Breaking News
light_mode
Trending Tags

Strategi Memperkuat Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Provinsi Jambi

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Strategi Memperkuat Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Provinsi Jambi

Kanker Leher Rahim menjadi salah satu penyebab kematian kedua tertinggi setelah kanker payudara pada kanker perempuan. Rendahnya kesadaran kaum wanita untuk menjaga kesehatan reproduksi dan melakukan deteksi dini kanker leher rahim dengan IVA tes, adanya perasaan malu dan merasa tabu untuk melakukan pemeriksaan, serta masih kurangnya tenaga kesehatan di Propinsi Jambi menjadi kendala yang dihadapi Pemerintah Propinsi Jambi. Perlu adanya kerja sama dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Jambi, Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta Puskesmas dengan PKK, organisasi perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat di Propinsi Jambi.

Kanker leher rahim masih menjadi persoalan prioritas kesehatan global pada perempuan yang membutuhkan perhatian dari seluruh masyarakat dan stakeholder. Kanker serviks merupakan kanker tertinggi diantara kanker ginekologi lainnya dengan jumlah kasus baru sebesar 36.633 kasus dan dengan angka kematian sebesar 21.003 (57%) dari kasus baru menyebabkan kematian (Globocan 2021).

Di Indonesia dengan jumlah insiden sebesar 32.469 dengan angka kematian 18.279 (56%) dari jumlah kasus yang ada menyebabkan kematian. Kanker berada diurutan kedua pembunuh terbanyak, dimana setiap 1 jam, tiga wanita terdiagnosa kanker dan setiap 60 menit 1 orang meninggal dunia. Untuk Propinsi Jambi prevalensi kanker serviks sebesar 1,5 %. Lebih dari 70% penderita kanker serviks datang dalam kondisi stadium lanjut (3B).

Di Provinsi Jambi prevalensi kanker leher rahim prevalensi kanker serviks sebesar 0,6% dengan 977 penderita kanker serviks pada tahun 2019-2021. Cakupan deteksi dini yang telah dilakukan sebesar 11,6% dalam kurun waktu 3 tahun terakhir dengan curiga kanker leher rahim sebesar 26 orang.

Untuk menemukan gejala awal dari kanker leher rahim, bisa dilakukan dengan deteksi dini dengan pemeriksaan IVA tes, pemeriksaan dilakukan dengan tes IVA dengan mengoleskan asam asetat (cuka dapur) yang telah diencerkan (3-5%) ke leher rahim, tenaga kesehatan terlatih akan melihat perbedaan antara bagian yang sehat dan yang tidak normal. Asam asetat merubah warna sel-sel abnormal menjadi lebih putih dan lebih menonjol dibandingkan dengan permukaan sel sehat.

Pemeriksaan IVA Tes dapat dilakukan di Puskesmas dan salah satu tantangan pelaksanaannya di Provinsi Jambi adalah belum optimalnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini dan kurangnya tenaga provider di Propinsi Jambi.

Mengapa Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Belum Maksimal?

Pemerintah sudah melakukan Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia yang dicanangkan oleh Ibu Negara pada 21 April 2015 dengan rangkaian kegiatan peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan, deteksi dini, dan tindak lanjut yang diharapkan dapat masyarakat dapat mengendalikan faktor risiko kanker dan deteksi dini kanker, sehingga angka kesakitan, kematian, akibat penyakit kanker kanker leher rahim dapat ditekan.

Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang enggan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dan leher rahim baik secara mandiri maupun dengan tenaga kesehatan.

Pada tahun 2021, cakupan deteksi dini kanker serviks dengan metoda IVA tes di Propinsi Jambi hanya sebesar 7,6% dari target 25%, maknanya masih banyak wanita usia subur (30-59 tahun) yang belum mendapatkan pelayanan deteksi dini kanker leher rahim menggunakan IVA Tes.

Berbagai penelitian menyatakan bahwa alasan wanita tidak melakukan deteksi dini kanker payudara dan deteksi dini kanker leher rahim, antara lain karena rendahnya kesadaran kaum wanita untuk menjaga kesehatan reproduksi, menganggap tidak penting untuk melakukan melakukan IVA Tes rendahnya kesadaran kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini karena merasa tidak percaya kanker dapat disembuhkan apabila ditemukan sedini mungkin, adanya perasaan malu dan merasa tabu untuk melakukan tes.

Selain faktor internal dari wanita, terdapat juga kendala dari penyediaan tenaga kesehatan untuk melakukan deteksi dini kanker pada wanita di Propinsi Jambi. Dari 207 Puskesmas di Wilayah Propinsi Jambi petugas yang sudah terlatih berjumlah 436 orang yang terdiri dari 309 Bidan dan 127 Dokter untuk melakukan deteksi dini IVA Tes.

Dengan kurangnya tenaga kesehatan, pelaksanaan program deteksi kanker leher rahim yang dilakukan oleh Puskesmas masih belum optimal, terdapat kendala seperti jumlah tenaga terlatih yang masih kurang, sehingga pemeriksaan tidak dapat dilaksanakan secara maksimal yang menyebabkan target tidak tercapai. Selain itu, pengetahuan dan kemauan terkait kanker leher rahim pada wanita usia subur perlu diberikan intervensi agar tau dan mau untuk melakukan skrining dini kanker leher rahim.

Pemerintah harus bekerja sama dengan organisasi perempuan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk dapat meningkatkan motivasi dan memberikan dukungan emosional untuk melakukan pemeriksaan IVA Tes serta menyadari akan pentingnya dan manfaat dari skrining deteksi dini kanker leher rahim.

