Purna Paskibraka Kecamatan Muara Tembesi Tak Menerima Piagam Penghargaan

0 394
Loading...

Purna Paskibraka Kecamatan Muara TembesiTak Menerima Piagam Penghargaan

SERAMBIJAMBI.ID, BATANGHARI – Peringatan kemerdekaan Indonesia merupakan wujud syukur masyarakat sekaligus perayaan atas keberhasilan para pejuang Indonesia yang berhasil merebut kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, berbagai perayaan dilaksanakan dari tingkat RT hingga tingkat Nasional.

Salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari perayaan tersebut adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang bertugas langsung untuk mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih dalam upacara resmi.

Selama waktu seleksi sampai 16 Agustus, seorang anggota calon Paskibraka dinamakan Capaska atau Calon Paskibraka, pada waktu penugasan 17 Agustus, anggota dinamakan Paskibraka, dan setelah 17 Agustus, dinamakan Purna Paskibraka.

Dengan tugas yang diemban sebagai Anggota Paskibraka, sudah selayaknya Purna Paskibraka menerima Piagam Penghargaan karena telah melaksanakan tugasnya secara baik dan total, sejak masa latihan hingga penurunan Bendera, namun tidak demikian yang terjadi pada Upacara Bendera di Kecamatan Muara Tembesi, hal ini dikeluhkan oleh Vian selaku orang tua dari salah seorang Purna Paskibraka Kecamatan Muara Tembesi.

“Sayo sedih anak sayo tu mati-matian selama 2 minggu latihan, piagam dak dapat, cuma uang saku 100 ribu, piagam ini sangat penting karena dapat dilampirkan kalau anak sayo ikut tes TNI atau POLRI,” keluhnya.

Selain itu, keluhan juga banyak datang dari warga Kecamatan Muara Tembesi, hal ini disebabkan tidak adanya kegiatan Pawai atau Karnaval yang biasa rutin dilaksanakan tiap tahun.

“Iyo tahun ini di Tembesi dak ado kegiatan, biasonyo ado pawai, entah kenapo tahun ini dak ado nian, cuma upacara bendera bae” ungkapnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Camat Muara Tembesi belum dapat dikonfirmasi tentang persoalan ini. (Ardy)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.