1001 Inovasi Irwan, Sang Kapolres Muda

0 652

1001 Inovasi Irwan, Sang Kapolres Muda

SERAMBIJAMBI.ID, MERANGIN – Menjadi seorang polisi bukanlah hal yang mudah. Tugas utamanya adalah mengayomi masyarakat agar tentram, nyaman dan aman. Seperti halnya, yang dilakukan Irwan Andy Purnamawan berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), kini Ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Merangin.

Sebagai Kapolres, Irwan akan memimpin tugas bidang Kamtibmas di Kabupten terluas di Provinsi Jambi dengan wilayah 7.679 Km², sungguh amanah yang penuh tantangan dengan luas wilayah terbesar di Jambi yang terdiri dari 24 kecamatan dan 215 Desa/Kelurahan. Irwan hanya memiliki 9 polsek untuk mengayomi masyarakat.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi & Kabid Waskum Pokdarkamtibmas Daerah Jambi Muhammad Farisi hafal betul seluk-beluk perjalanan Irwan Andi tersebut. Dirinya mengenal Irwan jauh sebelum menjadi Kapolres, saat itu beliau bertugas sebagai Kasubdit II Ditintelkam Polda Jambi.

Bang irwan, biasa saya memanggilnya, sering mengajak bertemu dan diskusi tentang mimpi dan rencana-rencananya bila nanti diamanahkan menjadi Kapolres, banyak ide dan gagasan cemerlang yang akan dilakukannya.

Amanah itupun datang, Pada 3 Agustus 2020  AKBP Irwan Andi Purnamawan, S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolres Merangin.

“Tidak hanya sekedar menjalankan tupoksi sebagai pengayom masyarakat, saat itu, bang Irwan menjelaskan akan melakukan inovasi dan kreatifitas atau terobosan baru dalam rangka memelihara kamtibmas jika dirinya menjadi Kapolres,” ujar Farisi. Sabtu (8/5/2021).

Tampaknya setelah didapuk sebagai Kapolres, pria kelahiran 1 April 1980 di Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan tahun 2001 sudah siap dengan semua tantangan itu.

Irwam datang ke Merangin dengan membawa visi besar yang dituangkan dalam slogan POLRES MERANGIN SIAP, akronim dari SINERGI yaitu bersama-sama dengan masyarakat dan stake holder terkait dalam menjaga kamtibmas, INOVATIF melaksanakan terobosan baru dalam rangka memelihara kamtibmas, ANTISIPATIF mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, dan PROAKTIF selalu menjadi pemecah masalah sebelum menjadi gangguan kamtibmas.

Irwan sadar untuk merubah pola perilaku anggota agar lebih memiliki sikap mengayomi, maka yang harus dirubah adalah mindsetnya dan juga memberikan teladan yang baik, untuk itu Ia menanamkan motto yang sangat cemerlang yaitu Hadir, Berbuat dan Bermanfaat.

Motto ini di padukan dengan konsep kerja  “POLISI MELANGUN” yaitu kegiatan Kepolisian untuk MEnyatukan LAngkah membaNGUn Negeri dengan cara menggandeng seluruh Stake holder serta semua Tokoh dan masyarakat untuk bersama sama ikut menjaga Kamtibmas dan membangun Kabupaten Merangin menjadi lebih baik.

“Konsep kerja ini terinspirasi dari kearifan local Suku Anak Dalam (SAD) yang biasa berpindah tempat dengan maksud untuk melestarikan nilai budaya dan mengambil makna tentang Kekuatan serta Niat mulia dalam upaya mencari penghidupan yang lebih baik,” jelas Farisi.

Motto dan konsep kerja yang ditanamakan pada anggota terbukti efektif, meski belum 1 tahun berdinas di Polres Merangin Irwan telah membuat banyak gebrakan. Pertama di internal kesatuan, Ia memimpin manajemen perubahan pembangunan zona integritas pada pelayanan public Polres Merangin dengan merubah pola pikir dan budaya kerja, penataan tatalaksana proses dan prosedur kerja yang efektif, efesien dan terukur, kemudian membuat E-Office atau system perkantoran berbasis IT.

Kedua meningkatkan pelayanan public, kunci keberhasilan pelayanan prima adalah adanya inovasi dan kreativitas, untuk itu kosep POLISI MELANGUN merupakan upaya terobosan kreatif Polres Merangin dibawah pimpinan AKBP Irwan Andy P. , S.I.K yaitu mendekatkan Personel Polres Merangin dengan masyarakat serta stake holder terkait serta menjaga sinergitas dalam rangka memelihara Kamtibmas dengan mengutamakan kegiatan preemtif dan peventif di wilkum Polres Merangin.

Sedangkan Inovasi-inovasi unggulan dalam pelayan kepada masyarakat yaitu; pertama SRIKANDI SQUAD, guna menekan tingkat kriminalitas di wilkum Polres Merangin melalui kegiatan Polisi Wanita Polres Merangin Patroli dialogis yang di laksanakan oleh Polwan dengan memberikan himbauan sekaligus edukasi tentang prokes dan pemberian masker gratis sehingga dapat menekan tingkat penyebaran Covid 19 dan menunjukkan sisi humanis petugas Polri.

