Waspada!, Buaya Ganas Sedang Bersarang dan Mengeramkan Telurnya di Kebun Warga
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month Selasa, 4 Des 2018
- comment 0 komentar
- print Cetak

"Foto : Ilustrasi/Buaya Air Asin yang ditangkap warga Desa Tanjung Senjulang/Dok : Ist SJ"
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Masyarakat Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjab Timur, Provinsi Jambi diharap untuk waspada dengan keganasan buaya, jika tidak kewaspadaan itu di jalani maka akan menimbulkan bahaya dan korban jiwa, karena Induk buaya ganas terlihat lagi bersarang dan mengeramkan telurnya di kebun milik warga.
Induk buaya ganas itu terlihat oleh beberapa warga sekitar, “Induk buaya ganas telah bersarang dan mengeramkan telurnya di kebun milik kirno warga Rt 23 Dusun kemang Desa Catur Rahayu”, pada hari Senin (3/12/18).
Didik, selaku pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana Catur Rahayu menceritakan, bahwa sarang buaya yang ditemukan tersebut merupakan buaya ganas yang dapat membahayakan warga sekitar.

“Lokasi Penampakan Buaya Ganas di Kebun Milik Warga Desa Catur Rahayu”
“Buaya ganas itu sedang mengeramkan telurnya dikebun, semoga dinas terkait mau turun mengatasi hal ini supaya warga tidak resah”.
Semua ini terjadi mungkin karena pembangunan tanggul PU tidak sesuai peraturan yang berlaku sesuai undang-undang konservasi,” ujar Didik.
Hal senada juga disampaikan oleh Camat Dendang, dirinya menghimbau agar warga disekitar sungai untuk tetap waspada karena ada buaya ganas disungai.
“Saya meminta kepada warga sekitar waspada karena buaya yang ada disungai sudah diketahui warga sangat ganas.
BACA JUGA : Heboh!, Warga Desa Tanjung Senjulang, Tangkap Seekor Buaya
BACA JUGA : Heboh!, Warga Pandan Jaya Tangkap Buaya Raksasa di Sungai Timur
Hal itu sudah pernah terjadi, banyak warga menjadi korban keganasan buaya tersebut. Bahkan dalam satu tahun bisa sampaikan dua kali warga menjadi korban dan juga sampai ada korban jiwa. Dengan kewaspadaan warga, semoga kejadian kejadian yang pernah terjadi, tidak terulang kembali,” himbau camat. (Jumi)
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar