Breaking News
light_mode
Trending Tags

Terkait Putusan MK soal Pilkada, KPU Tanjab Barat Tunggu Keputusan Pusat

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Terkait Putusan MK soal Pilkada, KPU Tanjab Barat Tunggu Keputusan Pusat

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjab Barat masih menunggu keputusan KPU Pusat terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024.

”Posisi kami di Kabupaten belum bisa memberikan pernyataan apapun terkait hal tersebut. Kami masih menunggu arahan dari KPU RI,” kata Ketua KPU Tanjab Barat, Muhammad Rum, SH saat dikonfirmasi serambijambi.id, Jumat (23/8)24)

Lebih lanjut Muhammad Rum menerangkan, saat ini KPU Tanjab Barat masih menunggu arahan ataupun PKPU yang dikeluarkan pimpinan kami di Pusat.

“Mekanisme yang terjadi terkait Keputusan MK itu, kami di jajaran bawah ini masih menunggu instruksi atupun regulasi regulasi dari pimpinan kami KPU RI,” terangnya

Untuk diketahui, dalam Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024, Mahkamah memberikan rincian ambang batas yang harus dipenuhi partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu untuk dapat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah (gubernur, bupati, dan wali kota).

Putusan perkara yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora ini dibacakan pada Selasa, 20 Agustus 2024, di Ruang Sidang Pleno MK.

Dilansir dari website Mahkamah Konstitusi, Ketua MK Suhartoyo yang membacakan amar putusan menyampaikan bahwa Mahkamah mengabulkan permohonan Partai Buruh dan Partai Gelora untuk sebagian.

Mahkamah menyatakan Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Pilkada tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan untuk mengusulkan calon gubernur dan calon wakil gubernur:

  1. Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 2.000.000 (dua juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 10% (sepuluh persen) di provinsi tersebut;
  2. Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di provinsi tersebut;
  3. Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 6.000.000 (enam juta) jiwa sampai dengan 12.000.000 (dua belas juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 7,5% (tujuh setengah persen) di provinsi tersebut;
  4. Provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 12.000.000 (dua belas juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 6,5% (enam setengah persen) di provinsi tersebut;

Untuk mengusulkan calon bupati dan calon wakil bupati serta calon wali kota dan calon wakil wali kota:

  1. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 10% (sepuluh persen) di kabupaten/kota tersebut;
  2. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) sampai dengan 500.000 (lima ratus ribu) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 8,5% (delapan setengah persen) di kabupaten/kota tersebut;
  3. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1.000.000 (satu juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 7,5% (tujuh setengah persen) di kabupaten/kota tersebut;
  4. Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 6,5% (enam setengah persen) di kabupaten/kota tersebut.

“Menyatakan Pasal 40 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” ucap Suhartoyo. (SJ)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Selama Lebaran, Personel dan Jajaran Korem 042 Gapu Disiagakan

    Selama Lebaran, Personel dan Jajaran Korem 042 Gapu Disiagakan

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Selama Lebaran, Personel dan Jajaran Korem 042 Gapu Disiagakan SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Personel Korem 042/Gapu dan jajaran disiagakan untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah 2019. Meski sebagian prajurit ada yang cuti. Namun pengamanan dan siaga satuan tetap berjalan. Prajurit diperbantukan ke Polda dan Polres di masing-masing wilayah dalam Provinsi Jambi selama perayaan Idul […]

  • Presiden RI Resmi Lantik Haris-Sani Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi 

    Presiden RI Resmi Lantik Haris-Sani Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi 

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Presiden RI Resmi Lantik Haris-Sani Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi    SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo secara resmi melantik pasangan Al Haris dan Abdullah Sani masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih masa jabatan tahun 2021-2024. Acara pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 7 Juli 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan yang […]

  • Terkait Izin Operasional Truk Batubara, Dirlantas Polda Jambi : Kepala BPTD Harus Surati Menteri ESDM 

    Terkait Izin Operasional Truk Batubara, Dirlantas Polda Jambi : Kepala BPTD Harus Surati Menteri ESDM 

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Terkait Izin Operasional Truk Batubara, Dirlantas Polda Jambi : Kepala BPTD Harus Surati Menteri ESDM    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Terkait kemacetan yang kerap terjadi khususnya untuk angkutan batubara Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi meminta kepala Balai Transportasi Darat yang mewakili Kementerian Perhubungan agar bisa menyurati Menteri ESDM terkait izin operasional Batubara. Dirinya menyebutkan […]

  • 100 Ton Beras Didistribusikan Polda Jambi Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 

    100 Ton Beras Didistribusikan Polda Jambi Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    100 Ton Beras Didistribusikan Polda Jambi Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo memimpin langsung apel pelepasan pendistribusian 100 Ton beras yang akan diberikan kepada masyarakat Provinsi Jambi yang terdampak Covid-19 di lapangan hitam Mapolda Jambi, Jum’at (06/8/21). Dihadiri langsung Gubernur Jambi DR H Al Haris, Danrem […]

  • Diduga Minum Racun Rumput, Seorang Perempuan Muda di Tanjab Barat Meninggal Dunia

    Diduga Minum Racun Rumput, Seorang Perempuan Muda di Tanjab Barat Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Diduga Minum Racun Rumput, Seorang Perempuan Muda di Tanjab Barat Meninggal Dunia SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Diduga minum cairan pembasmi rumput atau racun rumput, seorang perempuan muda NR (19) warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Suryah Khairudin Merlung, Kamis (18/5/20) siang. Informasi yang berhasil […]

  • Polres Tanjab Barat Usut Dugaan Distribusi Roti Near-Expired di Program Makan Bergizi Gratis

    Polres Tanjab Barat Usut Dugaan Distribusi Roti Near-Expired di Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Satreskrim Polres Tanjab Barat bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan distribusi paket makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tegas ini diambil menyusul temuan roti yang kedaluwarsanya sangat mepet (near-expired) hingga tanpa label tanggal produksi serta telur busuk yang diterima sejumlah siswa di wilayah Kuala Tungkal. […]

expand_less