Tinggalkan Warisan Kepemimpinan Humanis dan Presisi, Jejak Pengabdian Kombes Pol M Faishal Aris dari Jambi menuju Korps Brimob Polri
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tinggalkan Warisan Kepemimpinan Humanis dan Presisi, Jejak Pengabdian Kombes Pol M Faishal Aris dari Jambi menuju Korps Brimob Polri
SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Setelah mengemban amanah sebagai Dansat Brimob Polda Jambi sejak Juli 2025, Kombes Pol M. Faishal Aris, S.I.K., M.M. kini mendapat penugasan baru di Korbrimob Polri.
Perpindahan tugas tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran sekaligus regenerasi kepemimpinan.
Bagi masyarakat Jambi, nama Kombes Pol M. Faishal Aris bukan sekadar seorang komandan pasukan elite kepolisian. Selama kurang lebih satu tahun memimpin Satbrimob Polda Jambi, Kombes Pol M. Faishal Aris dikenal sebagai sosok pemimpin lapangan yang mengedepankan keteladanan, keberanian, serta pendekatan humanis dalam menjalankan setiap tugas negara.
Sebelum dipercaya memimpin Satbrimob Polda Jambi, perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1999 tersebut telah menorehkan pengalaman sebagai Dansat Brimob Polda Kepulauan Riau selama kurang lebih dua tahun tujuh bulan.
Bekal pengalaman itu kemudian dibawanya ke Jambi untuk memperkuat kesiapsiagaan Brimob sekaligus meningkatkan sinergi bersama masyarakat.
Selama masa kepemimpinannya, Satbrimob Polda Jambi aktif mendukung berbagai operasi kepolisian, baik dalam penanganan gangguan keamanan maupun kegiatan kemanusiaan.
Salah satu momen yang paling dikenang adalah saat terjadi aksi demonstrasi besar pada 29 Agustus 2025 yang dikenal masyarakat sebagai “Agustus Kelabu” atau “Black September”.
Dalam situasi yang berpotensi berkembang menjadi anarkis tersebut, Kombes Pol M. Faishal Aris memilih berada di garis terdepan bersama personelnya. Mengenakan perlengkapan lengkap pasukan pengendali massa, Kombes Pol M. Faishal Aris memimpin langsung formasi Brimob dalam mengendalikan situasi agar tetap kondusif.
Keputusan turun langsung ke lapangan menjadi gambaran karakter kepemimpinan yang tidak hanya memberi perintah dari belakang, tetapi turut merasakan tantangan yang dihadapi anggotanya.
Pendekatan persuasif dan profesional yang diterapkan saat itu turut membantu meredam eskalasi sehingga situasi keamanan dapat kembali terkendali.
Di bawah komandonya pula, Satbrimob Polda Jambi memperkuat identitas satuan melalui semboyan “Satya Singakarti Pala, Harimau Penjaga Sumatera Pewaris Nusantara.”
Semboyan tersebut bukan sekadar slogan, melainkan filosofi yang terus ditanamkan kepada seluruh personel Brimob. Harimau Sumatera dijadikan simbol keberanian, ketegasan, kesetiaan, sekaligus pelindung yang menjaga keseimbangan alam.
Nilai itu diterjemahkan dalam tugas Brimob sebagai garda terdepan yang siap menjaga keamanan, persatuan, keberagaman, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, setiap anggota Brimob harus memiliki semangat pengabdian tanpa pamrih, bekerja dengan disiplin tinggi, serta hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Tidak hanya fokus pada tugas operasional, Kombes Pol M. Faishal Aris juga melahirkan sejumlah program inovatif yang memperkuat hubungan antara Brimob dan masyarakat.
Program pertama adalah Brimob Transformer atau Transfer Informasi dan Edukasi kepada Warga. Melalui program ini, personel Brimob aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan dan ketertiban, meningkatkan kesadaran hukum, serta membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian.
Selanjutnya hadir Brimob Populis (Polisi Peduli Lingkungan Sosial). Program ini menempatkan personel Brimob tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Berbagai kegiatan sosial dilakukan, mulai dari penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu, pembangunan sarana penyeberangan antar desa, hingga aksi gotong royong membersihkan wilayah terdampak banjir maupun bencana alam lainnya.
Di bidang operasional, ia juga menggagas Brimob Pamungkas (Patroli Gabungan Anti Kriminalitas). Program tersebut memperkuat sinergi dengan Polres dan Polresta jajaran melalui patroli terpadu guna menekan angka kriminalitas jalanan, termasuk aksi geng motor yang sempat meresahkan masyarakat.
Melalui patroli rutin dan kehadiran personel Brimob di berbagai titik rawan, masyarakat merasakan peningkatan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi kepolisian.
Terobosan lain yang cukup unik adalah lahirnya komunitas Brigas (Brigade Aspal), sebuah komunitas pecinta sepeda motor yang diinisiasi langsung olehnya.
Komunitas dengan motto “Bersahabat, Bermanfaat, Bermasyarakat” tersebut dibentuk bukan semata sebagai wadah menyalurkan hobi otomotif, melainkan menjadi media membangun kepedulian sosial. Melalui Brigas, para pecinta sepeda motor diajak berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial, pelestarian lingkungan, kampanye keselamatan berlalu lintas, hingga menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk inovasi kepolisian modern yang mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat.
Menjelang mengakhiri masa tugasnya di Jambi, Kombes Pol M. Faishal Aris menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi.
Kombes Pol M. Faishal Aris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, berpartisipasi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta bersama-sama menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Sebagai ungkapan rasa cinta kepada tanah Jambi yang pernah menjadi bagian perjalanan pengabdiannya, alumni Akpol 1999 tersebut menutup perpisahan dengan sebuah pantun yang sarat makna.
“Tanah Jambi perisai pertiwi,
Terpancang tegak Gunung Kerinci,
Kami bangga menjadi warga Jambi,
Membangun negeri demi NKRI.”
Pantun itu menjadi penutup yang menggambarkan kedekatan emosional seorang komandan dengan daerah yang pernah dipimpinnya.
Kini, perjalanan pengabdian Kombes Pol M. Faishal Aris berlanjut di Korps Brigade Mobil Polri.
Namun jejak kepemimpinan, inovasi, serta semangat pengabdian yang ditinggalkannya di Satbrimob Polda Jambi diyakini akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Brimob maupun masyarakat.
Selamat bertugas di tempat yang baru, Komandan. Dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah menuju pengabdian yang lebih luas untuk Indonesia. Semoga dedikasi dan pengabdian yang telah ditorehkan menjadi bagian dari sejarah yang terus dikenang, serta membawa manfaat bagi bangsa, negara, dan Ibu Pertiwi.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar