PGRI Ranting Lambur Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI dan HGN ke-75

0 304

PGRI Ranting Lambur Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI dan HGN ke-75

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting Lambur II, Siau Dalam menggelar upacara peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-75, Rabu (25/11/20) bertempat di halaman SDN/116 Lambur II, Muara Sabak Timur.

Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh majelis guru baik dari guru Paud, TK, SD, SMP, MTS, SMK serta Kepala Desa Lambur I, dan Kepala Desa Lambur II dan diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari setiap sekolah.

Selaku pembina upacara, Koorlap Dinas Kecamatan Muara Sabak Timur, Wagimin, S.Pd, M.Pd yang sekaligus membacakan teks pidato Menteri Pendidikan, Nadiem Anwar Makarim.

“Upacara Peringatan HUT PGRI dan HGN ke-75”

Dalam pidatonya itu, Nadiem menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Guru Nasional tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena dalam situasi pandemi Covid-19.

Maka sistim pendidikan dimana saja bahkan di dunia juga terkena dampak langsung. Dengan demikian maka sekolah-sekolah banyak yang ditutup dan diadakan belajar di rumah atau daring.

Nadiem sangat mengapresiasi dan terharu atas upaya yang dilakukan oleh guru agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan dengan berbagai cara yakni melalui daring hingga belajar kelompok serta belajar tatap muka bergilir dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain itu, ada juga guru yang mendatangi ke rumah-rumah untuk membantu proses belajar mengajar.

Nadiem juga menyampaikan bahwa di tahun 2021 akan berkomitmen memperjuangkan para guru honorer melalui seleksi yang demokratis menjadi PNS dengan kuota cukup besar.

“Upacara Peringatan HUT PGRI dan HGN ke-75”

Menanggapi pidato Menteri Pendidikan, Wagimin S.Pd, M.Pd yang selaku koodinator lapangan (pengawas) tentunya sangat berharap hal itu nyata.

Menurutnya disetiap sekolah pada umumnya kekurangan guru PNS. Dikarenakan guru angkatan 1982-1983 rata-rata sudah masa pensiun hingga akhir tahun 2023.

Jadi menurutnya, pengangkatan guru tahun 2021 perlu dilakukan dengan skala besar dan kuota yang besar, karena lulusan sarjana di negara kita cukup banyak yang belum mendapat pekerjaan.

Senada dengan hal tersebut, Sukariyanto, S.Pd selaku Ketua PGRI Ranting mengaharapkan apa yang disampaikan oleh menteri pendidikan itu dapat terlaksana di tahun 2021 akan datang.

Menurutnya, apa yang disampaikan Menteri Pendidikan sangat tepat karena mengingat banyaknya guru yang masa pensiun.

“Kita berharap semoga apa yang disampaikan Menteri Pendidikan dapat terlaksana, agar proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik khususnya untuk guru SD satu kelas satu dan guru yang merangkum semua mata pelajaran,” ucapnya

Dan untuk PGRI, Sukariyanto berharap agar guru kedepan meningkat kedisplinan dalam bertugas sebagai abdi negara. Ia mengakui bahwa kesejahteraan para guru sudah cukup besar maka guru dituntut lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya kedepan, guru merupakan masa depan bangsa,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sukariyanto sengaja mengundang 16 orang para guru pensiun dan yang masuk masa pensiun agar dapat ikut serta hadir untuk diberikan piagam dan hadiah penghargaan sebagai abdi negara.

Terpisah, Eko Gunawan, Kepala Sekolah SDN 116 dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis guru yang hadir dalam kegiatan memperingati HUT PGRI ke -75 dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Memaknai Pidato Menteri Pendidikan, agar apa yang disampaikan Menteri Pendidikan dapat terlaksana di tahun 2021, agar sekolah-sekolah yang kekurangan guru dapat melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik.

Dan untuk seluruh para guru, agar tetap menjaga solidaritas kekompakan dalam menjalankan profesi sebagi guru. Guru merupakan teladan dihadapan Nusa dan Bangsa serta masa depan Bangsa. (Jumi/Adv)

Leave A Reply