Breaking News
light_mode
Trending Tags

Minyak Goreng Langka, LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Minyak Goreng Langka, LDII dan Politisi DPR Minta Pemerintah dan Masyarakat Bekerja Sama

SERAMBIJAMBI.ID, JAKARTA – Persoalan minyak goreng belum sepenuhnya selesai. Banyak keluarga di Indonesia mengeluhkan minyak goreng mahal dan langka. Hal itu menjadi perhatian DPP LDII dan politisi DPR, yang meminta pemerintah dan masyarakat bekerja sama.

“Bagi kami yang merupakan bagian masyarakat, fenomena ini menyedihkan. Ada seorang ibu meninggal dunia, saat antre minyak goreng. Padahal informasinya produksi minyak goreng mencukupi untuk kebutuhan nasional,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, saat dijumpai usai bertemu anggota DPR RI Fraksi Golkar di Kantor DPP LDII, Jakarta (14/3).

Ia mengatakan bila produksi minyak goreng telah mencukupi, artinya pemerintah perlu meningkatkan pengawasan. Agar, pasokan untuk dalam negeri tercukupi, “Tidak ada yang diam-diam mengekspor melebihi batas yang ditetapkan pemerintah,” imbuhnya.

Menurutnya, pengetatan pengawasan ini penting, “Karena lama-kelamaan, masyarakat yang panik bisa menciptakan rush, sehingga berani melanggar, memberanikan diri menyimpan yang sebenarnya juga sedikit. Tapi kalau masyarakat yang menyimpan jutaan tentu minyak goreng yang tersimpan juga otomatis jadi banyak,” ujar KH Chriswanto.

Ia berharap pemerintah mengawasi dengan ketat, sehingga produksi minyak goreng yang mencukupi kebutuhan nasional tersebut bisa terdistribusi dengan baik, “Dengan pengawasan ketat, tidak lagi terjadi antrean,” katanya. Ia mengimbau masyarakat harus sabar dan pemerintah harus lebih teliti, dengan demikian tumbuh kerja sama antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani tingginya harga dan kelangkaan minyak goreng.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Singgih Januratmoko mengatakan data dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), produksi minyak sawit mentah (CPO) mencukupi, “Tapi persoalannya memang pada pengawasan, benarkah yang 70 persen diekspor dan 30 persen untuk kebutuhan dalam negeri?,” tukasnya.

Singgih menyebut, bila produksi untuk dalam negeri tidak cukup juga, ia meminta pemerintah meningkatkan pasokan untuk dalam negeri mencapai 40 persen, “Bila masih langka, ya kami meminta pemerintah menghentikan ekspor sampai kebutuhan minyak goreng dalam negeri terpenuhi,” ujarnya. Sebagai penghasil CPO nomor satu dunia, sangat tidak wajar bila terjadi kelangkaan minyak goreng.

Senada dengan KH Chriswanto Santoso, Singgih meminta pemerintah harus meningkatkan pengawasan, “Jangan sampai jatah 30 persen di dalam negeri, ternyata ada penyelundupan ke luar negeri hingga 40 persen,” kata Singgih.

Menurut Singgih, pengusaha pasti ingin laba besar. Apalagi harga CPO dunia sedang tinggi-tingginya, tentu ini menggiurkan pengusaha, “Pengusaha maunya begitu, tapi pemerintah juga meminta tanggung jawab mereka sebagai warga negara. Kasarnya, mereka berbisnis di atas tanah negara, jadi memiliki kewajiban untuk mencukupi kebutuhan minyak goreng dalam negeri,” ujarnya.

Minyak goreng langka yang diduga ditahan oleh para pengusaha pengolah CPO, berakibat langkanya minyak goreng di pasar, menurut Anggota Komisi VIII DPR RI Maria Endang Astuti, sebagai sirnanya jiwa gotong-royong bangsa.

“Bila kebutuhan yang mendesak mereka tidak berpikir lagi untuk saling menghormati, saling membantu dan mengasihi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, kini nilai gotong royong sudah mulai sirna. Hal ini, tentu harus segera dibenahi,” ujar Maria.

Ia menilai, meskipun kebutuhan pangan mendesak, karakter bangsa yang gotong-royong seharusnya jangan sampai lepas. Dengan gotong-royong itu, masalah bangsa bisa menjadi ringan, “Karakter bangsa ini, pembentukan utamanya adalah dari pendidikan agama,” ujar Maria.

