SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Ada pemandangan berbeda di kawasan Alun-Alun Kualatungkal saat senja mulai menyapa. Di tengah hiruk-pikuk warga menanti azan magrib, puluhan awak media yang tergabung dalam Pandawa Media Group justru sibuk membagikan takjil dan merangkul puluhan anak yatim dalam balutan suasana penuh haru.
Kegiatan bertajuk “Berkah Ramadhan” ini digelar bukan sekadar seremoni rutin. Pandawa Media Group ingin membuktikan bahwa insan pers tidak hanya tajam dalam memberitakan, tetapi juga memiliki sisi humanis yang kuat melalui aksi nyata di lapangan.
Suasana religius kian kental saat musik islami mengalun mengiringi pembagian paket takjil kepada masyarakat. Puncak acara terjadi saat prosesi santunan diberikan kepada puluhan anak yatim. Senyum sumringah terpancar dari wajah anak-anak tersebut, menciptakan momen emosional bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Perwakilan Pandawa Media Group, Deni Padak, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan, termasuk Kopi Paman dan Copa Music Corner, yang telah memberikan dukungan tulus. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujar Deni.
Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa kegiatan ini merupakan misi besar untuk merawat kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan. Menurutnya, wartawan harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat mencari berita, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata kebersamaan dan kepedulian. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan hadir untuk berbagi. Ke depan, kami membuka lebar pintu kolaborasi untuk kegiatan sosial lainnya,” tambahnya.
Salah satu anak yatim penerima santunan mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan para awak media. Dengan nada polos, ia berjanji akan belajar lebih giat agar kelak bisa membantu orang lain, persis seperti yang dilakukan Pandawa Media Group hari ini.
Di sisi lain, seorang dermawan yang terlibat mengaku terharu bisa menjadi bagian dari aksi ini. Ia menyebut momentum Ramadhan sebagai “ladang amal” yang paling tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar-elemen masyarakat.
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama, mempertegas pesan bahwa di bulan yang suci, kolaborasi kebaikan adalah kunci. (*)