Kapolda Tekankan Kolaborasi Polri, TNI, Pemerintah dan Masyarakat saat Pimpin Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Perkuat Keamanan di Jambi
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolda Tekankan Kolaborasi Polri, TNI, Pemerintah dan Masyarakat saat Pimpin Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Perkuat Keamanan di Jambi
JAMBI – Dalam Rangka menjaga keamanan dan ketertiban kota Jambi yang akan dan sejahtera, Polda Jambi menggelar Apel Sabuk Kamtibmas dilapangan Kantor Walikota Jambi pada Senin (25/5/2026).
Dalam sambutannya Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar mengatakan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini dan ditangani secara cepat serta tepat.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda, Ketua DPRD Kota Jambi, jajaran TNI, pejabat utama Polda Jambi, camat, lurah, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga tokoh pemuda. Kehadiran lintas sektor itu dinilai menjadi simbol kuat bahwa menjaga keamanan bukan semata tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar, menegaskan bahwa tantangan keamanan saat ini semakin kompleks, sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendeteksi, mencegah dan menyelesaikan persoalan sosial sejak dini.
Menurutnya, terciptanya kondisi aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
“Diperlukan sinergi yang apik antara Polri, TNI dan masyarakat. Dengan demikian berbagai persoalan sosial dapat dicegah dan ditangani dengan baik,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menjelaskan, konsep Sabuk Kamtibmas merupakan strategi penguatan keamanan berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama aparat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Pendekatan tersebut diyakini lebih efektif karena melibatkan pengawasan sosial di tingkat lingkungan, memperkuat komunikasi antarwarga serta mempercepat penyelesaian konflik sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
Dalam konteks pembangunan daerah, keamanan dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan hingga investasi. Lingkungan yang aman akan menciptakan ruang sosial yang sehat, meningkatkan produktivitas masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menilai peran tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan unsur pendidikan sangat strategis dalam membangun budaya tertib, toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Keterlibatan mereka diyakini mampu menjadi benteng awal pencegahan konflik sosial maupun potensi gangguan ketertiban.
Selain itu, Irjen Pol Krisno H Siregar juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali nilai gotong royong sebagai identitas sosial yang selama ini menjadi kekuatan bangsa. Kepedulian terhadap lingkungan, komunikasi antarmasyarakat serta budaya saling menjaga disebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan.
“Ini merupakan wujud Kamtibmas yang hidup, ketika masyarakat tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya,” tegasnya.
Program Sabuk Kamtibmas juga disebut selaras dengan semangat pembangunan sosial daerah, termasuk mendukung terciptanya lingkungan yang nyaman, harmonis dan sejahtera melalui pendekatan partisipatif masyarakat.
Pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas di Kota Jambi menjadi pesan bahwa keamanan bukan sekadar urusan institusi negara, melainkan hasil dari kolaborasi dan kepedulian bersama. Ketika pemerintah, aparat dan masyarakat bergerak dalam tujuan yang sama, maka ruang publik yang aman, damai dan kondusif akan lebih mudah diwujudkan.
Dengan penguatan sinergi tersebut, diharapkan Kota Jambi mampu mempertahankan stabilitas sosial sekaligus membangun kultur masyarakat yang aktif menjaga ketertiban, toleran terhadap perbedaan dan responsif terhadap berbagai persoalan di lingkungannya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar