Masa Pandemi, Penangkaran Murai Batu Milik Bripka Cahyo Tetap Laku

0 69

Masa Pandemi, Penangkaran Murai Batu Milik Bripka Cahyo Tetap Laku

 

SERAMBIJAMBI.ID, MERANGIN – Usai berdinas sebagai anggota Polsek Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Bripka Cahyo Nofrianto langsung menuju area penangkaran burung Murai Batu Miliknya di Desa Pulau Rengas Ulu, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin.

Setiap hari, Cahyo mengurus puluhan pasang burung Murai Batu yang ia budidayakan sejak 2018 lalu yang mana dalam kesehariannya Bripka Cahyo Nofrianto menyibukkan diri dengan memberi makan, memandikan hingga menjemur burung-burung miliknya.

Kecintaannya terhadap burung bernama latin Copsychus Malabaricus membuatnya bersemangat untuk membuat penangkaran Murai.

Dimasa Pandemi Covid-19 ternyata tidak berpengaruh terhadap aktivitas penangkaran Murai Batu milik Cahyo, Selama pandemi, rata-rata 6 ekor burung anakan miliknya ini laku terjual setiap bulannya. Bahkan, permintaan terhadap Murai Batu miliknya ini mampu menembus pasar nasional.

Hal ini dikatakan Bripka Cahyo Nofrianto saat diwawancarai di kediamannya, Kamis (20/5/21).

” Alhamdulillah hasil penangkaran burung Murai Batu saya pernah ada yang beli dari Provinsi Sulawesi Selatan, Bogor dan Provinsi lainnya di luar Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Cahyo menyebutkan, walaupun saat ini dimasa pandemi Covid-19 tidak begitu berpengaruh, karena memiliki burung berkicau ini merupakan salah satu hobi setiap orang.

” Walaupun sedikit berkurang penjualan, tapi tidak terlalu drastis,” sambungnya.

Biasanya saya menghasilkan 10 hingga 12 anakan burung dari penakaran, dan sebelum netas sudah terlebih dahulu dipesan orang, sehingga ketika sudah netas dan berusia satu bulan tinggal di ambil pemiliknya.

Banyak alasan dari berbagai pembeli burung, ada yang memang untuk dijadikan untuk lomba, ada yang memang hobi untuk bunyi-bunyian dirumahnya dan bahkan ada yang nantinya dibuat untuk indukan.

Kita berharap kedepannya pandemi Covid-19 ini cepat selesai, karena banyak sebagian pemain burung berkicau selain hobi, ada yang menggantungkan hidupnya dari burung berkicau, tutupnya. (Syah)

Leave A Reply