Bupati Tanjab Barat Harap Himpunan Keluarga Melayu Dapat Menjadi Pemersatu Masyarakat

0 335
Loading...

Bupati Tanjab Barat Harap Himpunan Keluarga Melayu Dapat Menjadi Pemersatu Masyarakat

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat , Dr. Ir. H.Safrial MS kukuhkan pengurus Himpunan Keluarga Melayu(HKM) Kabupaten Tanjab Barat periode 2020-2025 sebanyak 122 orang yang terdiri dari Pembina, Penasehat dan Pengurus, yang digelar di Balai Adat Jl. Prof. Dr. Sri Soedewi, Desa Pembengis Selasa (04/02/20).

Dalam sambutannya, Bupati berharap kepengurusan HKM yang baru saja dikukuhkan ini, nantinya dapat menjalankan amanah dalam berkiprah dan berperan dalam masyarakat dan pembangunan daerah ini. Lebih dari itu, Bupati juga berharap HKM dapat menjadi pemersatu masyarakat tanpa mengenal suku, ras, agama, dan kelompok.

“Kita semua berharap HKM sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang mampu menghimpun, membaur, menyatukan himpunan keluarga lain, lebih luas lagi seluruh masyarakat tanpa mengenal suku bangsa, agama, kelompok dan ras,” tegas Bupati.

Lebih lanjut bupati mengharapkan HKM dapat melebarkan fungsinya dalam rangka terus menggali, membina, serta melestarikan adat dan tradisi melayu.

“Saya yakin masih banyak adat dan budaya melayu yang belum tergali dan perlu dilestarikan di daerah ini, kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pengurus HKM agar dapat menggerakkan roda organisasi dengan sebaik-baiknya, selalu menjaga kekompakan dan sinergis.

“Sinergis serta mampu menggalang kerjasama dengan pemerintah melalui lembaga pemerintah yang ada dalam rangka berkiprah melaksanakan program kerjanya,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Amir Sakib, Ketua DPRD, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Sekretaris Daerah, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya. (SJ)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.