Breaking News
light_mode
Trending Tags

Picu Ketimpangan Pendapatan, Mendagri : Tunjangan PNS Perlu Ditertibkan

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2019
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Picu Ketimpangan Pendapatan, Mendagri : Tunjangan PNS Perlu Ditertibkan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut perlu ada penertiban tunjangan pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya hal ini memicu ketimpangan pendapatan PNS satu dengan yang lainnya.

Tjahjo mencontohkan pendapatan Eselon I di Kementerian/Lembaga lebih kecil dibandingkan Eselon II di Pemerintah Daerah (Pemda). Misalnya uang harian perjalanan dinas. “Eselon I Kemendagri mengeluh ke saya, kalau kami tugas ke Papua atau Aceh yang jauh-jauh uang hariannya hanya Rp. 375.000 per hari. Tapi ada satu Kabupaten/Kota mayoritas di Jawa uang hariannya Rp. 1,2 juta,” ungkap Tjahjo saat pembukaan Sosialisasi Permendagri tentang Penyusunan APBD 2020 di di Jakarta kemarin.

Politisi PDIP ini mengatakan hal tersebut perlu ditertibkan dan diatur dengan baik. Namun tentunya perlu diatur secara bersama-sama. “Ini coba akan kita tertibkan dan kita atur dalam kerangka persiapan kenaikan tunjangan yang mungkin akan dipersiapkan dengan baik. Tunjangan kinerja akan ditata dengan baik. Ini perlu kesepahaman dan kesepakatan kita bersama-sama,” pungkasnya.

Tjahjo juga menyebut ada delapan masalah dalam belanja daerah. Mulai dari masalah penganggaran sampai kelebihan pembayaran. “Delapan poin ini menjadi masalah yang harus menjadi perhatian saya dan bapak/ibu sekalian. Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ungkapnya.

Masalah belanja daerah yang pertama adalah penganggaran tidak sesuai dengan subtansi. Kedua realisasi belanja tidak sesuai dengan alokasi anggarannya. Ketiga kelebihan pembayaran honorarium. Kemudian kelebihan pembayaran pada belanja barang dan jasa, termasuk jasa konsultasi. Kelima adalah adanya kelebihan pembayaran belanja modal. “Keenam adalah penyaluran belanja program yang belum dapat dimanfaatkan. Ketujuh penyaluran belanja barang ke masyarakat yang tidak memadai. Terakhir adalah pertanggungjawaban belanja yang kurang tertib,” tuturnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Syarifuddin mengatakan terjadinya ketimpangan tunjangan kinerja ataupun dana perjalanan dinas disebabkan standar satuan harga yang ditetapkan masing-masing daerah. “Memang beberapa daerah yang menetapkan ketentuan itu sudah di luar kepatutan dan kewajaran. Misalnya soal uang harian perjalanan dinas. Lalu tunjangan kinerja,” tuturnya.

Syarifuddin menyebut terdapat daerah yang dana perjalanan dinas relatif kecil. Sementara di beberapa daerah lainnya cukup tinggi, bahkan ada yang mencapai Rp. 3 juta per hari.“Sementara kami yang bersumber dari APBN, uang harian perjalanan dinas tergantung tujuannya kemana. Tapi kalau dirata-rata kurang lebih Rp. 400.000. Artinya memang ada kesenjangan antara standar harga satuan di APBD dan APBN. Itu yang akan dikoreksi,” ungkapnya.

Dia mengatakan memang dalam era desentralisasi ada kewenagan daerah untuk mengelola keuangannya secara mandiri. Namun standar satuan harga seolah-olah tidak ada batasnya. Pihaknya bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mempersiapkan aturan terkait dengan penetapan standar harga satuan.

“Saat ini sedang berkorodinasi untuk perlu dikeluarkan kebijakan pemerintah dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) terkait satuaan harga. Pembuatan aturan ini merupakan amanah dari PP No. 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” ungkap Syarifuddin.

Dia mengatakan dalam hal perpres belum ditetapkan, daerah diminta untuk berkonsultasi kepada Kemendagri untuk menetapkan standar harga satuan. Sehingga tidak bisa lagi seenaknya menetapkan standar satuan harga. “Saat ini kan kita lihat tunjangan kinerja untuk eselon yang sama bisa berbeda di satu daerah dengan pegawai pusat,” tuturnya.

Direktur Eksekutif Komite Pemantau Pelaksanana Otonomi Daerah (KPPOD) Robert Endi Jaweng menilai standar satuan harga sangat bervariasi. Hal ini kata dia bisa memicu kecemburuan antara satu daerah dengan daerah lainnya. “Selain memicu kecemburuan, ini juga tidak efisien. Karena ada kecenderungan daerah melebih-lebihkan nilai belanja terutama berkaitan dengan biaya operasional, birokrasi dan sebagainya,” ungkapnya.

