Breaking News
light_mode
Trending Tags

Peneliti Pangan Ingatkan Kearifan Lokal Untuk Hadapi Krisis Pangan Dunia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Peneliti Pangan Ingatkan Kearifan Lokal Untuk Hadapi Krisis Pangan Dunia

SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Efek perang antara Rusia dan Ukraina, pelan tapi pasti mulai terasa di berbagai belahan dunia. Harga makanan berbahan gandum menunjukkan kenaikkan di Eropa dan Timur Tengah. Sementara kenaikan harga minyak bumi juga turut memicu inflasi di berbagai negara.

“Krisis pangan ini belum terlalu terasa efeknya secara signifikan di tanah air, namun kita harus bersiap menghadapinya,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH. Chriswanto Santoso.

Ia mengingatkan, perang kali ini menjadi alarm pentingnya kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan. Walhasil, swasembada pangan bukan lagi jargon atau hanya cita-cita, tapi jadi tujuan bangsa Indonesia.

Menurutnya, dukungan sumber daya alam dan iklim Indonesia, memungkinkan sepanjang musim untuk bercocok tanam merupakan modal yang tidak dimiliki sebagian besar negara di dunia.

KH Chriswanto juga mengatakan pangan yang menyentuh kelangsungan hidup rakyat Indonesia, saat ini terus diimpor. Ia menyontohkan gula, beras, jagung, hingga kedelai yang merupakan komoditas asli Indonesia, bahkan dibudidayakan jauh sebelum Indonesia ada, “Tapi kenyataannya, hari ini masih diimpor karena produksi dan konsumsi tak imbang. Tempe yang jadi lauk sehari-hari kedelainya masih impor,” tegasnya.

Menurutnya, sejak 2018, ketahanan pangan dijadikan salah satu dari delapan program kerja utama LDII. Ia mengingatkan, persoalan pangan menjadi sangat politis, “Pangan bisa jadi alat penekan bangsa lain. Misalnya, negara produsen menolak ekspor dengan alasan untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Dan itu bisa menyebabkan harga pangan global naik,” pungkasnya.

Komoditas seperti jagung dan kedelai, kerap pula diubah menjadi biodiesel. Isu bahan bakar tersebut, juga menyebabkan harga pangan dunia melambung, “Kami mendorong ketahanan pangan dimulai dari unit paling kecil, yakni keluarga,” ujar KH Chriswanto Santoso.

*Ketahanan Pangan Keluarga*

Hal senada disampaikan Ketua DPP LDII yang juga peneliti masalah pangan, Prof. Rubiyo mengatakan ketahanan pangan dimulai dari keluarga, karena bila setiap keluarga mampu mencukupi pangannya sendiri, maka terbentuk ketahanan pangan masyarakat.

“Selain itu, keluarga mengetahui apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mendapatkan atau memproduksi di sekitar rumah mereka,” tegasnya. Menurut Rubiyo, untuk memproduksi pangan, tiap keluarga bisa memanfaatkan pekarangan dan tak perlu halaman yang sangat luas atau bisa dengan menerapkan model _urban farming_.

Dengan mengetahui kebutuhan dan cara mengolahnya, ketahanan dan ketersediaan pangan bahkan kedaulatan pangan Indonesia dapat tercipta.

Ia mencontohkan, teknologi saat ini sangat memungkinkan untuk memproduksi pangan sendiri, dari hidroponik, pot, dan untuk kebutuhan protein bisa beternak ikan, “Semua itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan rumah,” ujarnya.

Mengenai krisis pangan global, bisa diantisipasi rakyat Indonesia dengan kembali kepada kearifan lokal, “Swasembada pangan tahun 1980-an itu bagus, hanya saja mereka yang mengkonsumsi jagung, gaplek, dan sagu berubah mengkonsumsi beras hanya karena takut dibilang miskin. Lambat laun berubah pula budayanya,” ujarnya.

Agroekosistem negara Indonesia dan terdiri dari banyak suku, menurutnya memiliki kearifan lokal berupa makanan pokok yang sifatnya spesifik, dan secara turun temurun diusahakan. Menurutnya, bila jagung, umbi-umbian, sagu, dan pisang bisa diolah sedemikian rupa bisa menghasilkan pangan yang berkualitas.

