Karhutla di Area Plasma PT BKS Berhasil Dipadamkan, Bupati, Kapolres Sarolangun dan Dandim Sarko Turun Langsung Berjibaku Padamkan Api
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karhutla di Area Plasma PT BKS Berhasil Dipadamkan, Bupati, Kapolres Sarolangun dan Dandim Sarko Turun Langsung Berjibaku Padamkan Api
SAROLANGUN – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh Satgas Terpadu Karhutla Kabupaten Sarolangun. Senin (24/8/2026), personel gabungan berjibaku memadamkan api yang membakar areal Plasma PT Bahana Karya Semesta (BKS), Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.
Kegiatan pemadaman yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yahya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., serta unsur Forkopimda Kabupaten Sarolangun.
Turut terlibat dalam kegiatan tersebut Kabagops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, M.H., Kepala Badan Kesbangpol Sarolangun Hudri, S.Pd.I., M.Pd.I., Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, S.H., Kapolsek Air Hitam AKP Robinson Manullang, S.H., personel Satgas Karhutla Polres Sarolangun, personel Kodim 0420/Sarko, Manggala Agni, Subsatgas Karhutla Polsek Air Hitam, serta Tim Satgas Karhutla PT BKS.
Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan pemadaman di sejumlah titik yang masih terdapat bara dan api.
Mengingat lokasi merupakan lahan gambut, Satgas juga memberikan arahan kepada pihak PT BKS agar segera membuat sekat kanal menggunakan excavator. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar melalui lapisan gambut dan mengantisipasi meluasnya titik kebakaran.
Pemadaman dilakukan dengan berbagai peralatan, mulai dari mesin pompa dan semprot air, selang, tabung racun api, kepyok atau alat tepak api, hingga mesin semprot bahu atau pompa punggung.
Selain penanganan dari darat, Satgas juga berkoordinasi untuk mendapatkan dukungan water bombing melalui jalur udara, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih maksimal dan cepat.
Sinergitas antara personel Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan pihak perusahaan menjadi kekuatan utama dalam penanganan Karhutla di lokasi tersebut.
Setelah berjibaku selama berjam-jam, hingga sekitar pukul 19.30 WIB, api di lokasi Karhutla berhasil dipadamkan. Meski demikian, personel Satgas Terpadu tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menegaskan bahwa penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan sinergitas seluruh unsur terkait.
“Pemadaman tidak berhenti setelah api terlihat padam. Kita pastikan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh, khususnya karena lokasi merupakan lahan gambut yang memiliki potensi munculnya kembali titik api,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla, mengingat dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Dengan kerja sama dan respons cepat seluruh unsur Satgas, situasi di lokasi saat ini aman dan kondusif, sementara seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan pemadaman dilaporkan dalam kondisi baik dan sehat.
Polres Sarolangun bersama seluruh stakeholder terus berkomitmen mencegah dan menanggulangi Karhutla demi menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar