Jembatan Kayu di Desa Sinar Wajo Butuh Perhatian Pemerintah
- account_circle Serambi Jambi
- calendar_month Senin, 27 Jan 2020
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jembatan Kayu di Desa Sinar Wajo Butuh Perhatian Pemerintah
SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB TIMUR – Kondisi jembatan kayu Sungai Nek, di Desa Sinar Wajo yang menghubungkan dengan Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi ini tampak rapuh.
Jembatan Kayu yang telah berusia senja itu kini tampak memprihatinkan dan terancam ambruk. Sebagian papan yang menjadi lantai jembatan serta kayu pondasi bagian bawah sudah terlihat usang dan lapuk.
Rasa was was dan takut kerap menghantui sejumlah warga yang melintasi jembatan yang berada di pelosok pedesaan tersebut.
Masyarakat tak punya pilihan lain untuk menggunakan jembatan kayu ini meski nyawa menjadi taruhannya. Selain khawatir terjatuh dari jembatan, maut lain yang mengintai warga adalah khawatir serangan binatang buas di sungai seperti ular.
Sejumlah warga menuturkan, mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah, sehingga jembatan tersebut bisa diganti dengan jembatan baru dengan konstruksi beton.
Warga mengatakan, Jembatan kayu ini merupakan akses vital masyarakat setempat dan siswa yang bersekolah. (Rano)
- Penulis: Serambi Jambi

Saat ini belum ada komentar