Breaking News
light_mode
Trending Tags

90 Ribu Butir Samcodin Terjual Tak Sampai Setahun, Indra Safari Desak Audit Menyeluruh

  • account_circle Serambi Jambi
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Praktik distribusi obat yang disinyalir tak wajar di Kabupaten Tanjab Barat Barat, Jambi, akhirnya dibongkar oleh pihak berwenang. BPOM Provinsi Jambi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat resmi melakukan penyegelan terhadap dua apotek, yakni Apotek Manjur di Kuala Tungkal dan Apotek Cahaya di Kecamatan Tebing Tinggi, setelah ditemukan adanya arus distribusi obat jenis Samcodin yang mencurigakan tanpa dokumen sah.

Tindakan represif ini merupakan tindak lanjut dari investigasi BPOM Palembang terkait peredaran obat yang mengandung zat prekursor, jenis zat yang sangat rentan disalahgunakan.

Investigasi otoritas kesehatan mengungkap fakta yang cukup mengejutkan di lapangan:

Apotek Manjur (Kuala Tungkal): Dalam kurun waktu Juli 2025 hingga Maret 2026, apotek ini tercatat menjual 900 dus Samcodin. Dengan asumsi 1 dus berisi 100 butir, total keseluruhan mencapai 90.000 butir obat. Saat diminta menunjukkan dokumen pengadaan, pemilik apotek tidak mampu menyediakannya dengan alasan dokumen rusak akibat banjir. Selain itu, ditemukan pula bukti penjualan obat keras tanpa resep dalam jumlah besar.

Apotek Cahaya (Tebing Tinggi): Apotek ini diduga menyalurkan ratusan kotak obat (50 kotak pada 31 Desember 2025 dan 200 kotak pada 17 Januari 2026) ke Toko Obat Mentari yang berlokasi di luar Provinsi Jambi tanpa disertai faktur transaksi sama sekali.

Temuan ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan sinyal bahaya akan maraknya penyalahgunaan obat yang mengandung zat prekursor di wilayah tersebut.

Sorotan paling tajam tertuju pada Apotek Manjur. Berdasarkan data, apotek ini berhasil menjual 900 dus atau setara 90.000 butir Samcodin hanya dalam kurun waktu Juli 2025 hingga Maret 2026.

Angka fantastis ini memicu kegeraman Tokoh Masyarakat Kuala Tungkal, Indra Safari. Ia menilai volume penjualan tersebut mustahil terjadi dalam skema pengobatan normal.

“Menjual 90 ribu butir dalam waktu kurang dari satu tahun itu sangat tidak wajar. Jelas ada yang salah dengan tata kelola ini,” ujar Indra dengan nada tegas, Jumat (26/6/26)

Lebih lanjut, Indra mendesak instansi terkait untuk tidak sekadar memberikan sanksi administratif, tetapi melakukan audit mendalam.

“Kami mengharapkan dinas dan instansi terkait untuk mengevaluasi secara total, meningkatkan pengawasan, dan menindak tegas siapa pun yang bermain di balik penyalahgunaan obat obatan ini. Ini menyangkut masa depan generasi kita,” tambahnya

Pelaksana Seksi Farmasi Dinkes Tanjab Barat, Puji Lestari, mengungkapkan bahwa penyegelan telah dilakukan sejak minggu kedua Juni 2026.

“Masa penghentian sementara berlaku selama 21 hari kerja. Seluruh stok obat telah kami catat dan disegel dengan lakban khusus,” ujar Puji, Kamis (25/6/2026).

Pihak Dinkes menegaskan bahwa selama masa penyegelan, kedua apotek dilarang keras melakukan transaksi obat. Meski diperbolehkan menjual produk non-obat seperti susu atau perlengkapan bayi, Dinkes tetap menyarankan agar apotek tutup sepenuhnya. Bahkan, pihak Dinkes telah melayangkan teguran keras terhadap Apotek Manjur yang sempat mencoba beroperasi kembali di tengah masa penyegelan.

