Melalui Acara Dzikir Penyair, Teater Tonggak Jambi Ingin Eratkan Silaturahmi Antar Seniman

0 66
Loading...

 

SERAMBIJAMBI.ID, JAMBI – Teater Tonggak Jambi kembali menggelar Dzikir Penyair, Rabu (15/05/2019) malam, di gedung Teater Arena, Taman Budaya Jambi (TBJ), sebagaimana agenda rutin yang dilaksanakannya setiap bulan ramadhan. Yang mana melalui kegiatan tersebut Teater Tonggak Jambi bermaksud ingin mempererat hubungan silaturahmi antar seniman dan berbagai kalangan.

Dzikir penyair sudah terlaksana sejak tahun 2003 silam, dalam perjalanannya selain seniman antar genre, pernah juga menjadi jembatani musyawarah untuk kesenian di Jambi salah satunya Membangkitkan kembali Dewan Kesenian Jambi yang dulu sempat lama vakum, bahkan kegiatan ini tidak jarang menghadirkan tokoh-tokoh besar yang ada di Jambi agar dapat mencapai tujuan dari ajang silaturahmi tadi.

Untuk dzikir penyair tahun 2019 bertajuk “keberagaman dalam kedamaian” Tema ini sengaja dipilih pasca hiruk-pikuk politik yang banyak menyita perhatian masyarakat serta beberapa kali tampak nyaris menciderai silahturahmi sesama umat beragama.

Pembacaan Puisi dari beberapa penyair seperti EM Yogiswara, Didin Siroz, Wendy, Medy, lalu beberapa Anggota Teater Tonggak yaitu Eso Pamenan, Syarifah Parida, Paridah, Hendry Nursal dan Musikalisasi Puisi dari Teater Alif dan Kerlip dengan nada-nada dan syair bernuansa Islami bergema di Gedung Teater Arena, (TBJ) kali ini.

Dalam kesempatan tersebut, EM Yogiswara salah satu penyair Jambi yang notabene juga Pentolan utama Teater Art in Revolt (AiR) Jambi menyampaikan apresiasinya jelang membacakan puisi, terhadap gelaran dzikir penyair Teater Tonggak

“Ini adalah kegiatan bagus, di Jambi tidak ada yang ada di luar sana, ini satu-satunya di Jambi. Terkadang kami juga iri atas gelaran rutin Teater Tonggak yang bernama Dzikir Penyair,” Tutur EM Yogiswara.

Lalu Didin Siroz, bidan berdirinya Teater Tonggak yang juga selaku kepala Taman Budaya Jambi UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, menceritakan Dzikir Penyair adalah kegiatan mandiri Teater Tonggak walaupun tetap merangkul berbagai pihak.

“Dzikir penyair, memang terus dipertahankan dan ini kegiatan mandiri. Walaupun kami tetap merangkul berbagai pihak dan bekerjasama baik itu TBJ, dulu pernah bersama Museum dan banyak lagi. Momen silaturahmi yang kami kedepankan dan berbagai dengan sesama,” Ungkap Didin Siroz.

Tampak hadir seniman Teater dari berbagai kelompok, Maestro Seni Rupa, Seniman rupa seperti HSRI, Seni musik, Kantor Bahasa Jambi, Ketua KPU Kabupaten Tanjung Jabung Timur, juga pendiri Teater Tonggak, yaitu Edi Kuncoro dan Jefri ADP.

“Kami sangat berterima kasih atas perkenan kehadiran rekan-rekan di kegiatan ini, keluarga besar teater tonggak dan semua yang ada dalam ruangan ini. Kami bersyukur di bulan ramadhan ini masih bisa melaksanakan dzikir penyair sehingga silaturahmi kita dapat terus terjaga dan begitupun harapan ini akan terus kedepannya,” Ungkap Eso Pamenan, Ketua Teater Tonggak.

Selain itu, Eso Pamenan selaku ketua mewakili keluarga besar Teater Tonggak, ucapakan apresiasi yang tinggi dan terima kasih atas sumbangsih berbagai pihak, diantaranya Kepada Didin Siroz Kepala TBJ, Bank Jambi, Abu Bakar (Anggota DPR RI), Firdaus Kabag Humas Tanjab Barat, Eppi (Anggota DPRD Provinsi Jambi), Letkol M Arry Yudistira (Komandan Kodim 0419/Tanjab).

“Bantuan personal namun minta disebut sebagai hamba Allah, keluarga Teater Tonggak tentunya yang turut memberikan sumbangan baik tenaga dan materi, serta para wartawan, insan pers dari berbagai media di Jambi telah turut mengabarkan kegiatan ini kepada khalayak. Mungkin tidak sanggup kami membalasnya, semoga Allah memberikan pahala atas kebaikan di bulan ramadhan ini,” Pungkas Eso Pamenan.

Kegiatan diwarnai juga dengan Ceramah Agama Cilik dan pemberian santunan berupa peralatan sholat kepada Santri dari Pondok Pesantren Da’arul Huffaazh.

“Tidak ada kata yang cukup untuk disampaikan kecuali terima kasih, dan kita doakan semoga semua pihak yang telah berkenan membantu mendapatkan pahala. Insyaallah amal jahiriyah atas santunan peralatan sholat kepada para Santri serta menyediakan menu berbuka puasa, walaupun awalnya kita akan membawa anak-anak panti asuhan namun karena berbagai hal dan pertimbangan,” Imbuh Putra Agung, yang didapuk sebagai Ketua Pelaksana Dzikir Penyair, tahun 2019. (HN/Sj)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.