Lahir di Kapal Tujuan Batam – Kuala Tungkal, Bayi Laki-laki Diberi Nama Fajar Satria Pratama

0 15.772

Lahir di Kapal Tujuan Batam – Kuala Tungkal,  Bayi Laki-laki Diberi Nama Fajar Satria Pratama

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bayi laki-laki yang lahir di dalam Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Satria Pratama, saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam menuju Pelabuhan Roro Kuala Tungkal diberi nama seperti nama Kapal yang ditumpanginya yakni Fajar Satria Pratama.

Bayi laki-laki yang merupakan anak pertama dari pasangan suami-istri, Irama (suami) dan Novi Amandasari (Istri) tersebut lahir pada hari Kamis 27 Februari 2020 sekitar pukul 04.15 WIB, di KMP Satria Pratama.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kuala Tungkal, Iptu Agung Heru Wibowo, SH, MH dikonfirmasi serambijambi.id membenarkan adanya seorang penumpang yang melahirkan di dalam KMP Satria Pratama, saat dalam perjalanan berlayar dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam menuju Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

Penumpang tersebut melahirkan seorang bayi laki-laki yang kemudian diberi nama Fajar Satria Pratama. Bayi laki-laki tersebut merupakan anak dari pasangan Irama dan Novi Amandasari.

“Kapolsek Kawasan Pelabuhan saat akan membawa penumpang yang melahirkan di dalam kapal ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal”

Kemudian, saat Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, ibu dan bayi langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Umum KH. Daud Arif Kuala Tungkal untuk dilakukan pemeriksaan medis,” ujar Kapolsek

Terpisah, Irama warga asal Jambi yang merupakan ayah dari bayi laki-laki tersebut saat dijumpai serambijambi.id di kediaman Hj. Ndut di jalan Siswa Kuala Tungkal menyampaikan, nama untuk anaknya tersebut diberikan oleh Kapten Kapal KMP Satria Pratama.

Nama yang diberikan itu “Fajar Satria Pratama”. Saya sangat setuju dengan nama tersebut. Nama tersebut menurutnya sangat sesuai, Fajar itu Pagi, Satria itu Laki-laki/Kekuatan dan Pratama itu Anak Pertama,” ujarnya dengan gembira.

Saya asal Jambi, bekerja di Batam. Rencananya dari Batam itu tujuannya mau ke Palembang (Kampung Istri).

Gak disangka, Allah berkehendak lain, melahirkan di Kapal. “Waktu istri mau melahirkan prosesnya itu dibantu dengan Ibu Hj. Ndut,” sambungnya

BERITA TERKAIT : Bayi ‘Fajar Satria Pratama’ Dapat Hadiah Gratis Naik Kapal Seumur Hidup

Sementara, Ibu Hj. Ndut yang menolong proses melahirkan tersebut menyampaikan, saat menolong melahirkan itu ada sedikit rasa cemas, was-was dan takut.

Waktu motong tali pusarnya aja kita pakai pisau karter. Tapi, karena sudah darurat, ya kita hadapi. “Alhamdulillah, ibu dan bayinya lahir dengan selamat,” katanya

Tadi, Ibu dan bayinya sudah kita bawa ke Rumah Sakit. Alhamdulillah kata dokter, ibu dan bayinya sehat,” tukasnya (SJ)

Leave A Reply