Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejumlah Pedagang Keluhkan Penutupan Akses Jalan Patunas Secara Total

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Proses pekerjaan pembangunan jalan di Patunas dikeluhkan sejumlah pedagang kecil. Sejumlah pedagang yang mencari rezeki di sepanjang jalan Patunas mengaku kesulitan untuk berjualan, mengakibatkan transaksi jual beli mengalami penurunan drastis. Pasalnya, pembangunan jalan Patunas ini melakukan penutupan akses jalan secara total.

“Mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan ruas jalan yang ditutup total oleh pihak DPUPR melalui pihak ketiga selaku pelaksana pekerjaan PT. PILI AND TRIS SUNAS yang diduga tanpa melakukan sosialisasi dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Kondisi ini, dikeluhkan oleh Muhammad Haris selaku pedagang yang berjualan dipinggir jalan Patunas. Dirinya mengatakan, kalau kami dari masyarakat mendukunglah program pemerintah, namun kami juga minta perhatian. Kami yang berdagang disini dikasih jugalah kesempatan untuk berdagang, kalau bisa sebagian atau separuh saja jalannya ditutup, kalau memang tidak bisa, ya diaturlah jam kerjanya.

“Jadi kami yang berdagang disini bisa juga mendapatkan rezeki dari hasil jualan untuk menghidupi kebutuhan keluarga kami,” ujarnya, kamis (22/11/18) malam kepada serambijambi.id saat berada di kediamannya yang berada di pinggir jalan Patunas tersebut.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kami tidak mengerti bagaimana metode pekerjaan Dinas PUPR ini. Biasanya sepengetahuan kami, pekerjaan jalan tidak pernah menutup total akses jalan. Contohnya, pembangunan jalan Sriwijaya yang pengerjaannya tidak menutup total akses jalan.

“Ya, kami minta bagaimana kami yang jualan tetap bisa jualan. Kalau jalan ditutup total seperti ini terus menerus bagaimana pembeli mau datang. Bagaimana kami memenuhi kebutuhan keluarga kami, kalau tidak ada dagangan yang terjual,” katanya

Hal senada juga dikeluhkan oleh Ibu Lina selaku pedagang Sate yang berjualan di jalan Patunas, menurutnya semenjak jalan ditutup, penghasilan dari berdagang sate berkurang sangat drastis. Biasanya pada hari hari sebelumnya paling sedikit hasil dari berjualan kami dapat 500rb, tapi kemarin semenjak jalan ditutup, kami cuma dapat 200rb,” katanya

Salah satu pedagang di jalan Patunas yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, dirinya sangat mendukung pembangunan jalan tersebut tetapi harus juga tetap dilaksanakan dengan aturan. “Jalan yang bagus merupakan kebanggaan masyarakat bersama, tapi bila dengan alasan membangun harus tutup mata dan mengorbankan kami pedagang apakah itu dianggap pantas?. Kami hanya masyarakat kecil yang mencari nafkah dari hasil berdagang,” keluhnya

Ditempat terpisah, Ketua LSM-Petisi Syarifuddin. AR mengatakan, kita sangat mendukung langkah dan program pembangunan jalan tersebut, tapi kita berharap janganlah menghambat aktifitas masyarakat untuk berdagang dan mencari rezeki.

Menurutnya, penutupan akses jalan secara total ini dinilai telah menelanjangi hak-hak masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya dari berdagang. “Tindakan menutup total akses jalan dengan alasan pembangunan Ini sama saja menelanjangi hak-hak masyarakat kecil yang berdagang disepanjang jalan tersebut” katanya

Menurutnya, Pihak Dinas PUPR Tanjab Barat harus mempertimbangkan hal ini demi kesejehteraan mereka, sementara pekerjaan memiliki metode kerja yang diajukan rekanan ke Dinas PUPR dan biasanya untuk mengantisipasi arus lalu lintas diberlakukan buka tutup sebagian badan jalan,” timpalnya

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kepada pihak kontraktor atau pelaksana, taatilah petunjuk petunjuk pekerjaan sesuai Bill Of Quantity (BOQ) nya. Kepada pengawas yang telah ditunjuk oleh teknis DPUPR dan konsultannya haruslah proaktif dilapangan, karena mereka itu sudah harus ada dilapangan sesuai tahapan tahapan pekerjaan tersebut. Kalau mereka tidak ada dilapangan, bagaimana kontraktor melaksanakan pekerjaannya. Jadi mereka harus proaktif dilapangan,” ujarnya

