Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pekerjaan Dinilai Amburadul, Aktivitas Jalan Patunas Lumpuh!, Pedagang : Penghasilan Kami, Hanya Untuk Menyambung Hidup Sehari-hari

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Pekerjaan fisik proyek peningkatan jalan di Kabupaten Tanjab Barat memang sangat dibutuhkan, seperti halnya pekerjaan fisik proyek peningkatan di Jalan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat yang saat ini sedang dikerjakan oleh pihak rekanan. Yang mana posisi jalan tersebut posisinya termasuk jalan protokoler atau jalan jalan utama yang menjadi pusat keramaian lalu lintas.

Pekerjaan fisik proyek peningkatan jalan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir (Rigid Beton, red) tersebut bersumber dari APBD-P Tanjab Barat dengan nilai anggaran Rp. 6.994.100.000,- sesuai nomor ; 2624290/06/POKJA22-KONSTR/I/DPUPR/2018 dan selaku pemenang lelang PT. PILI AND TRIS SUNAS dengan harga penawaran sebesar RP. 6.736.300.000.00,- dan pelaksanaan pekerjaan fisik dilapangan sesuai kontrak selama 40 hari kalender.

Pekerjaan fisik proyek peningkatan jalan Patunas itu dinilai oleh sejumlah aktivis, terkesan dikerjakan semberawut alias amburadul. Lokasi pekerjaan itu memang dilokasi yang sangat vital, terutama bagi warga disekitar (Pedagang, red) untuk mencari nafkah.

Salah satu aktivis di Kabupaten Tanjab Barat, Kms Bujang Azhari yang juga selaku Ketua LSM Pakam merasa resah, menurutnya selain Pedagang, di sekitar lokasi pekerjaan itu juga ada berdiri Mini Market, yakni Fresh Tungkal yang setiap hari selalu ramai dikunjungi masyarakat Kabupaten Tanjab Barat untuk berbelanja.

Masih menurut Azhari, dalam pekerjaan tersebut ada item penyiapan badan jalan 1.350 M2 tidak dikerjakan, timbunan biasa dari galian 243 M3 dan lapisan pondasi kelas B 108 M3 yang semestinya dikerjakan dengan rincian yang pas. Tinggi timbunan biasa dari galian itu 45 cm dan tinggi lapisan pondasi kelas B 20 cm untuk menutupi drainase lama yang akan dipadatkan dan batu Agregat B dan A bercampur dengan tanah, sehingga ketika digilas dengan Bomag terlihat seperti tanah lumpur yang dicampar.

“Diyakini rekanan yang kerja tidak mengikuti aturan yang ada. Herannya lagi, kenapa proyek milyaran rupiah seperti ini direksiketnya tidak ada dilokasi, padahal fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk sebagai sekretariat, yakni agenda konsultan pengawas dan menampung aspirasi stik holder maupun masyarakat. Hal ini memang diharuskan didalam Kontrak kerja sesuai Kepres RI.

“Direksiket itu sangat penting keberadaannya, agar konsultan pengawas dapat bekerja dengan baik dan juga pelaksanaan proyek ini dikerjakan transparan, sehingga tidak menimbulkan praduga-praduga yang jauh dari hasil kualitas pekerjaan. Direksiket itu memang harus diadakan, dikarenakan direksiket tersebut sudah termasuk didalam penawaran rekanan yang mendapat pekerjaan,” sebut Ketua LSM Pakam.

Muhammad Aris, selaku pedagang dilokasi pekerjaan itu mengatakan, apakah jalan ini akan ditutup total sampai 40 hari?, sesuai dengan kontrak kerja rekanan. Kalau masa pekerjaan ini sampai ditutup 40 hari, lalu bagaimana nasib kami pedagang kaki lima ini untuk menyambung hidup sehari-hari, yang hanya semata mata mengandalkan pencarian dari hasil berdagang. “Kepada Bapak Bupati tolong sampaikan dan perintahkan Dinas terkait untuk memberitahukan kepada rekanan, untuk bekerja dengan baik agar tidak merugikan para pedagang yang ada dilokasi pekerjaannya.

“Jujur saja, hasil dari berdagang kami di sini hanya untuk menyambung hidup sehari-hari, kalau kami sebagai orang tua masih bisa tahan segalanya, namun kami juga ada tuntutan dari anak kami masing-masing. Anak kami juga perlu hidup pak, perlu makan dan yang lainnya, sedikitpun kami tidak akan menghambat, apa lagi soal pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” keluh Muhammad Aris

Sementara, Ketua DPD Jambi Kongres Advokat Indonesia H. Hevvi Zainsyah SH, CLA, di tempat terpisah, (5/12/18) mengatakan, saya ini juga pernah mendalami dunia kontraktor, jadi saya tidak bisa dibohongi tentang pekerjaan apapun. Sudah saya amati beberapa hari, bahkan di media pun saat ini sudah ramai, namun pola kerja rekanan masih juga semau-maunya. Saya yakin, rekanan dan konsultan pengawasnya ini sama sekali tidak mengetahui sistem pekerjaannya, terlihat jelas dilokasi kerjanya amburadul dan saya yakini pekerjaan ini sudah jelas tidak mengikuti Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang sudah ditetapkan oleh dinas terkait.

“Diluar dari itu, adakah pemikiran dari rekanan untuk memikirkan nasib-nasib para pedagang di sekitar lokasi itu, beberapa banyak pedagang dilokasi kerjaan tersebut yang menjerit dan mengeluh dikarenakan akses jalannya di tutup total oleh rekanan. Kita lihat contoh pola kerja di jalan lain, seperti jalan pahlawan, sama-sama mengerjakan pekerjawab rigid beton, namun pekerjaan di jalan pahlawan sama sekali tidak menyusahkan para pedagang yang ada disekitar lokasi itu.

Untuk hal seperti ini, Pak Bupati harus bertindak, sebab sudah beberapa kali diterbitkan di media terkait dengan pekerjaan ini yang bikin masyarakat pedagang mengeluh, namun tidak ada tanggapan dari dinas terkait. Hal ini tentu salah satu menjadi tanggung jawab Bupati selaku Kepala Daerah, karena kesejahteraan masyarakat harus diperhatikan. Kalau bupati tidak mau turun langsung, bupati tinggal perintahkan dinas terkait untuk mengajarkan cara kerja rekanan ini yang lebih baik lagi dan tidak menyusahkan masyarakat banyak. Kalau bukan bupati yang memerintahkan Dinas PUPR, saya pastikan dinas tersebut tidak akan turun kelokasi untuk mengecek apa-apa yang terjadi dilokasi pekerjaan itu,” ujar Ketua DPD Jambi Kongres Advokat Indonesia H. Hevvy Zainsyah SH, CLA.

BACA JUGA : Sejumlah Pedagang Keluhkan Penutupan Akses Jalan Patunas Secara Total

Terpisah, Ketua Tim TP4D Kejari Tanjab Barat, Achmad Zulkarnain, SH MH, dikonfirmasi tim serambijambi.id via telepon seluler, Rabu (5/12/18), terkait pekerjaan proyek peningkatan Jalan Patunas tersebut mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih, karena pada pekerjaan APBD-P ini, kita Tim TP4D tidak dimintai pendampingan oleh Dinas terkait. Namun, kita akan terus pantau pekerjaan pekerjaan dilapangan, apabila nantinya ditemukan pekerjaan itu lewat waktu dan apabila memang nantinya ada temuan pada pekerjaan itu, tetap akan kita proses,” pungkasnya (tim)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Program Quick Wins Presisi, Polres Tanjab Barat Raih Juara 1 Lomba Bhabinkamtibmas Tingkat Nasional

