Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apa Itu Rapid Test dan Swab Test untuk Covid-19

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Apa Itu Rapid Test dan Swab Test untuk Covid-19

SERAMBIJAMBI.ID – Apabila seseorang yang terduga terinfeksi coronavirus Covid-19 akan dilakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) atau Swab Test (PCR/Polymerase Chain Reaction). Kedua tes itu pun mempunyai perbedaan dan keunggulan.

Dikutip dari laman karinov.co.id melalui laman Tagar.id menjelaskan tidak sedikit orang menganggap rapid test sebagai cara mendiagnosis seseorang apakah orang tersebut positif terinfeksi virus corona atau tidak.

Padahal, tes ini hanyalah metode screening virus corona saja. Bila seseorang dinyatakan positif terinfeksi virus corona melalui RDT, maka perlu dilakukan test PCR/Swab Test untuk mengkonfirmasikan pernyataan tersebut.

Masyarakat awam belum banyak mengetahui dua perbedaan tes coronavirus tersebut. Agar mereka memahami secara detail simak perbedaan kedua tes tersebut. Berikut ini beberapa perbedaan mendasar antara Rapid Diagnostic Test dan Polymerase Chain Reaction atau Swab Test yang harus kita pahami.

Rapid Diagnostic Test

• Parameter uji: Imunoglobin dalam darah
• Keluar hasil: Hitungan menit
• Akurasi: Tidak akurat
• Sarana uji: Bisa di mana saja

Swab Test

• Parameter uji: DNA virus corona
• Keluar hasil: 2-7 hari
• Akurasi: Sangat akurat
• Sarana uji: Harus laboratorium BSL 2

Manfaat Tes

Keduanya sama-sama digunakan untuk menguji virus corona, nyatanya fungsi rapid test dan swab test sangat berbeda. Rapid Diagnostic Test merupakan tes (secara massal) yang berfungsi untuk screening potensi kasus positif virus corona di masyarakat.

Sementara, Swab Test berfungsi sebagai standar diagnostik virus corona yang dianjurkan WHO (World Health Organization).

Metode dan Alat

Pada Rapid Diagnostic Test, metode pengujian dilakukan secara massal dengan menggunakan sampel darah. Sampel darah kemudian dicek menggunakan Rapid Test Kit (alat tes darah berbentuk mirip alat tes kehamilan) untuk melihat adanya reaksi antibodi (zat imunoglobulin) yang terbentuk ketika terserang virus

Sedangkan pada Swab Test (uji kerik), metode pengujian dilakukan dengan menggunakan sampel swab spesimen dari tenggorokan, mulut atau hidung. Setelahnya, akan dilakukan serangkaian tes pada sampel swab tersebut menggunakan metode bernama PCR (Polymerase Chain Reaction).

Dengan metode ini, dapat terlihat melihat ada atau tidaknya DNA virus corona pada sampel tersebut. Uji PCR ini juga sudah digunakan luas untuk mendeteksi berbagai penyakit infeksius seperti Hepatitis, virus HIV, dan TBC.

Lama Pengujian

Lama pengujian Rapid Diagnostic Test tergolong singkat. Umumnya hasilnya dapat diketahui sekitar 10-15 menit setelah pengujian. Sedangkan pada Swab Test, lama pengujian memerlukan beberapa hari karena rumitnya rangkaian tes yang perlu dilakukan.

Akurasi Hasil Tes

Hasil Rapid Diagnostic Test tergolong tidak akurat jika dibandingkan dengan Swab Test. Sebab, antibodi tidak langsung terbentuk meski kita telah terinfeksi virus Corona. Pembentukan antibodi butuh waktu setidaknya 7 hari sejak terinfeksi.

Seringkali didapati hasil false negative virus corona pada Rapid Diagnostic Test. Hasil false positive pun seringkali terjadi karena antibodi dapat terbentuk karena infeksi virus lainnya pula tidak hanya virus corona. Oleh karena itu, metode ini hanya digunakan untuk screening awal virus corona saja (apabila hasilnya positif akan dilanjutkan dengan Swab Test untuk memastikan keakuratan hasilnya).

Tempat Pengujian

Pada Rapid Diagnostic Test, metode yang dilakukan sangat sederhana jadi bisa diuji di ruang laboratorium rumah sakit maupun puskesmas manapun.

Sedangkan, metode Swab Test lebih rumit jadi hanya bisa dilakukan di laboratorium berstandar Biosafety Level (BSL) 2, yang mana pekerja laboratoriumnya dilatih secara khusus oleh ahli patogenik dan ilmuwan kompeten, aksesnya dibatasi ketika pengujian berlangsung.

