PLN Resmikan Listrik Pedesaan di Kuala Betara, Bupati Tanjab Barat Minta Seberang Kota Juga Dialiri Listrik

GM PLN S2JB : Tahun 2020 Listrik di Seberang Kota Sudah Bisa Menyala

0 185
Loading...

PLN Resmikan Listrik Pedesaan di Kuala Betara, Bupati Tanjab Barat Minta Seberang Kota Juga Dialiri Listrik, GM PLN S2JB : Tahun 2020 Listrik di Seberang Kota Sudah Bisa Menyala

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – PT. Perusahan Listrik Negara (PLN) meresmikan listrik pedesaan di Desa Tanjung Pasir dan Kelurahan Betara Kiri, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Selasa (19/11/12) bertempat di Pasar Desa Tanjung Pasir. Peresmian itu dipimpin oleh General Manager PLN S2JB Bapak Daryono didampingi Bupati Tanjab Barat DR. Ir. H. Safrial, MS, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Ir. Harry Andria.

Tampak hadir pada acara peresmian tersebut yakni, Kasdim 0419 Tanjab, Asisten III Setda Tanjab Barat, Kepala OPD, Kapolsek Betara, Danramil Tungkal Ilir, Manager PLN UP3 Jambi dan Manager PLN ULP Kuala Tungkal, Camat Kuala Betara, para Kades dan Lurah se-Kecamatan Kuala Betara, masyarakat Desa Tanjung Pasir serta tamu dan undangan lainnya.

Dalam sambutanny, Bupati Tanjab Barat DR. Ir. H. Safrial, MS mengapresiasi peresmian listrik pedesaan ini. “ini yang kita idam-idamkan dari dulu, Karena dalam visi misi kami membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih dan sebagainya.

“Terima Kasih kepada PT. PLN atas program listrik pedesaan ini, ini merupakan hal paling dinanti oleh masyarakat serta dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati

Dulu ketika saya baru dilantik, Rasio elektrifikasi (Rasio Kelistrikan) di Tanjab Barat masih 52 persen, sekarang sudah naik menjadi 81 persen. Itu adalah kemajuan selama empat tahun terakhir. Harapan saya diakhir jabatan ini, Rasio elektrifikasi bisa mencapai 95 persen,” tambahnya.

Kemudian, lanjut Bupati, saya meminta kepada General Manager PLN S2JB, Manager PLN UP3 Jambi dan Manager PLN ULP Kuala Tungkal saya minta wilayah Seberang Kota bisa juga teraliri listrik.

“Kita minta bisa dimasukan ke dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) agar bisa teraliri listrik karena mulai dari jalan 520 di Batang Asam, jalan 530 di WKS terus jalan ke Margo Rukun sampai ke seberang Roro itu jalan sudah dibuat, tinggal lagi tolong dialiri listrik supaya dimasukan kedalam RUPTL PLN,” Pinta Bupati

General Manager PLN S2JB Daryono dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tokoh masyarakat di Desa Tanjung Pasir dan Kelurahan Betara Kiri yang selalu memberikan semangat buat rekan rekan kami di PLN untuk membangun jaringan listrik ini sehingga bisa terbangun dengan baik.

Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah, baik itu Pemerintah Kabupeten Tanjab Barat maupun Pemerintah Provinsi Jambi terutama Dinas ESDM yang selalu bersinergi dengan PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Jambi ini dan juga meningkatkan rasio Desa berlistrik.

Tentunya juga antusias msyrakat sangat mendukung sekali dalam mewujudkan pembangunan kelistrikan ini, karena tanpa dukungan dari masyrakat terutama yang dilewati jaringan jaringan distribusi ini, yang sudah merelakan pohon pohonnya untuk dipangkas di jalur yang dilewati jaringan distribusi ini. Ini merupakan suatu dukungan yang luar biasa, kami berikan apresiasi yang sebesar besarnya,” sebutnya

Terkait listrik di wilayah Kecamatan Seberang Kota, sebelum Pak Bupati minta, kami sudah menganggarkannya, jadi untuk seberang kota kami targetkan semester pertama di tahun 2020 sudah bisa menyala dan Desember ini kami sudah mulai mobilisasi peralatan terutama tiang, mudah mudahan bisa kita kirim kesana.

