Breaking News
light_mode
Trending Tags

Deklarasi Negara Papua oleh Benny Wenda di Inggris Tak Perlu Direspon Berlebih, Pemerintah Fokus Bangun SDM dan Insfrastruktur Bumi Cendrawasih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Deklarasi Negara Papua oleh Benny Wenda di Inggris Tak Perlu Direspon Berlebih, Pemerintah Fokus Bangun SDM dan Insfrastruktur Bumi Cendrawasih

SERAMBIJAMBI.ID, PAPUA – Publik Indonesia sempat terkejut, dengan dideklarasikannya Negara Papua Barat oleh Benny Wenda. Deklarasi itu terkesan main-main, serta tidak gentlemen.

Bagaimana mungkin mendeklarasikan kemerdekaan suatu Negara atau Bangsa dari wilayah yang ribuan mile jauhnya dari wilayah tempat di mana tanah yang diperjuangkan sebagai Negara dan penduduk Bangsanyanya bermukim?

Ditambah lagi, deklarasi itu sendiri mendapat penolakan dari kelompok yang selama ini menganggap dirinya berjuang untuk kemerdekaan Papua Barat.

Jelas, tercium bau permainan politik praktis yang mungkin saja mendatangkan keuntungan atau donasi dari sejumlah oknum kepada oknum lainnya. Nah yang mengherankan dan lagi-lagi menimbulkan tanda tanya besar selama ini, apa benar Sebagian dari Bumi Cendrawasih (yakni Provinsi Papua dan Papua Barat) itu dijajah oleh Indonesia?

Persoalan ini pelik, dan dari tahun ketahun seperti ada oknum-oknum yang sengaja membiarkan bara api bernama “Kemerdekaan Papua” itu tetap terjaga.

Cerita panjang masa lampau terkait diskriminasi dan pelanggaran HAM di atas Bumi Cendrawasi, seolah menjadi kipas yang dengan mudah dapat disulut untuk mengibarkan bara api itu seolah menjadi tambah panas dan siap untuk “memanggang daging” bernama dagangan politik yang diduga mendatangkan keuntungan bagi sejumlah oknum. “Dagangan” itu, seolah menjadi tambah laris dengan munculnya para “tengkulak” politik yang kerap berjualan isu baik di dalam maupun luar negeri.

Salah satunya, main-mainan deklarasi yang dilakukan oleh Benny Wenda. Benny Wenda itu kini menjadi warga negara Inggris, apa bisa dia dikatakan sebagai pejuang kemerdekaan yang pemberani?

Padahal dia lari dan sembunyi serta mengganti kewarganegaraannya dengan warga negara lain.

Jika belajar sejarah, yang Namanya pejuang tidak akan menggantikan apapun dalam dirinya yang membuat dirinya berkhianat apa tanah dan Rakyat yang diperjuangkannya.

Jikalau alasan fasilitas kehidupan dan piring makan mengakibatkan dirinya mengganti kewarganegaraan, perjuangannya sebagai orang yang katanya “pahlawan”, patut dipertanyakan.

Belum lagi, dalam memperoleh warga negara ada syarat-syarat yang harus dilakukan untuk menunjukan kesetiaannya keapda negara yang memberikan kewarganegaraan.

Seperti, bersumpah setia kepada negara pemberi warga negara, hormat bendera, nyanyi lagu kebangsaan, dan mendukung pemerintahan negara itu.

Nah loh, kalau sudah begitu apakah Benny Wenda masih bisa dibilang setia kepada Rakyat dan Tanah Papua yang katanya dia perjuangkan? Di gunung dan di hutan, banyak mereka yang disebut sebagai pejuang Papua harus bertaruh hidup, dan kadang menahan lapar.

Banyak yang dari mereka pada akhirnya kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi dan Bersumpah Setia Kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kalau pahit-pahitnya harus diakui sebagai pahlawan, bukankah mereka yang di hutan itu yang harusnya disebut sebagai “pahlawan”?

Bukan malah Benny yang wara wiri ke sejumlah acara talk show dan kampus, guna bertahan hidup dengan status warga negara Inggris.

Lagipula, mendirikan suatu Negara tidak semudah membuat komunitas motor atau pencinta susu coklat. Ada syarat dan prasyarat yang harus dipenuhi, serta harus ada kondisi serta prakondisi yang menjadi dasar berdirinya suatu Negara atau Negara Bangsa. Syarat berdirinya Negara seperti yang mungkin telah kita pelajari sejak di bangku Sekolah Dasar (SD), ada syarat de jure yaitu punya konstitusi atau sejenisnya, pengakuan dari negara lain, dan punya pemerintahan; ada lagi syarat de facto, yaitu ada wilayah dan punya masyarkat.

Nah, ditambah lagi syarat kondisi tertentu. Apakah kondisi di Papua seperti berada di bawah penjajah? Seperti yang telah disebutkan di atas, pada masa lalu mungkin memang ada diskriminasi dan pelanggaran HAM.

Namun, satu persatu itu semua coba diperbaiki, walau memang mungkin ada oknum yang sengaja melakukan pembiaran. Tetapi kalau kita lihat hari ini, nampaknya kondisi di Papua dan Papua Barat sangat jauh berbeda dengan kondisi 25 tahunan lalu.