Inovasi unggulan Kedua SEMAH (SEntuh MAsyarakat dengan Humanis), merupakan terobosan kreatif yang dilaksanakan oleh Satuan Binmas bersama para Bhabinkamtibmas guna meningkatkan keberadaan atau kehadiran Polisi di Masyarakat serta mengedukasi masyarakat untuk patuh hukum dan menjaga lingkungan. AKBP Irwan Andy P., S.I.K juga memberikan perhatian khusus pada SAD memalui Inovasi ketiga yaitu SEMAH PEDAS (SEntuh MAsyarakat dengan Humanis PEDuli Anak Suku anak dalam), kegiatan sambang kepada suku terpencil di pedalaman Kabupaten Merangin dalam rangka memelihara Kamtibmas sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat Suku Anak Dalam.

Inovasi keempat SEMAH BAKAR (SEntuh MAsyarakat dengan Humanis Bhabinkamtibmas cegAh KARhutla), kegiatan Bhabinkamtibmas bersama-sama masyarakat dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilkun Polres Merangin dengan penyuluhan, pembelajaran cara pembukaan lahan dll. Inovasi kelima, SEMAH DALUM (SEntuh MAsyarakat dengan Humanis DA’wah penyuLUhan hukuM) dengan menggandeng seluruh Kantor Urusan Agama bersama para Bhabinkamtibmas dan personel yang memiliki kemampuan tentang Agama untuk memberikan Da’wah sekaligus penyuluhan hukum dalam rangka memelihara Kamtibmas.

SEMAH PATIN (SEntuh MAsyarakat dengan Humanis PAtroli ruTIN) merupakan inovasi unggulan keenam yaitu dengan menggandeng Kodim 0420/SARKO dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten merangin melalui kegiatan Patroli Rutin bersama setiap malam hari-hari besar atau libur Nasional guna menjamin terpeliharanya Kamtibmas dan kegiatan masyarakat. AKBP Irwan Andy P., S.I.K juga selalu menjalin sinergi dengan rekan-rekan media dengan inovasi ketujuh NGAWANI NGOPI (NGAjak WArtawan meraNgIn NGObrol insPIrasi) merupakan terobosan kreatif melalui Subbag Humas melaksanakan kegiatan Diskusi bersama insan pers/media di Kabupaten Merangin guna mendapatkan informasi keluhan masyarakat dan mencarikan solusinya.

Merangin memiliki SDA yang luar biasa dibidang mineral kususnya logam emas, namun sayangnya penambangan dilakukan dengan melanggar hukum dan sangat merusak lingkungan yang dikenal dengan istilah penambangan emas tanpa ijin (PETI), hal ini sudah berlangusng puluhan tahun dan tidak pernah tuntas diselesaikan. Hadirnya AKBP Irwan Andy P., S.I.K seakan membawa harapan baru bahwa kasus PETI bisa benar-benar diselesaikan.

Setelah mempelajari berbagai factor penyebab PETI, maka untuk pemain besar (cukong) dilakukan penangkapan dan diproses pidana, sedangkan untuk yang menggantungkan ekonomi (penambang tradisional) diberikan solusi melalui pemberdayaan masyarakat dengan inovasi unggulan dibidang ekonomi yaitu; pertama Budidaya Lebah Madu dimana Polres bersama-sama Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melalui KPH Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan peternakan Lebah Madu. Inovasi kedua Budidaya Ikan, bersama Dinas Perikanan Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan budidaya ikan tawar lele dan sema. Inovasi ketiga Penanaman Tanaman Produktif bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melalui KPH Kabupaten Merangin dan Dinas Pertanian Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan penanaman tanaman produktif seperti nangka sayur, jambu air, mangga dll. Semua inovasi bertujuan merubah mindset masyarakat Kabupaten Merangin yang selama ini bergantung dengan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI).

Selain inovasi diatas, masih banyak kreatiftas lain yang telah dikembangkan seperti; POKDAR KAMTIBMAS MADU (Mandiri Antisipatif peDuli lingkUngan), Polisi SANAK (Polisi Sahabat ANAK), Team MACAN anti narkoba, Team Elang, Team Zebra, dan Team Cakra.

Farisi menambahkan dengan berbagai inovasi dan kreatifitas yang dilakukan, masih ada masyarakat yang nynyir dan menganggap bahwa semua itu hanya pencitraan saja. Ia yakin Bang Irwan adalah orang yang terbuka dan tidak anti kritik, baginya kritik adalah cambuk untuk mengevaluasi dan berbuat lebih baik lagi.

“Saya ingat kata-katanya diakhir diskusi, saya ingin merubah Kabupaten Merangin menjadi kota modern kususnya dibidang kamtibmas. Terus semangat Bang Kapolres dengan motto Hadir, Berbuat dan Bermanfaat,” tandas Farisi. (*)

Leave A Reply