Kapolda Jambi : Jangan Buat Laporan Asal Bapak Senang, Saya tidak Mau Institusi ini Diakal-akali

0 722
Loading...

SERAMBIJAMBI.ID, TANJAB BARAT – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Irjen Pol Drs, Muchlis AS, M.H berharap dengan adanya pembangunan gedung Polres Tanjab Barat, pihak Kontraktor Pelaksana dengan Konsultan Perencana harus mampu mengimplementasikan rencana dan tahapan pembangunan sesuai dengan schedule ataupun timeline yang ada, dan dilakukan pengawasan ketat. “Ia Juga memerintahkan Kapolres Tanjab Barat, Irwasda dan Karo Rena Polda Jambi untuk membentuk tim sendiri, pengawas interen.

Hal itu disampaikan Kapolda Jambi dalam sambutannya sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Polres Tanjab Barat, Kamis (2/5/19).

Lanjut Kapolda menyampaikan, saya punya pengalaman sudah cukup panjang, contoh pembangunan Mapolda Jambi gedung I selama dua tahun (2013-2014), gedung II selama 2015, sekarang pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi.

“Jadi kalau perhitungan dari pengawas perbulan, saya kasih tau perminggu, karena sudah satu bulan terjadi depreasi negatif, itu mengejarnya susah sekali, makin bulan kedepan makin mundur makin mundur.

Maka itu, kepada kontraktor saya minta di bulan ke satu sampai keempat atau ketiga, kebut kalau bisa plus progresnya, supaya nanti masuk bulan September-Oktober, musim penghujan minusnya bisa di rem karena ada surplus di bulan keempat.

Jangan juga nanti begitu mendekati bulan bulan terakhir terjadi percepatan kerja, penambahan jumlah tenaga kerja, penambahan jam kerja, ini biasanya terjadi kerjanya asal asalan tidak memperhatikan kualitas dan tidak memberikan dampak estetika. Plaster asal asalan, profil miring miring, itu namanya tidak presisi,” ujar Kapolda Jambi

Pembangunan tidak hanya bestek saja yang penting, tapi juga bangunannya memiliki nilai estetika, kalau gambarnya begitu indah seperti ini, jangan sampai besok bangunan antara kaca dengan dinding plasterannya mencong mencong dan asal asalan.

Gambarnya bagus, tapi lihat aja nanti, saya akan cek perkembangannya, jangan sampai main main, saya tidak akan segan segan.

“Saya tidak punya kepentingan, satu perak pun tidak punya kepentingan dan satu butir pasir pun juga saya tidak pernah mengikuti proyek apapun di Provinsi Jambi dan yang ada di Polda Jambi.

Jadi kalau kontraktor main main saya akan putus kontraknya dan saya akan berikan denda, itu di Polda Jambi saya lakukan. Karena apa, bangunan ini bukan untuk pak Sinaga, bukan untuk saya, tapi bangunan ini untuk masa depan. Kalau bangunannya bagus punya kualitas yang baik, nanti akan lama daya tahannya. Tapi kalau kerjanya asal asalan saya gak mau.

Kontraktonya siapa ini? Bapak ya, saya gak kenal dengan bapak, saya gak kenal satupun. Saya akan lihat dan cek betul pekerjaannya, seperti juga rumah sakit Bhayangkara,” ujar Kapolda Jambi sembari menanyakan siapa pihak kontraktornya

Sambung Kapolda mengatakan, jadi saya harapkan pembangunan ini betul betul memperhatikan time line dan schedule yang ditentukan. Para pengawas jangan membuat laporan asal bapak senang, kalau pengawasnya membuat laporan asal bapak senang, pengawasnya saya keluarkan nanti.

”Jadi betul betul pengawas itu, mengawasi apakah sesuai dengan besteknya, apakah sesuai dengan schedulenya, besaran, volume, kualitas dan presisi semua harus dilakukan. Jangan sampai nanti begitu bulan terakhir baru kejar tayang, kejar tayang pasti rekomendasinya tambah tenaga kerja, tambah jam kerja, jam kerja lembur pada malam hari sudah ngantuk melaster jadi miring miring apalagi buat profil.

Ini yang saya tau, dan saya tau persis bagaimana kerjanya kontraktor, karena saya hampir 12 tahun menjadi auditor, jadi saya tau kelakuan semua kontraktor bagaimana.

“Jangan sampai main main dengan pekerjaan, saya tidak mau institusi ini di akal akali,” tegas Kapolda Jambi

Kepada Kapolres Tanjab Barat beserta staf dan jajaran, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan prestasi yang dilakukan selama ini, sehingga pelaksanaan tugas dapat terlaksana dengan baik. Kemudian, diharapkan kepada seluruh anggota Polres dan masyarakat agar dapat terus bersinergi dengan unsur TNI dalam rangka membangun menciptakan keamanan dan ketertiban khususnya untuk di Kabupaten Tanjab Barat ini.

“Harapan saya, sekali lagi, terima kasih kepada hadirin yang sudah hadir. Ini bangunan bukan untuk pribadi dari Kapolres dan Kapolda, tetapi untuk melayani masyarakat Kabupaten Tanjab Barat.

Semoga dengan pembangunan gedung ini, akan meningkatkan pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh Polri. Dan juga dapat memberikan nuansa yang baru untuk masyarakat Kabupaten Tanjab Barat,” tutup Kapolda Jambi.

Untuk diketahui, pembangunan gedung Polres Tanjab Barat ini direncanakan dibangun dari tanggal 24 April sampai dengan 19 November 2019 atau selama 210 hari kalender, yang dikerjakan oleh pihak Kontraktor Pelaksana PT. Bangun Yodya Persada dengan pihak Konsultan Perencana PT. Hokindo Arcita Nusantara.

Serta, rencananya Gedung Polres Tanjab Barat ini akan diresmikan pada tanggal 12 Desember 2019. (Sj)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.