BACA JUGA : Sudah Tahukah Anda Perbedaan ODP, PDP, dan Suspect Virus Corona?

Tidak hanya itu, pekerja lab ini juga harus memakai kelengkapan khusus (misalnya pekerja lab wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti baju Hazmat, masker khusus dan sarung tangan khusus agar tidak terinfeksi virus.

Jika sebelumnya swab test terpusat di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) milik Kementerian Kesehatan, kini swab test juga dilakukan di beberapa lembaga, seperti Lembaga Eijkman, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) dan Universitas Airlangga. []

Sumber : Tagar.id

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Kapolsek Sungai Bahar Vaksinasi Keliling Dari Rumah ke Rumah

    Kapolsek Sungai Bahar Vaksinasi Keliling Dari Rumah ke Rumah

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kapolsek Sungai Bahar Vaksinasi Keliling Dari Rumah ke Rumah SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Kapolsek Sungai Bahar Iptu Ari Oktavianus Ginting melakukan vaksinasi Covid-19 keliling dari rumah ke rumah di Desa Bukit Mas Unit 18, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Selasa (16/11/2021). Kapolsek beserta tim vaksinator dari Puskesmas PKM 1 Sungai Bahar keliling desa dengan […]

  • Viral Video!, Tidak Terima Ditilang, Pengendara Ini Hancurkan Motornya di Depan Polisi

    Viral Video!, Tidak Terima Ditilang, Pengendara Ini Hancurkan Motornya di Depan Polisi

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Video seorang pengendara menghancurkan sepeda motornya sendiri viral di media sosial. Remaja yang diketahui bernama Adi Saputra (20) itu mengamuk karena tak terima ditilang polisi akibat melawan arus dan tak membawa kelengkapan surat-surat kendaraannya. Kejadian itu terjadi di jalan Letnan Soetopo, Tangerang Selatan tersebut, bermula dari pengendara motor yang menghindari petugas yang […]

  • Jambi Paling Banyak Laporan Terkait UU ITE, Dirreskrimsus Polda Jambi : Bijaklah dalam Bermedia Sosial

    Jambi Paling Banyak Laporan Terkait UU ITE, Dirreskrimsus Polda Jambi : Bijaklah dalam Bermedia Sosial

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Jambi Paling Banyak Laporan Terkait UU ITE, Dirreskrimsus Polda Jambi : Bijaklah dalam Bermedia Sosial SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi bekerja sama dengan Kementerian Kominfo RI menggelar bimbingan teknis pengaturan ketentuan pidana dalam Undang-undang ITE dan penanganan pertama bukti elektronik yang bertempat di ruang Gaharu 1 Hotel BW Luxury, Rabu […]

  • Asisten II Setda Tanjab Barat Wakili Bupati pada Rapat Kerja Daerah Penghasil Migas Seluruh Indonesia

    Asisten II Setda Tanjab Barat Wakili Bupati pada Rapat Kerja Daerah Penghasil Migas Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Asisten II Setda Tanjab Barat Wakili Bupati pada Rapat Kerja Daerah Penghasil Migas Seluruh Indonesia SERAMBIJAMBI.ID, SOLO – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Penghasil Migas Seluruh Indonesia tahun 2019 di The Alama Hotel dan Convention Center Solo, Kamis (25/7/19). RAKERDA yang […]

  • Gubernur Al Haris Resmikan Masjid Baiturrahim Rantau Keloyang Bungo

    Gubernur Al Haris Resmikan Masjid Baiturrahim Rantau Keloyang Bungo

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Gubernur Al Haris Resmikan Masjid Baiturrahim Rantau Keloyang Bungo SERAMBIJAMBI.ID, BUNGO – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH meresmikan Masjid Raya Baiturrahim di Desa Rantau Keloyang, Kecamatan Palepat, Kabupaten Bungo, Kamis (18/01/2023). Peresmian masjid yang terletak di ibukota Kecamatan Palepat ini turut dihadiri Bupati Bungo Mashuri, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto dan para […]

  • Meneladani Kezuhudan dan Kejujuran Sang Khalifah

    Meneladani Kezuhudan dan Kejujuran Sang Khalifah

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID – Ketika menerima seorang tamu, sang khalifah ini tiba-tiba mematikan lampu yang menerangi ruangan tempat ia bekerja. Tentu saja sang tamunya terkejut. Setelah ditanyakan, ternyata sang Kepala Negara ini sedang lembur kerja dengan fasilitas lampu yang minyaknya dari uang kantor, alias uang rakyat. Sementara, tamu yang diterimanya hanya untuk urusan pribadi bukan urusan kantor. […]

expand_less