    Program Quick Wins Presisi, Polres Tanjab Barat Raih Juara 1 Lomba Bhabinkamtibmas Tingkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Program Quick Wins Presisi, Polres Tanjab Barat Raih Juara 1 Lomba Bhabinkamtibmas Tingkat Nasional SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Polres Tanjab Barat Polda Jambi berhasil raih juara 1 perlombaan Bhabinkamtibmas Tingkat Nasional pada Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2023. Pengumuman pemenang lomba inipun diumumkan langsung melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen […]

  • Hari ke 3 Idul Fitri, Kapolda Jambi Monitoring Objek Wisata Danau Sipin 

    Hari ke 3 Idul Fitri, Kapolda Jambi Monitoring Objek Wisata Danau Sipin 

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Hari ke 3 Idul Fitri, Kapolda Jambi Monitoring Objek Wisata Danau Sipin  SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo didampingi oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Feri Handoko dan Kapolresta Jambi Kombes Pol. Eko Wahyudi kunjungi objek wisata Danau Sipin dan monitoring kegiatan masyarakat pada Rabu, (04/05) Kapolda Jambi melalui Kabid Humas […]

  • Dandim 0415 Jambi Ajak Warga dan Pelaku Usaha Perkebunan untuk Tidak Lakukan Pembakaran saat Membuka Lahan

    Dandim 0415 Jambi Ajak Warga dan Pelaku Usaha Perkebunan untuk Tidak Lakukan Pembakaran saat Membuka Lahan

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dandim 0415 Jambi Ajak Warga dan Pelaku Usaha Perkebunan untuk Tidak Lakukan Pembakaran saat Membuka Lahan SERAMBIJAMBI.ID, MUAROJAMBI – Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi keberlangsungan kehidupan perekonomian masyarakat. Karhutla benar-benar menjadi atensi bagi banyak pihak, mulai dari TNI hingga instansi pemerintah dan swasta untuk melakukan […]

  • Petugas Puskesmas Muara Kibul Keluhkan Kebijakan Kapus, Ini Kata Kapus Muara Kibul

    Petugas Puskesmas Muara Kibul Keluhkan Kebijakan Kapus, Ini Kata Kapus Muara Kibul

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, MERANGIN – Baru saja selesai kehebohan yang terjadi di tubuh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Muara Kibul, Kecamatan Tabir Barat tentang mobil Ambulance yang kedapatan digunakan untuk mengangkut batu bata, kini muncul lagi isu baru. Puskesmas Muara Kibul yang terletak di Desa Muara Kibul, Kecamatan Tabir Barat kini ada gejolak yang terjadi yang mana permasalahan […]

  • Wabup Tanjab Barat Berikan Apresiasi kepada PT. LPPPI di Acara Pelatihan Pemberdayaan Perempuan

    Wabup Tanjab Barat Berikan Apresiasi kepada PT. LPPPI di Acara Pelatihan Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Melestarikan hutan alam, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan keterampilan dengan melibatkan perempuan di kawasan hutan untuk kesejahteraan keluarga. Perempuan dalam perannya sebagai pengelola rumah tangga seringkali memanfaatkan alam sebagai elemen pemenuh kebutuhan hidup. Mengingat begitu pentingnya keberadaan alam dalam kehidupan keluarga, maka PT. LPPPI bekerjasama dengan Pemkab Tanjab Barat menggelar kegiatan pelatihan […]

  • Lakalantas “Avanza Vs Truck” di Terjun Gajah, Satu Korban Meninggal Dunia

    Lakalantas “Avanza Vs Truck” di Terjun Gajah, Satu Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Lakalantas “Avanza Vs Truck” di Terjun Gajah, Satu Korban Meninggal Dunia SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjab Barat, kali ini kecelakaan lalulintas terjadi antara mobil Avanza warna hitam BH 1848 MF dengan mobil truck BH 8174 EL. Peristiwa itu terjadi di jalan lintas Kuala Tungkal – Jambi, […]

expand_less