Ya jikalau memang ada perlakuan yang kurang menyengkan kepada masyarakat, rasa-rasanya bukan hanya di Papua, wilayah lain ada juga yang merasakan demikian. Tetapi semua itu dalam tahap perbaikan.

Fokus pembangunan diarahkan untuk Papua dan Papua Barat, juga wilayah-wilayah yang selama ini tidak merasakan pembangunan dan perhatian dari pemerintah pusat.

Semua itu perlu proses, dan prosesnya sedang berjalan. Harap bersabar, jangan gegabah dan kata orang Papua “stop bikin Gerakan tambahan yang bikin tong susah, tapi kamorang untung yo”.

Jadi, deklarasi itu sebaiknya tidak perlu terlalu direspon berlebihan, tapi harus tetap waspada dan menggunakan jalur-jalur diplomasi untuk mengatisipasi segala kemungkinan yang ada. Pemerintah hari ini harus lebih fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Papua dan Papua Barat yang unggul, dalam ranngka membuka lebih luas lagi kesempatan bagi Putera Puteri Papua untuk menjadi subjek pembangunan di atas Tanahnya sendiri.

Pembangunan fisik atau insfrastruktur pelu, tetapi lebih perlu lagi membangun SDM Papua dan Papua Barat yang unggul. Itu semua, sedang diupayakan dalam rangka mendukung proses menuju Indonesia Emas 2045. (Red/Ist)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Bukan Tilang, Kapolres Tanjab Barat Borong Takjil UMKM dan Bagikan Helm Gratis ke Warga

    Bukan Tilang, Kapolres Tanjab Barat Borong Takjil UMKM dan Bagikan Helm Gratis ke Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Pemandangan menyejukkan terlihat di pusat Kota Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Rabu (11/3/2026) sore. Bukannya menggelar razia kendaraan yang menegangkan, jajaran Polres Tanjab Barat justru melakukan aksi simpatik dengan memborong dagangan UMKM dan membagikan helm gratis kepada warga. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., […]

  • Ada Perbaikan Gardu Induk di Muara Sabak, Hari ini Listrik di Kuala Tungkal Akan Padam

    Ada Perbaikan Gardu Induk di Muara Sabak, Hari ini Listrik di Kuala Tungkal Akan Padam

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Ada Perbaikan Gardu Induk di Muara Sabak, Hari ini Listrik di Kuala Tungkal Akan Padam SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah S2JB UP3 Jambi, melalui ULP Kuala Tungkal kembali melayangkan surat pemberitahuan pemadaman listrik Pemadaman listrik total tersebut akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2020, dimulai pukul 09.00 sampai dengan […]

  • Breaking News, 2 Anak Tewas Akibat Kebakaran di Jaluko

    Breaking News, 2 Anak Tewas Akibat Kebakaran di Jaluko

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Breaking News, 2 Anak Tewas Akibat Kebakaran di Jaluko SERAMBIJAMBI.ID, MUAROJAMBI – Telah terjadi kebakaran di Perumahan Permata Regency, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, yang mana dalam kebakaran tersebut menewaskan 2 orang anak. Peristiwa ini sendiri terjadi Jumat 21 Oktober 2022 siang, sekitar pukul 14.30. Korban diketahui bernama Akbar Maulana Sinaga (5) yang […]

  • Modus Pecahkan Kaca Mobil, Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Empat Pelaku Perampokan

    Modus Pecahkan Kaca Mobil, Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Empat Pelaku Perampokan

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Modus Pecahkan Kaca Mobil, Satreskrim Polresta Jambi Bekuk Empat Pelaku Perampokan SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap Empat orang pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil yang beroperasi di beberapa Provinsi di Indonesia. Wakapolresta Jambi AKBP Rulli Andy saat memimpin konferensi pers menyebutkan keempat pelaku yang berhasil ditangkap tersebut berinisial VDH, […]

  • Ibu dan Anak di Muaro Jambi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

    Ibu dan Anak di Muaro Jambi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Ibu dan Anak di Muaro Jambi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Warga Desa Bakung, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi digegerkan dengan penemuan seorang ibu dan anaknya yang tewas bersimbah darah di dalam kamar PT Marwah Bangun Persada (MBP), Sabtu (11/1/20) malam. Melansir jambiseru.com media partner serambiijambi.id, Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto […]

  • Silaturahmi Bersama OKP Cipayung Plus, Kapolda Jambi Turut Sampaikan Situasi Kamtibmas 

    Silaturahmi Bersama OKP Cipayung Plus, Kapolda Jambi Turut Sampaikan Situasi Kamtibmas 

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Silaturahmi Bersama OKP Cipayung Plus, Kapolda Jambi Turut Sampaikan Situasi Kamtibmas  SERAMBIJAMBI.ID,JAMBI – Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono menggelar silaturahmi bersama OKP Cipayung Plus bertempat di Rumah Besar PMII Provinsi Jambi, Kamis (05/01/23). Silaturahmi Irjen Pol Rusdi Hartono didampingi Dir Intelkam Kombes Pol Bondan Witjaksono, Kasubdit Sosbud Ditintelkam Polda Jambi AKBP Ali […]

expand_less