Endi sepakat jika ada penertiban terkahadap standar satuan harga di daerah sehingga harus ada acuan standar nasional yang bisa jadi rujukan daerah dalam menetapkan harga. “Jadi daerah tidak terlalu leluasa. Tidak semaunya kepala daerah menetapkan standar satuan harga,” katanya.

Meski begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun standar satuan harga. Diantaranya harus mencerminkan kondisi ril. Lalu pembaharuan standar satauan harga sesuai dengan kondisi. “Harus selalu di-update standar satuan harga. Harus melihat perkembangan kondisi. Jangan lima tahun acuannya sama terus. Memang agak merepotkan agar daerah tidak dirugikan. Lalu perlu adanya transparansi kepada publik terkait standar yang ditetapkan,” pungkasnya. (Dita Angga)

Sumber : Klik Disini

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Jelang Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jambi Gelar Razia Gabungan 

    Jelang Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jambi Gelar Razia Gabungan 

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jelang Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Jambi Gelar Razia Gabungan    SERAMBIJAMBI.ID, MUAROJAMBI – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi (Lapuanja) yang merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan kantor wilayah kementerian hukum dan HAM Jambi melaksanakan Pemasyarakatan Bersih-bersih dalam rangka memperingati hari Bakti Pemasyarakatan yang ke 59 bekerja sama dengan Tni dan Polri, Jum’at […]

  • Ribuan Orang Diamankan Dalam Pelaksanaan Operasi Pekat II Siginjai Polda Jambi

    Ribuan Orang Diamankan Dalam Pelaksanaan Operasi Pekat II Siginjai Polda Jambi

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ribuan Orang Diamankan Dalam Pelaksanaan Operasi Pekat II Siginjai Polda Jambi SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Polda Jambi dan jajaran ungkap 915 kasus dengan 1.301 pelaku pada Operasi Pekat II Siginjai Tahun 2023 yang telah dilaksanakan selama 20 hari sejak tanggal 6 s/d 25 November 2023. Pada Operasi Pekat ini, pihak kepolisian melakukan razia terhadap kegiatan perjudian, […]

  • Kapolda Jambi Sambut Hangat Kunjungan Perdana Kolonel Inf Rachmad Sebagai Danrem 042 Gapu

    Kapolda Jambi Sambut Hangat Kunjungan Perdana Kolonel Inf Rachmad Sebagai Danrem 042 Gapu

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kapolda Jambi Sambut Hangat Kunjungan Perdana Kolonel Inf Rachmad Sebagai Danrem 042 Gapu SERAMBIJAMBI.ID,JAMBI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Drs Rusdi Hartono menerima langsung kunjungan perdana Danrem 042 Gapu Kolonel Inf Rachmad S.I.P yang menggantikan Brigjen TNI Supriono bertempat di Ruang kerja Kapolda, Kamis (30/11/23). Kunjungan kerja orang nomor satu di Jajaran […]

  • Percepat Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Imbau Seluruh Camat Agar Menyampaikan kepada Masyarakat Tentang Bahaya Stunting

    Percepat Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Imbau Seluruh Camat Agar Menyampaikan kepada Masyarakat Tentang Bahaya Stunting

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Percepat Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Imbau Seluruh Camat Agar Menyampaikan kepada Masyarakat Tentang Bahaya Stunting SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag gelar Pertemuan Virtual Tingkat Kecamatan dengan TPPS Kabupaten tentang Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan di Rumah Dinas Jabatan Bupati, Kamis (02/02/23). Dalam arahannya Bupati menghimbau kepada seluruh […]

  • Di Dor, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Jaluko

    Di Dor, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Jaluko

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Di Dor, Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Jaluko   SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Tiga pelaku kejahatan yang kerap beraksi di Jaluko Kabupaten Muaro Jambi akhirnya dibekuk unit Reskrim Polsek Jaluko, Minggu (28/3/21) yang mana penangkapan ketiga pelaku dipimpin langsung oleh Kapolsek Jaluko Iptu Irwan SH. Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto SIK menyampaikan ketiga […]

  • Iptu Windy Trias Kumoro, Kapolsek “Pertama” Tebing Tinggi, Ini Sosoknya

    Iptu Windy Trias Kumoro, Kapolsek “Pertama” Tebing Tinggi, Ini Sosoknya

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Iptu Windy Trias Kumoro, Kapolsek “Pertama” Tebing Tinggi, Ini Sosoknya SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Iptu Windy Trias Kumoro, SH resmi menjabat sebagai Kapolsek “Pertama” Tebing Tinggi setelah dilantik dan diambil sumpah oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH, Jumat (23/4/210) Pelantikan Iptu Windy menjadi Kapolsek Tebing Tinggi bersamaan Sertijab 1 Pejabat Utama dan […]

expand_less