Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sambut HUT RI, LDII Yakinkan Ponpes Bukan Sarang Radikalisme

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sambut HUT RI, LDII Yakinkan Ponpes Bukan Sarang Radikalisme

SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Segenap rakyat Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia. HUT kemerdekaan Indonesia selalu menjadi pengingat masa lalu, mengenai perjuangan para pahlawan sekaligus pencapaian dan proyeksi masa depan Indonesia.

“Kemerdekaan ini lahir dari upaya yang gigih dari para pejuang bangsa. Kita wajib bersyukur dengan perjuangan mereka, sehingga negara Indonesia ini eksis. Namun persoalan-persoalan kebangsaan akan tetap ada sesuai dinamika zaman,” ungkap Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso saat ditemui di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Selasa (16/8).

Ia menggarisbawahi bahwa pondok pesantren beberapa kali turut terlibat langsung dalam menghadapi masalah yang dihadapi bangsa. Bahkan, pondok pesantren tidak pernah absen dalam perjuangan bangsa Indonesia sejak zaman kolonial.

“Kita lihat sejarahnya, ketika menghadapi penjajahan, pondok-pondok pesantren mengirimkan ribuan santrinya ke medan perang. Begitu pula saat bangsa ini menghadapi komunisme, maka pesantren menjadi salah satu basis perlawanan. Begitupun di saat bangsa ini menghadapi Covid-19, pondok-pondok pesantren menyiapkan fasilitasnya untuk melakukan vaksinasi. Pondok selalu hadir dalam pentas bangsa,” lanjut Chriswanto.

Menurut Chriswanto, di abad internet ini persoalan kebangsaan terus mendapat tantangan. Bila dahulu kala, rempah membawa penjajahan Indonesia ke Eropa, “Kini masalah perebutan sumberdaya, dan Indonesia sebagai negara berpenduduk besar merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk-produk asing,” imbuhnya.

KH Chriswanto mengatakan, globalisasi menempatkan Indonesia sebagai tujuan pengaruh berbagai ideologi. Setiap ideologi, menurutnya melahirkan radikalisme, “Bukan hanya Islam, agama-agama lainnya juga mengalami masalah dengan radikalisme. Bahkan liberalisme yang radikal menghasilkan LGBT hingga hedonisme berupa pemujaan terhadap duniawi,” ungkap KH Chriswanto.

Persoalannya, Indonesia dengan mayoritas umat Islam, maka radikalisme kerap dilekatkan kepada umat Islam saja, “Umat agama lain yang minoritas, radikalismenya tidak terlalu diperhatikan,” katanya. Untuk itu, umat Islam di Indonesia harus terus-menerus menunjukkan kontribusi besar terhadap pembangunan, “Ingat sejak Perang Diponegoro, era pergerakan, hingga perang kemerdekaan, umat Islam dan kalangan pesantren berkontribusi besar dalam memerdekakan Indonesia,” imbuhnya.

Untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pondok-pondok pesantren di bawah naungan LDII, DPP LDII mengadakan berbagai seminar kebangsaan, “Bahkan setiap 17 Agustus, pondok-pondok pesantren di lingkungan LDII menggelar upacara bendera. Sepanjang Agustus para santri mengikuti acara yang diadakan di lingkungan pondok,” imbuhnya.

Penanaman nilai-nilai kebangsaan tak sebatas acara-acara yang bersifat seremonial, wawasan kebangsaan tersebut diajarkan kepada para penyelenggara pendidikan. DPP LDII menggelar Sekolah Pamong Indonesia (SPI), untuk mengedukasi para pengurus yayasan, para guru sekolah dan pesantren, pamong, hingga petugas keamanan dan kebersihan.

“Pemikirannya, jangan hanya santri dan siswa yang diberi wawasan kebangsaan, sementara penyelenggara dan mereka yang terlibat dalam lembaga pendidikan tidak disentuh. Justru makin rawan bila radikalisme meyusup kepada penyelenggara pendidikan,” kata KH Chriswanto.

