Adopsi Konsep Bandung Creative Hub, DPRD Jambi Bidik Kebangkitan Ekonomi Kreatif
SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – DPRD Provinsi Jambi mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu langkah yang dibidik adalah mereplikasi konsep ruang kreatif terpadu seperti Bandung Creative Hub agar dapat diterapkan di Provinsi Jambi.
Gagasan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, saat melakukan kunjungan kerja di Kota Bandung. Ia menilai keberadaan pusat kreatif seperti Bandung Creative Hub terbukti mampu menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
Menurut Ivan, konsep pengelolaan ruang kreatif modern tersebut sangat relevan untuk dikembangkan di Jambi, mengingat potensi ekonomi kreatif daerah masih cukup besar namun belum didukung fasilitas yang terintegrasi.
“Konsep seperti ini sangat menarik. Di satu tempat tersedia ruang untuk berkarya, berkolaborasi hingga memasarkan produk kreatif. Jika bisa direplikasi di Jambi, dampaknya tentu sangat baik bagi perkembangan ekonomi kreatif,” ujarnya (4/3/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan creative hub tidak hanya menjadi wadah bagi anak muda untuk berinovasi, tetapi juga dapat menjadi pusat pengembangan talenta, teknologi, dan kewirausahaan berbasis kreativitas.
Selain itu, DPRD Provinsi Jambi juga melihat pentingnya dukungan regulasi dan kebijakan dari pemerintah daerah agar ekosistem ekonomi kreatif dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Hal tersebut meliputi penyediaan ruang kreatif, pembinaan pelaku usaha, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
DPRD, lanjut Ivan, siap mendorong kebijakan serta penganggaran yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis pembangunan daerah.
Ia berharap, melalui sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah, konsep creative hub dapat diwujudkan di Jambi sehingga mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian daerah.