Jaga Benteng Pesisir, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD Tanjab Barat
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat mengamankan kawasan pesisirnya. Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., resmi mengukuhkan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (1/4).
Langkah taktis ini diambil untuk menyusun regulasi kuat terkait pengelolaan dan perlindungan ekosistem mangrove di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengapresiasi Balai Pengelolaan DAS Batanghari Provinsi Jambi yang telah mendukung penuh pembentukan KKMD ini. Ia menekankan bahwa dengan garis pantai yang panjang, Tanjab Barat memiliki potensi mangrove yang luar biasa besar.
“Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi benteng alami dari abrasi dan intrusi air laut. Ini juga penyerap karbon efektif sekaligus habitat biota laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan kita,” ujar Anwar Sadat.
Namun, ia tidak menampik adanya tantangan berat di lapangan. Alih fungsi lahan menjadi tambak secara ilegal, penebangan liar, hingga pencemaran limbah masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar di kawasan pesisir.
“KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini,” tegas Bupati.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia, Yulium Haris, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa FGD lintas OPD dan pemangku kepentingan ini merupakan langkah awal KKMD dalam merumuskan regulasi daerah yang aplikatif.
FGD ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan KKMD sebagai wadah koordinasi resmi, menyatukan komitmen lintas sektor dan menghimpun masukan substantif serta mendorong sinergi program untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi, akademisi, praktisi, hingga pimpinan perusahaan. Melalui pengukuhan ini, pengelolaan mangrove di Tanjab Barat diharapkan menjadi lebih terarah dan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (SJ)
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar