ke 67, Ditlantas Polda Jambi Gelar Pelayanan Saat Care Free Day  

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sambut HUT Lantas ke 67, Ditlantas Polda Jambi Gelar Pelayanan Saat Care Free Day   SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lantas je 67 yang jatuh pada tanggal 22 September mendatang, Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menggelar berbagai kegiatan pada saat Car Free Day dibeberapa tempat wilayah hukum Polda Jambi, Minggu (18/9/22). Dikatakan […]

  • Meriahkan HUT RI ke-78, Personil Kodim 0415/Jambi ikuti giat gowes dan jalan santai

    Meriahkan HUT RI ke-78, Personil Kodim 0415/Jambi ikuti giat gowes dan jalan santai

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Meriahkan HUT RI ke-78, Personil Kodim 0415/Jambi ikuti giat gowes dan jalan santai SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Perayaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia terus berlanjut dan banyak digelar di beberapa tempat. Masyarakat mulai dari lingkungan RT hingga Pemerintah Kota dan Provinsi secara serentak menyelenggarakan berbagai permainan dan hiburan rakyat sebagai refleksi atas […]

  • Tuntut Hak sebagai Warga Kabupaten, Ribuan Warga Desa Batang Kibul Geruduk Kantor Bupati Merangin

    Tuntut Hak sebagai Warga Kabupaten, Ribuan Warga Desa Batang Kibul Geruduk Kantor Bupati Merangin

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Tuntut Hak sebagai Warga Kabupaten, Ribuan Warga Desa Batang Kibul Geruduk Kantor Bupati Merangin SERAMBIJAMBI.ID, MERANGIN – Ribuan warga Desa Batang Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, turun gunung menuntut haknya di Kantor Bupati Merangin, Rabu (25/09/2019). Mereka datang menuju kantor Bupati untuk melakukan aksi dan menuntut agar Pemerintah Kabupaten Merangin mengembalikan haknya sebagai warga […]

  • Laka Maut di Jalan Lintas Timur KM 150, Satu Orang Pengemudi Tewas Ditempat

    Laka Maut di Jalan Lintas Timur KM 150, Satu Orang Pengemudi Tewas Ditempat

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur KM 150, tepatnya di daerah Desa Kampung Baru Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjab Barat. Kecelakaan maut itu terjadi antara kendaraan R6/truk Mitsubishi Box nopol BK 8112 EG dengan kendaraan R6/truk Hino Engkel nopol B 9907 FYU. Kecelakaan maut itu terjadi pada Rabu (27/3/19) siang. […]

  • Tingginya Minat Warga yang Mengurus Paspor, Wabup Robby Minta Imigrasi Bisa Hadir di Tanjab Timur

    Tingginya Minat Warga yang Mengurus Paspor, Wabup Robby Minta Imigrasi Bisa Hadir di Tanjab Timur

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Tingginya Minat Warga yang Mengurus Paspor, Wabup Robby Minta Imigrasi Bisa Hadir di Tanjab Timur SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Wakil Bupati Tanjab Timur H Robby Nahliyansyah mengharapkan Imigrasi Kelas I TPI Jambi segera membuka unit layanan paspor di Muara Sabak. Menurutnya, selama ini warga Tanjab Timur yang mengurus paspor jumlahnya cukup tinggi. Hal itu disampaikan langsung […]

expand_less