Breaking News
light_mode
Trending Tags

Minim Perhatian Pemerintah, Begini Cerita Puluhan Santri Lirboyo yang Jalani Karantina di Desa Lagan Tengah

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Minim Perhatian Pemerintah, Begini Cerita Puluhan Santri Lirboyo yang Jalani Karantina di Desa Lagan Tengah

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Sebanyak 32 orang santri dan santriwati Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi ini tiba ke kampung halaman mereka sejak Jumat 03 April 2020 lalu.

Mereka yang sebagian besar asal Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim itu pulang selama masa libur pondok.

Para santri dan santriwati tersebut harus menjalani karantina di gedung madrasah yang sudah tidak terpakai di Desa Lagan Tengah. Disekeliling gedung yang sudah terlihat usang itu tampak dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari jaring ikan.

Pemerintah Desa Lagan Tengah mengambil kebijakan untuk mengkarantina santri dan santriwati asal ponpes Lirboyo di satu tempat selama 14 hari. Selama waktu dua Minggu tersebut para santri dan santriwati tidak diperbolehkan keluar dari tempat karantina.

“Disini sudah 13 hari berjalan, Insyaallah nanti hari Jumat (17 April 2020,red) selesai 14 hari, kita akan pulang bersama. Kita harapkan nanti tidak ada yang positif setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter,”kata Herman Sayuti, pemimpin rombongan santri dan santriwati pondok pesantren Lirboyo kepada serambijambi.id saat dijumpai dilokasi Karantina, Kamis (16/04/20) siang.

Herman menjelaskan, selama dikarantina Para santri dan santriwati asal ponpes Lirboyo ini hanya diperiksa oleh petugas kesehatan Sebanyak satu kali.

“Untuk kami disini, yang putra ada 21 orang dan yang putri ada 11 orang. Diantara kami disini ada yang bersaudara, tetangga dan kerabat. Semua asli orang Desa Lagan Tengah. Pemeriksaan kesehatan dari dokter ada satu kali, kalau gak salah di hari ke empat atau hari kelima,”imbuhnya.

Herman menambahkan, selama dikarantina belum ada bantuan apapun baik dari pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten. Terkecuali pernah satu kali mendapat bantuan langsung dari salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tanjabtim.

Selama 13 hari berjalan, Kepala Desa setempat tidak pernah berkunjung kelokasi dan tidak pernah melakukan penyemprotan disinfektan disekitar lokasi karantina.

“Bantuan dari pemerintah yang saya ketahui tidak ada. Cuma ada yang sifatnya bantuan pribadi dari Muk Bujang seperti mie beberapa kardus, susu, buah buahan, obat obatan seperti vitamin C, minyak angin, obat nyamuk dan lain sebagainya,”jelasnya.

Selama di karantina, kebutuhan para santri dan santriwati dibebankan kepada wali santri atau orang tua mereka masing masing. Mulai dari makanan, minuman, kasur dan lain sebagainya.

“Kami disini ada dua ruangan, satu untuk santri pria dan satu untuk santri wanita. Selama karantina kegiatan kami disini salat berjamaah, gotong royong dan olah raga. Untuk kebutuhan makan minum selama ini diantar oleh wali santri yakni pagi siang dan sore, kecuali ada masyarakat yang ada hajatan yang meminta bacakan doa dan tahlil, nanti kita bilang ke orang tua agar tidak mengantarkan makanan,”ulasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh santri ponpes Lirboyo lainnya, Alwan, Menurutnya selama ini bantuan yang diberikan oleh pemerintah Desa Lagan Tengah hanya tempat karantina, selebihnya dari orang tua santri.

“Bantuan dari desa ya hanya sebatas tempat inilah. Bantuan ada, setahu kami ada dari pak Bujang yang Anggota Dewan itu,”bebernya.

Sementara itu, dihari yang sama, Kepala Desa Lagan Tengah, Muhammad Yusuf yang dijumpai serambijambi.id diruang kerjanya menuturkan, pihaknya mengakui belum pernah menyalurkan bantuan terhadap para santri dan santriwati yang dikarantina tersebut. Ia beralasan dana dari APBDes belum cair, kemudian takut salah kelola dan berbenturan dengan aturan yang ada.

“Dana apa yang harus kita gunakan, sementara dari APBDes kita mau gunakan pertama dananya belum cair, kemudian aturannya seperti apa kita belum tau persis, takut salah kelola nanti,”kata Muhammad Yusuf menjawab pertanyaan wartawan serambijambi.id.