Puji menambahkan, jika setelah 21 hari kerja ditemukan pengurangan stok obat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sanksi akan diperpanjang. Pengawasan rutin pun akan ditingkatkan menjadi setiap tiga bulan sekali, dengan ancaman sanksi bertingkat hingga penutupan permanen bagi apotek yang tidak menunjukkan perbaikan tata kelola.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik dari kedua apotek tersebut belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan atas penyegelan ini. (SJ)

  • Penulis: Serambi Jambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi untuk Anda

  • Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah NU Provinsi Jambi 

    Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah NU Provinsi Jambi 

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah NU Provinsi Jambi    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono hadiri kegiatan Pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (MUKERWIL) Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Jambi Tahun 2022 pada Sabtu (19/11/22). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPSDM Prov. Jambi tersebut dihadiri oleh Wakil Sekertaris Jenderal PB NU Sulaeman […]

  • Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Pemkab Lanjutkan Tahap Seleksi Lelang Direktur PDAM

    Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Pemkab Lanjutkan Tahap Seleksi Lelang Direktur PDAM

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Pemkab Lanjutkan Tahap Seleksi Lelang Direktur PDAM SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Lelang Direktur PDAM Muaro Jambi tahapan demi tahapan telah dilaksanakan namun muncul masalah asesor mengundurkan diri sehingga proses pelaksanaan lelang melenceng dari jadwal yang ditetapkan dan pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berjanji akan menggantinya dengan assesor yang lain yang berasal […]

  • Personil Piket Patroli Polres Muaro Jambi Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng

    Personil Piket Patroli Polres Muaro Jambi Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Personil Piket Patroli Polres Muaro Jambi Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng SERAMBIJAMBI.ID, MUARO JAMBI – Polres Muaro Jambi dan jajaran melakukan pengecekan dan ketersediaan minyak goreng di sejumlah toko kelontong dan minimarket, Sabtu (25/6/22). Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja S.I.K,MH melalui Kasi Humas AKP Amradi.SE mengatakan bahwa kegiatan ini menindaklanjuti program prioritas Kapolri dalam mengintrusikan Polda […]

  • Bareskrim Polri Akui Sistem Penanganan Satgas Karhutla Jambi Cukup Baik

    Bareskrim Polri Akui Sistem Penanganan Satgas Karhutla Jambi Cukup Baik

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bareskrim Polri Akui Sistem Penanganan Satgas Karhutla Jambi Cukup baik SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Tim Asistensi Karhutla Bareskrim Polri mengakui sistem penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) oleh tim gabungan Satgas Karhutla Provinsi Jambi sudah sangat cukup baik dimana ditandai dengan minimnya atau berkuranganya jumlah penegakan hukum kasus karhutla di Jambi. Hal itu disampaikan oleh ketua […]

  • Tingkatkan Sinergitas di Bulan Ramadhan, Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Sambangi Pj Walikota Jambi 

    Tingkatkan Sinergitas di Bulan Ramadhan, Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Sambangi Pj Walikota Jambi 

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    Tingkatkan Sinergitas di Bulan Ramadhan, Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Sambangi Pj Walikota Jambi  SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Dalam rangka memperkuat Sinergisitas, silaturahmi dan hubungan kerja sama antara Pers dan Pemerintah Kota Jambi, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi menyambangi kantor Walikota Jambi, Rabu (13/4/24). Kedatangan Pengurus PWI Kota Jambi Periode 2023-2026 yang di […]

  • Usai Diperiksa KPK, Staf Dinas PUPR Jambi Langsung Kabur Lari Tunggang Langgang Menghindari Wartawan

    Usai Diperiksa KPK, Staf Dinas PUPR Jambi Langsung Kabur Lari Tunggang Langgang Menghindari Wartawan

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2019
    • account_circle Serambi Jambi
    • 0Komentar

    SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Hari terakhir pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jambi di kawasan Thehok, Kota Jambi, Jumat (22/3/2019) diwarnai aksi kejar-kejaran antara wartawan dan terperiksa penyidik KPK. Melansir jambi.kabardaerah.com sindikasi media serambijambi.id, hal itu terjadi, saat terperiksa yang disinyalir Hendry, salah satu staf di Dinas PUPR Provinsi Jambi usai diperiksa KPK, langsung kabur […]

expand_less