Kesimpulan

Melihat kejadian-kejadian tesebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa untuk dapat meningkatkan deteksi ini maka dapat dilakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Melakukan pengabdian masyarakat dan Germas dalam rangka upaya peningkatan cakupan deteksi dini dengan IVA Tes. Menekankan bahwa penting upaya pencegahan dengan deteksi dini dibandingkan dengan mengobati kanker leher rahim.
  2. Meningkatkan pengetahuan dan cakupan IVA Tes dengan program promosi kesehatan di masyarakat terkait deteksi dini kanker kanker leher rahim dengan strategi seperti membentuk kelompok perempuan peduli kanker leher rahim di setiap RW sehingga masyarakat tidak malu/takut, memberdayakan kader agar cakupan promosi lebih luas. Selain itu juga meningkatkan media promosi di Puskesmas sehingga wanita lebih mengenal deteksi dini. Dan memanfaatkan media sosial untuk penyebaran informasi kepada masyarakat terkait deteksi dini kanker serviks.
  3. Menambah tenaga kesehatan melalui pelatihan serta memperluas cakupan untuk memfasilitasi pemeriksaan IVA Tes di setiap Puskesmas di wilayah Provinsi Jambi.
  4. Mobile IVA keliling dengan mobile IVA keliling dapat lebih memperluas jangkauan dalam mendapatkan sasaran yang akan diperiksa.
  5. Mengusulkan kepada pemerintahan Provinsi Jambi melalui Nota Dinas untuk membuat semacam Surat Edaran Gubernur yang dapat mengharuskan ASN dan Istri ASN agar dapat melakukan deteksi dini dengan IVA Tes di seluruh wilayah Propinsi Jambi.

(Penulis adalah kelompok kerja dari Provinsi Jambi yang sedang melanjutkan Pendidikan S2 Kesmas Jurusan Kesehatan Daerah di Universitas Indonesia Maju – UIMA)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Tanpa Aksi Demo, Hari Buruh 2023 di Tanjab Barat Diperingati dengan Aksi Saling Berbagi

    Tanpa Aksi Demo, Hari Buruh 2023 di Tanjab Barat Diperingati dengan Aksi Saling Berbagi

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Tanpa Aksi Demo, Hari Buruh 2023 di Tanjab Barat Diperingati dengan Aksi Saling Berbagi SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Biasanya tiap tahunnya, Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) diperingati dengan aksi demonstrasi. Menyampaikan berbagai aspirasi yang dirasa masih tidak berkeadilan bagi buruh dan pekerja. Namun, di Kabupaten Tanjab Barat ada sesuatu yang berbeda dalam memperingati Mau […]

  • Bersama SKK Migas, Polda Jambi Bahas Kerjasama Terkait Pengamanan dan Penegakan Hukum

    Bersama SKK Migas, Polda Jambi Bahas Kerjasama Terkait Pengamanan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bersama SKK Migas, Polda Jambi Bahas Kerjasama Terkait Pengamanan dan Penegakan Hukum SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono diwakili oleh Dir Pamobvit Polda Jambi Kombes Pol. Hilman Wijaya hadiri kegiatan Pembahasan Perjanjian Kerjasama Antara SKK Migas dengan Polda Jambi untuk KKKS di Provinsi Jambi di Bogor. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Rancamaya […]

  • Anggota DPRD Tanjab Barat Termuda Ini, Serap Aspirasi Masyarakat di Daerah Pemilihannya

    Anggota DPRD Tanjab Barat Termuda Ini, Serap Aspirasi Masyarakat di Daerah Pemilihannya

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Tanjab Barat Termuda Ini, Serap Aspirasi Masyarakat di Daerah Pemilihannya SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Satria Tubagus Ryan Hermawan, SH, Anggota DPRD Tanjab Barat termuda ini sukses menggelar kunjungan kerja dalam masa reses kedua tahun sidang 2019-2020 ke daerah pemilihannya di tiga Kecamatan, yakni Tungkal Ulu, Tebing Tinggi dan Batang asam, Selasa (28/1/20) Satria […]

  • Wow, Atraksi 15 Penerjun Payung dari Kopaska dan YonTaifib, Curi Perhatian Ribuan Warga Kuala Tungkal

    Wow, Atraksi 15 Penerjun Payung dari Kopaska dan YonTaifib, Curi Perhatian Ribuan Warga Kuala Tungkal

    • calendar_month Rabu, 18 Apr 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Sebanyak 15 personil TNI AL dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalyon Intai Amfibi (YonTaifib) yang melakukan atraksi terjun payung sukses mendarat dengan baik di lapangan sepakbola Persitaj Kuala Tungkal, Rabu (18/04/18) Atraksi terjun payung ini merupakan rangkaian pelatihan masyarakat maritim penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten […]

  • Saat Kebakaran Terjadi, Sebagian Besar Warga Datang Hanya Untuk Menonton

    Saat Kebakaran Terjadi, Sebagian Besar Warga Datang Hanya Untuk Menonton

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Saat musibah kebakaran terjadi di Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya, para petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, banyak kendala yang menjadikan upaya pemadaman berjalan lambat. Mulai dari akses jalan yang tak dapat dilalui mobil pemadam, tempat yang sulit dijangkau, hingga banyaknya warga yang satunya hanya untuk “nonton” atau ingin […]

  • Satresnarkoba Polresta Jambi Kembali Amankan Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba 

    Satresnarkoba Polresta Jambi Kembali Amankan Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba 

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satresnarkoba Polresta Jambi Kembali Amankan Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika. Kali ini, pelaku bernama Edi (44) warga Telanaipura, Kota Jambi berhasil diamankan pada Kamis, 9 Februari 2023. Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi melalui Kasat Narkoba Polresta Jambi, Kompol Niko Darutama mengatakan […]

expand_less