Ia menjelaskan, bertepatan dengan mendekati bulan suci Ramadhan banyak warga yang menggelar sedekah, sementara untuk keramaian tidak diperbolehkan. Oleh karenanya kebutuhan konsumsi makanan para santri kerap berlebih karna makanan dan minuman dari warga yang menggelar hajatan itu langsung diberikan kepada para santri dan santriwati. (Rano)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Hari ke 4 Penerapan Aplikasi Simpang Bara, Dirlantas Polda Jambi : Arus Lalu Lintas Lancar

    Hari ke 4 Penerapan Aplikasi Simpang Bara, Dirlantas Polda Jambi : Arus Lalu Lintas Lancar

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Hari ke 4 Penerapan Aplikasi Simpang Bara, Dirlantas Polda Jambi : Arus Lalu Lintas Lancar SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Memasuki hari keempat penerapan aplikasi Simpang Bara yang bertujuan untuk mendata angkutan batubara mulai dari keluar mulut tambang hingga ke pelabuhan bongkar muat berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan langsung oleh Dir Lantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi […]

  • Jelang Operasi Lilin 2025, Ditlantas Polda Jambi dan BPJN Survei Kesiapan Jalinsum Pastikan Kamseltibcar Lantas

    Jelang Operasi Lilin 2025, Ditlantas Polda Jambi dan BPJN Survei Kesiapan Jalinsum Pastikan Kamseltibcar Lantas

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jelang Operasi Lilin 2025, Ditlantas Polda Jambi dan BPJN Survei Kesiapan Jalinsum Pastikan Kamseltibcar Lantas SERAMBIJAMBI.ID, ​JAMBI – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi, melalui Subdit Kamsel, bersama personel Sat Lantas Polres Batanghari dan Polres Sarolangun, serta didampingi perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi, melaksanakan survei dan pengecekan intensif di sepanjang Jalan Lintas […]

  • Satpol PP Kota Jambi Tak Temukan Aktivitas Wanita PSK Mangkal saat Razia di Lokasi Eks Lokalisasi

    Satpol PP Kota Jambi Tak Temukan Aktivitas Wanita PSK Mangkal saat Razia di Lokasi Eks Lokalisasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satpol PP Kota Jambi Tak Temukan Aktivitas Wanita PSK Mangkal saat Razia di Lokasi Eks Lokalisasi SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Satpol PP Kota Jambi melakukan razia di kawasan eks lokalisasi pucuk, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Satpol PP Kota Jambi saat razia tiba di eks lokalisasi pucuk sekitar pukul 23.30 WIB pada Jumat (12/8/2023) […]

  • Korem 042/Gapu Siapkan 2.597 Personel Amankan Pilkada Serentak 2024

    Korem 042/Gapu Siapkan 2.597 Personel Amankan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Korem 042/Gapu Siapkan 2.597 Personel Amankan Pilkada Serentak 2024 SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Rachmad S.I.P mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi ’’Mantap Praja 2024’’ dalam rangka pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi, bertempat di Hotel BW Luxury Thehok Kota Jambi, Rabu 7/8/2024. Rakor lintas sektoral ini diikuti juga […]

  • Satu Unit Mobil AWC Berisi Air Bersih Disalurkan Brimob Polda Jambi ke Masyarakat Terdampak Kekeringan

    Satu Unit Mobil AWC Berisi Air Bersih Disalurkan Brimob Polda Jambi ke Masyarakat Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satu Unit Mobil AWC Berisi Air Bersih Disalurkan Brimob Polda Jambi ke Masyarakat Terdampak Kekeringan SERAMBIJAMBI.ID, MUAROJAMBI – Memasuki musim kemarau, banyak masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih dan terdampak kekeringan. Sebagai bentuk kepedulian Polda Jambi, khususnya Brimob Polda Jambi menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat yang terdampak kekeringan khususnya di Desa Danau Lamo Kacamatan […]

  • Bupati Tanjab Barat Raih Penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM

    Bupati Tanjab Barat Raih Penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Bupati Tanjab Barat Raih Penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM SERAMBIJAMBI.ID, PURWOKERTO – Bupati Tanjab Barat, Dr.Ir.H. Safrial MS meraih penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tahun 2019 dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah […]

expand_less