Untuk diketahui, pekerjaan fisik proyek peningkatan jalan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir (Rigid Beton, red) tersebut bersumber dari APBD-P Tanjab Barat dengan nilai anggaran Rp. 6.994.100.000,- sesuai nomor ; 2624290/06/POKJA22-KONSTR/I/DPUPR/2018 dan selaku pemenang lelang PT. PILI AND TRIS SUNAS dengan harga penawaran sebesar RP. 6.736.300.000.00,- serta pelaksanaan pekerjaan fisik dilapangan sesuai kontrak 40 hari kalender.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, pihak DPUPR atau Kabid Bina Marga PUPR Tanjab Barat Arif Sambudi, ST saat tim serambijambi.id berupaya melakukan konfirmasi, ponselnya sedang tidak aktif. “Pihak DPUPR belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat dan solusi penanganan hal tersebut karena nomor ponsel yang dihubungi dalam keadaan tidak aktif. (ty*)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Satgas TMMD Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar

    Satgas TMMD Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satgas TMMD Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   SERAMBIJAMBI.ID, TEBO – Satgas TMMD ke-112 Kodim 0416/Bungo Tebo menggelar penyuluhan bahaya narkoba kepada para pelajar dan masyarakat Kelurahan Sungai Bengkal, di aula Kantor camat Tebo Ilir, Senin (04/10)2021). Kegiatan penyuluhan narkoba tersebut melibatkan pemateri dari Sat Narkoba Polres Tebo, Bripka Rudi Riadi. Tampak para siswa […]

  • Polda Jambi Tetapkan Edi Manto Sebagai Tersangka Penganiayaan

    Polda Jambi Tetapkan Edi Manto Sebagai Tersangka Penganiayaan

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Polda Jambi Tetapkan Edi Manto Sebagai Tersangka Penganiayaan   SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi resmi menetapkan tersangka kontraktor Edi Manto pelaku penganiyaan rekan bisnisnya yang terjadi pada bulan Desember tahun 2020 lalu yang mana Edi Manto diperiksa selama 2 jam. Ditetapkan status tersangka tersebut ditegaskan oleh Direskrimum Polda Jambi Kombes […]

  • Polda Jambi Penyedia Perumahan Terbanyak dalam Launching 100.000 Rumah Untuk PNPP

    Polda Jambi Penyedia Perumahan Terbanyak dalam Launching 100.000 Rumah Untuk PNPP

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Polda Jambi Penyedia Perumahan Terbanyak dalam Launching 100.000 Rumah Untuk PNPP   SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Polda Jambi menjadi penyedia perumahan terbanyak yakni sebanyak 2.116 Unit, hal ini terungkap dalam acara launching secara virtual 100.000 rumah untuk Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) se-Indonesia yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, MSi, secara tatap […]

  • Korban Terdampak Akibat Kebakaran Mengungsi di Rumah Anggota Kepolisian Polres Tanjab Barat

    Korban Terdampak Akibat Kebakaran Mengungsi di Rumah Anggota Kepolisian Polres Tanjab Barat

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Jendral Gatot Subroto (Manunggal 1), RT. 11 Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Kamis (7/3/2019) sekira pukul 08.40 WIB, masih menyisahkan duka yang sangat mendalam. Pasalnya, kebakaran tersebut menyebabkan rumah pak Darwis habis terbakar dan rumah pak Holidi mengalami rusak berat serta […]

  • Dua Ruko Tempat Penyimpanan Ribuan Botol Miras Disegel Satpol PP

    Dua Ruko Tempat Penyimpanan Ribuan Botol Miras Disegel Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Dua Ruko Tempat Penyimpanan Ribuan Botol Miras Disegel Satpol PP SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi bersama pihak Kecamatan dan Disperindag menyegel dua unit ruko yang berada di kawasan Jalan Surya Darma Pal VIII Kenali Asam Bawah Kecamatan Kota Baru. Dua ruko tersebut disegel oleh petugas Satpol PP Kota […]

  • Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas – PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal

    Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas – PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas – PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal SERAMBIJAMBI.ID, BATANGHARI – Komitmen dari PetroChina untuk kepedulian sosial sebagai bagian dari tanggung jawab kepada komunitas adat terpencil. Sejak tahun 2019, kita (PetroChina) sudah membantu. Pertama kita sudah membantu di wilayah Sarolangun yakni Bukit Suban. Gurun Tuo, dan Pulau Lintang. Kita bekerja […]

expand_less