Daryono mengakui butuh support dari Bupati, yakni tapak tower, karena menurutnya jika melewati kawasan perkebunan cukup jauh sehingga tegangan yang diterima di Seberang Kota sangat rendah nantinya. “Sehingga kami memutuskan kami memakai tower menyeberang di Desa Lumahan satu tower, kemudian 1 tower lagi di Parit Pudin nyeberang ke Desa Harapan jaya, Alhamdulillah saya sudah survey menyeberang kesana, mudahan mudahan target kita bisa terealisasi pak,” ujarnya.

Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan Jaringan listrik untuk Desa Tanjung Pasir dan Kelurahan Betara kiri ini dengan panjang jaringan untuk melistriki sekitar 10,55 KM Sirkuit, kemudian jaringan tegangan rendah sekitar 14,3 KM.

“Selanjutnya kita ada bangun 8 Gardu Travo/Gardu Distribusi. Kapasitas 7 Gardu kapasitas 50 Kilo Volt dan 1 kapasitas 100 KV dan nilai investasi yang kami tanamkan di Desa Tanjung Pasir untuk membangun ini sekitar Rp. 28 Milyar.

Jangan melihat nilai investasinya yang cukup besar tapi, Ini sudah menjadi Tugas PLN, PLN sudah diberikan tugas dari Pemerintah untuk melistriki ke seluruh pelosok negeri, selama kita bisa masuk akan kita tempuh untuk melistriki negeri ini,” bebernya

Sementara, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Ir. Harry Andria dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran PLN Sumbangsel yang sangat responsive sekali dalam dua tahun ini memenuhi kebutuhan masyarakat untuk dialiri listrik.

Kemudian, salah satu kendala yang kita hadapi sebenarnya adalah kuranya prasarana dan sarana yang terkait dengan kelistrikan ini, dengan adanya listrik masuk desa ini kendala itu dapat terpenuhi dan kesejahteraan masyrakat ikut meningkat,” ujarnya

Secara umum pembangunan kelistrikan di Provinsi Jambi ini sudah cukup baik, itu terbukti dari rasio elektrifikasi di Provinsi Jambi itu sudah mencapai 98,8 persen. Akan tetapi memang Kabupaten Tanjab Barat termasuk yang rendah. Hal itu memacu kami untuk bersinergi dengan PLN agar Kabupaten Tanjab Barat ini jangan tertinggal dari Kabupaten lain.

Oleh sebab itu, dari 65 Desa di Provinsi Jambi yang belum dialiri listrik di Provnsi Jambi 25 Desa ada di Tanjung Jabung Barat. Dengan dialirinya listrik sekarang ada 4 Desa berarti tinggal 21 Desa. Kemudian seperti yang disampaikan oleh General Manager PLN S2JB di semester I di Tahun 2020, 19 Desa yang belum belistrik akan dimulai kelistrikannya.

Maka, jangan lagi berpikir bahwa Provinsi tidak perduli, karena dari Provinsi Peduli dengan namun dengan cara kami dan aturan yang ada. “Kami bergerak terus, Kabupaten Tanjung Jabung Barat kekurangan listrik itu yang kami utamakan. Mudah mudahan ditahun 2020 rasio Kelistrikan di Tanjung Jabung Barat sudah  mencapai 95 persen,” papar kadis ESDM

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian dana bantuan dari Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) sebesar RP. 40 juta untuk Pembangunan Masjid Hidayatul Muttaqin Desa Tanjung Pasir, dan penyalaan sirine serta penyalaan MCB di rumah pelanggan sebagai tanda bahwa listrik pedesaan di Desa Tanjung Pasir telah diresmikan. (SJ)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.