Ia mengingatkan pemerintah, bahwa membangun karakter bangsa itu dapat dimulai dari Kementerian Agama, “Sehingga karakter orang yang berbuat kejelekan dapat ditanggulangi. Contohnya, Tidak ada lagi kekejaman anak sampai membunuh orang tua dan tidak ada pemerkosaan,” ujarnya.

Ia melihat Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) adalah pihak yang harus fokus meningkatkan pendidikan agama, agar dapat mengembalikan jati diri bangsa yang sudah mulai menghilang. (kim/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Berikan Informasi Sejak Dini Kepada Ratusan Anak TK, Polda Jambi Tampilkan Sarana dan Prasarana

    Berikan Informasi Sejak Dini Kepada Ratusan Anak TK, Polda Jambi Tampilkan Sarana dan Prasarana

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Berikan Informasi Sejak Dini Kepada Ratusan Anak TK, Polda Jambi Tampilkan Sarana dan Prasarana SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Polda Jambi kedatangan ratusan anak anak TK IT Ahmad Dahlan kota Jambi, Selasa (25/02/20). Dalam kegiatan itu, Polda Jambi menyambut anak anak TK tersebut dengan menampilkan beberapa sarana dan prasaran yang dimiliki Polda Jambi dari beberapa satuan kerja […]

  • Asisten II Setda Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun, Bupati Safrial Ucapkan Terima Kasih

    Asisten II Setda Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun, Bupati Safrial Ucapkan Terima Kasih

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Asisten II Setda Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun, Bupati Safrial Ucapkan Terima Kasih SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Ir H Safrial. MS resmi melepas Ir Amdani selaku Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi (Asisten II), Ir Amdani masuk masa pensiun sebagai aparatur sipil negara (ASN). Bupati Safrial mengatakan Kepada Bapak Amdani Yang […]

  • Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS, Ajak Umat Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Semangat Baru

    Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS, Ajak Umat Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Semangat Baru

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS, Ajak Umat Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Semangat Baru SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Suasana penuh berkah menyelimuti Alun-Alun Kota Kuala Tungkal saat ribuan jamaah memadati lokasi untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, pada Jumat (25/7) sore. Acara yang diselenggarakan oleh […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Kapolda Jambi Sambangi Kediaman Sesepuh Polri Mantan Kapolda Jambi

    Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Kapolda Jambi Sambangi Kediaman Sesepuh Polri Mantan Kapolda Jambi

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Kapolda Jambi Sambangi Kediaman Sesepuh Polri Mantan Kapolda Jambi SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Drs Rusdi Hartono menyambangi kediaman sesepuh Polri yang merupakan Mantan Kapolda Jambi pada masanya Irjen Pol (Purn) Bambang Suparsono, Senin (24/6/24). Kedatangan Kapolda Jambi turut didampingi Irwasda Kombes Pol Jannus P […]

  • Jalin Silaturahmi, Kapolres Tanjab Barat bersama KPU dan Bawaslu Kunjungi Sekretariat Parpol

    Jalin Silaturahmi, Kapolres Tanjab Barat bersama KPU dan Bawaslu Kunjungi Sekretariat Parpol

    • calendar_month Selasa, 6 Nov 2018
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Dalam rangka untuk menciptakan dan mensukseskan pemilu tahun 2019, Kapolres Tanjab Barat bersama KPU dan Bawaslu melakukan kunjungan ke tiap-tiap sekretariat parpol peserta pemilu 2019, Selasa (6/11/18) “Kunjungan ke sekretariat parpol dilakukan dalam rangka silaturahmi Forkopimda bersama KPU dan Bawaslu Tanjab Barat. Kunjungan ini dijadwalkan selama 2 hari. Untuk hari pertama […]

  • Picu Ketimpangan Pendapatan, Mendagri : Tunjangan PNS Perlu Ditertibkan

    Picu Ketimpangan Pendapatan, Mendagri : Tunjangan PNS Perlu Ditertibkan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Picu Ketimpangan Pendapatan, Mendagri : Tunjangan PNS Perlu Ditertibkan JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut perlu ada penertiban tunjangan pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya hal ini memicu ketimpangan pendapatan PNS satu dengan yang lainnya. Tjahjo mencontohkan pendapatan Eselon I di Kementerian/Lembaga lebih kecil dibandingkan Eselon II di Pemerintah Daerah (Pemda). Misalnya uang harian […]

expand_less