“Selain itu juga mempunyai nilai tambah dan sekaligus memiliki daya saing. Mampu mencukupi kebutuhan karbohidrat dan protein sekaligus,” ungkapnya.

Rubiyo mengatakan ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga dan melakukan diversifikasi sumber pangan lokal, mampu menciptakan swasembada dan kedaulatan pangan. Dengan demikian, krisis pangan dunia bisa dihadapi dan diadaptasi dengan baik. (kim/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Buka Rakor Badan Kepegawaian Daerah, Ini yang Disampaikan Gubernur Jambi

    Buka Rakor Badan Kepegawaian Daerah, Ini yang Disampaikan Gubernur Jambi

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Fachrori Umar membuka Rapat Koordinasi Manajemen Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi, Selasa (9/4/19) di Griya Mayang Bappeda Jambi. Adapun Rakor kali ini menyusun tema “Kita Bangun Sinergitas Implementasi Kebijakan Manajemen Kepegawaian untuk Meningkatkan Mutu dan Kualitas Pelayanan Publik di Bidang Kepegawaian dalam Upaya Mendukung Terwujudnya Jambi TUNTAS 2021”. Bahkan […]

  • Kunker ke Polda Jambi, Ini yang Dibahas Komisi III DPR RI

    Kunker ke Polda Jambi, Ini yang Dibahas Komisi III DPR RI

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Kunker ke Polda Jambi, Ini yang Dibahas Komisi III DPR RI SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Polda Jambi menerima kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI yang membidangi masalah Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Keamanan, Jumat (31/1/2020). Tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Wakil Ketua komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa yang memimpin rombongan disambut langsung […]

  • Buka Puasa Bersama TNI–Polri, Perkuat Sinergitas Jelang Pengamanan Ops Ketupat 2026

    Buka Puasa Bersama TNI–Polri, Perkuat Sinergitas Jelang Pengamanan Ops Ketupat 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Buka Puasa Bersama TNI–Polri, Perkuat Sinergitas Jelang Pengamanan Ops Ketupat 2026 SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI — Kebersamaan dan sinergitas antara TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Rabu (25/2/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri jajaran pimpinan serta personel kedua […]

  • Kapolda Jambi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung DItpolairud

    Kapolda Jambi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung DItpolairud

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Kapolda Jambi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung DItpolairud SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi, MSi pagi ini melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung Mako Ditpolairud Polda Jambi. Kegiatan ini dilakukan Senin (20/4) pukul 08.00 di Jalan Sultan Thaha, Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura. Kegiatan dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol Dul […]

  • Pj Bupati Tutup Liga Askab PSSI Sarolangun Tahun 2023

    Pj Bupati Tutup Liga Askab PSSI Sarolangun Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Pj Bupati Tutup Liga Askab PSSI Sarolangun Tahun 2023 SERAMBIJAMBI.ID, SAROLANGUN – Penjabat Bupati Sarolangun Dr. Ir. Bachril Bakri, M.App, Sc menyaksikan secara langsung pada pertandingan babak final Liga Askab PSSI Sarolangun tahun 2023 sekaligus menutup secara resmi ajang turnamen sepakbola tersebut, Minggu (10/09/23) sore di Stadion Gelora Sport Center Sarolangun. Dalam kegiatan tersebut hadir […]

  • Pemkab Tanjab Barat Siapkan Embung Desinfektan, Bupati: Desa atau Kelurahan yang Membutuhkan Bisa Ambil di Posko

    Pemkab Tanjab Barat Siapkan Embung Desinfektan, Bupati: Desa atau Kelurahan yang Membutuhkan Bisa Ambil di Posko

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Pemkab Tanjab Barat Siapkan Embung Desinfektan, Bupati: Desa atau Kelurahan yang Membutuhkan Bisa Ambil di Posko SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, per tanggal 1 April lalu secara resmi telah berlakukan pembatasan akses Pelabuhan Roro sebagai upaya pencegahan penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19) di Tanjab Barat. Pembatasan akses pelabuhan roro yang dimaksud merupakan […]

expand_less