Pamong yang menjadi orangtua pengganti bagi santri dan siswa diedukasi melalui SPI, karena mereka berfungsi sebagai pengganti orangtua, “Sistem boarding school di LDII, membuat para siswa dan santri jauh dari orangtua. Pamong berfungsi sebagai pengganti orangtua, untuk itu mereka harus terlebih dahulu ditanamkan wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Model tersebut membuat KH Chriswanto Santoso yakin, di lingkungan pesantren tidak ada ruang untuk radikalisme. Sebaliknya, rasa cinta tanah air dan bangsa tumbuh dengan baik. Sehingga para santri bisa terus berkontribusi dalam upaya pembangunan nasional. (*)

Tags
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Keselamatan Prioritas! PLN Kuala Tungkal Beri Tips Hindari Sengatan Listrik 20.000 Volt

    Keselamatan Prioritas! PLN Kuala Tungkal Beri Tips Hindari Sengatan Listrik 20.000 Volt

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Keselamatan Prioritas! PLN Kuala Tungkal Beri Tips Hindari Sengatan Listrik 20.000 Volt SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuala Tungkal kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat dengan mengedukasi bahaya sengatan listrik bertegangan tinggi. Mengingat seringnya insiden yang melibatkan listrik, PLN mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan demi […]

  • Miris, Warga di Nibung Putih Gunakan Listrik Tanpa Tiang PLN

    Miris, Warga di Nibung Putih Gunakan Listrik Tanpa Tiang PLN

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Miris, Warga di Nibung Putih Gunakan Listrik Tanpa Tiang PLN SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Kelurahan Nibung Putih, Kecamatan Muara Sabak Barat termasuk wilayah yang dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Sayangnya, hingga kini masih ada diantara pemukiman penduduk setempat yang mengeluh soal Infrastruktur jaringan listrik. Seperti halnya yang dirasakan oleh warga di […]

  • Dilantik Menteri Hukum dan HAM, Ketua PWI Provinsi Jambi Dampingi Sang Cucu Wisuda Poltekip/Poltekim

    Dilantik Menteri Hukum dan HAM, Ketua PWI Provinsi Jambi Dampingi Sang Cucu Wisuda Poltekip/Poltekim

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dilantik Menteri Hukum dan HAM, Ketua PWI Provinsi Jambi Dampingi Sang Cucu Wisuda Poltekip/Poltekim SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi H Ridwan Agus Depati menghadiri langsung pelantikan (Wisuda) Taruna Poltekip dan Poltekim oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly bertempat di Gedung Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (06/12/23). Kehadiran Ketua […]

  • Tingkatkan Pengamanan, PetroChina Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Bersama TNI-POLRI dan Stakeholder Masyarakat

    Tingkatkan Pengamanan, PetroChina Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Bersama TNI-POLRI dan Stakeholder Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tingkatkan Pengamanan, PetroChina Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Bersama TNI-POLRI dan Stakeholder Masyarakat SERAMBIJAMBI.ID, TANJABTIM – Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan pengamanan di wilayah kerjanya, PetroChina International Jabung Ltd. menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Berdasarkan Peraturan Kepolisian (PERPOL) No. 7 Tahun 2019, pada Senin (11/11/2024) bertempat di Gedung Aula Kantor Koramil 419-05/ Geragai […]

  • OPINI: Cyber Public Relations, Sudah Saatnya Instansi Pemerintah Serius dalam Mengelola Website

    OPINI: Cyber Public Relations, Sudah Saatnya Instansi Pemerintah Serius dalam Mengelola Website

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    OPINI: Cyber Public Relations, Sudah Saatnya Instansi Pemerintah Serius dalam Mengelola Website Ditulis oleh: Nova Sari Yudistia, Mahasiswi Program Magister Ilmu Komunikasi FISIP UNAND SERAMBIJAMBI.ID – Kegiatan kehumasan telah memasuki babak baru sejak berkembang pesatnya teknologi komunikasi dan internet. Jika sebelumnya kegiatan public relations (PR) dilaksanakan dengan menggunakan media konvensional seperti spanduk, televisi, radio, dan […]

  • Ketua Dema An-Nadwah: Kemerdekaan Berpendapat Dilindungi UU, tapi Ada Batasan

    Ketua Dema An-Nadwah: Kemerdekaan Berpendapat Dilindungi UU, tapi Ada Batasan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Ketua Dema An-Nadwah: Kemerdekaan Berpendapat Dilindungi UU, tapi Ada Batasan SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Dalam perkembangan era Demokrasi ini, Masyarakat dituntut untuk mengawasi ataupun mengawal terciptanya pembangunan diberbagai sektor kepentingan masyarakat. Termasuk memberikan kritik apabila hal tersebut terhambat dan menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Di era digital saat ini, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi maupun pendapatnya […]

expand_less